KURIKULUM PROGRAM STUDI S1 TEKNIK DIRGANTARA

Pilihan Konsentrasi

  • MPPU : Manajemen Perawatan Pesawat Udara
  • RD : Rekayasa Dirgantara
  • OPN : Operasional Pesawat Nirawak
Semester
No
Kode
Mata Kuliah (ID)
Mata Kuliah (EN)
SKS Mata Kuliah
T P Total Prasyarat
1 1 TD24001 Peraturan Penerbangan I Aviation Regulation I 2 2
1 2 TD24002 Matematika I Mathematics I 2 2
1 3 TD24003 Fisika Physics 2 2
1 4 TD24004 Praktik Menggambar Teknik Technical Drawing Practice 2 2
1 5 TD24005 Kimia Chemistry 2 2
1 6 TD24006 Sistem Manajemen Faktor Manusia dan Keselamatan Human Factor and Safety Management System 3 3
1 7 TD24007 Proses Manufaktur Manufacturing Process 2 2
1 8 TD24008 Praktik Proses Manufaktur Manufacturing Process Practice 1 1
1 9 ST24103 Pengantar Ilmu Kedirgantaraan Introduction to Aerospace Science 2 2
1 10 TD24009 Bahasa Inggris Teknik English for Engineering 2 2
2 1 TD24010 Matematika II Mathematics II 2 2 Matematika I
2 2 TD24011 Termofluida Thermofluids 2 2 Fisika; Kimia; Matematika I
2 3 TD24012 Statika dan Mekanika Struktur Statics and Mechanics of Structures 2 2 Matematika I
2 4 TD24013 Metrologi dan Elemen Mesin Metrology and Machine Elements 2 2 Matematika I; Fisika
2 5 TD24014 Kinematika dan Dinamika Teknik Engineering Kinematics and Dynamics 2 2 Matematika I; Fisika
2 6 TD24015 Perawatan Pesawat Aircraft Maintenance 2 2
2 7 TD24016 Praktik Desain Berbantuan Komputer Computer Aided Design Practice 2 2 Praktik Menggambar Teknik
2 8 TD24017 Manajemen Pemeliharaan Maintenance Management 2 2
2 9 TD24018 Perangkat Keras Pesawat Terbang Aircraft Hardware 2 2
2 10 TD24019 Praktik Perangkat Keras Pesawat Terbang Aircraft Hardware Practice 2 2
3 1 TD24020 Aerodinamika Aerodynamic 2 2 Fisika; Termofluida
3 2 TD24021 Praktik Aerodinamika Aerodynamic Practice 1 1 Aerodinamika
3 3 TD24087 Kalkulus I Calculus I 4 4 Matematika II
3 4 TD24088 Fisika Lanjut I Advanced Physic I 4 4 Fisika
3 5 TD24024 Material Pesawat Terbang Aircraft Material 2 2
3 6 TD24025 Praktik Material Pesawat Terbang Aircraft Material Practice 2 2 Material Pesawat Terbang
3 8 TD24027 Dasar Kelistrikan Electrical Fundamental 3 3 Fisika; Kimia
3 9 TD24028 Praktik Dasar Kelistrikan Electrical Fundamental Practice 2 2 Dasar Kelistrikan
3 12 TD24031 Praktik Perkakas Pesawat Terbang Aircraft Tooling Practice 1 1
3 13 TD24054 Probabilitas dan Statistik Probability and Statistics 2 2 Matematika II
3 14 TD24032 Pemikiran Desain Teknik Engineering Design Thinking 1 1 Pengantar Ilmu Kedirgantaraan
4 1 TD24089 Kalkulus II Calculus II 4 4 Kalkulus I
4 2 TD24090 Fisika Lanjut II Advanced Physic II 3 3 Fisika Lanjut I
4 3 TD24035 Sistem Kelistrikan Pesawat Terbang Aircraft Electrical System 2 2 Dasar Kelistrikan
4 4 TD24036 Praktik Sistem Kelistrikan Pesawat Terbang Aircraft Electrical System Practice 2 2 Sistem Kelistrikan Pesawat Terbang
4 7 TD24039 Sistem Pesawat Terbang Aircraft System 4 4
4 8 TD24040 Praktik Sistem Pesawat Terbang Aircraft System Practice 2 2
4 9 TD24041 Struktur Pesawat Terbang Aircraft Structure 4 4
4 10 TD24042 Praktik Struktur Pesawat Terbang Aircraft Structure Practice 2 2 Struktur Pesawat Terbang
4 11 TD24043 Desain Projek Project Design 1 1 Pemikiran Desain Teknik
5 1 TD24044 Mesin Piston Piston Engine 3 3
5 2 TD24045 Praktik Mesin Piston Piston Engine Practice 2 2 Mesin Piston
5 3 TD24046 Mesin Turbin Gas Gas Turbine Engine 3 3
5 4 TD24047 Praktik Mesin Turbin Gas Gas Turbine Engine Practice 2 2 Mesin Turbin Gas
5 5 TD24048 Metodologi Penelitian Research Methodology 2 2
5 6 TD24049 Praktik Penulisan Akademik Academic Writing 1 1
5 7 TD24050 Aerodigital Aerodigital 2 2
5 8 TD24051 Algoritma dan Pemrograman Algorithms and Programming 2 2
5 9 TD24052 Praktik Algoritma dan Pemrograman Algorithms and Programming Practice 1 1 Algoritma dan Pemrograman
5A 10 TD24053 Sistem Otomasi dan Kontrol Automation and Control Systems 2 2
5A 10 TD24026 Peraturan Penerbangan II Aviation Regulation II 2 2 Peraturan Penerbangan I
5B 10 TD24055 Desain Pesawat Terbang Aircraft Design 2 Matematika II; Aerodinamika; Struktur Pesawat Terbang
5B 11 TD24056 Pemodelan dan Simulasi Komputasi Computational Modeling and Simulation 2 Praktik Desain Berbantuan Komputer; Aerodinamika; Termofluida
5C 10 TD24057 Peraturan Kendaraan Udara Nirawak Unmanned Aerial Vehicle Regulations 2 Peraturan Penerbangan II
5C 11 TD24058 Komunikasi dan Pengoperasian Radio Radio Communication and Operations 2 Dasar Kelistrikan
6 1 TD24059 Implementasi Projek dan Publikasi Project Implementation and Publication 2 2 Desain Projek; Praktik Penulisan Akademik
6 2 WN2410 Bahasa Indonesia Indonesian Language 2 2
6 3 ST2401 Kepemimpinan Leadership 2 2
6 4 WN2401 Pendidikan Agama Islam Islamic Religious Education 2 2
6 5 WN2403 Pendidikan Agama Kristen Christian Religious Education 2
6 6 WN2402 Pendidikan Agama Katholik Catholic Religious Education 2
6 7 WN2404 Pendidikan Agama Hindu Hindu Religious Education 2
6 8 WN2405 Pendidikan Agama Budha Buddhist Religious Education 2
6 9 WN2406 Pendidikan Agama KongHuCu Confucian Religious Education 2
6 10 TD24080 Bahasa Asing (Arab/Mandarin/Jepang) Foreign Language (Arab/ Mandarin/ Japan) 1 1
6 11 WN2409 Pendidikan Pancasila Pancasila Education 2 2
6 12 WN2408 Pendidikan Kewarganegaraan Citizenship Education 2 2
6 13 TD24060 Praktik Kewirausahaan Entrepreneurship Practice 1 1
6A 14 TD24061 Strategi, Teknologi dan Manajemen Inovasi Strategy, Technology and Innovation Management 2 2
6A 15 TD24062 Manajemen Projek Project Management 2 2
6A 16 TD24063 Riset Operasi Operations Research 2 2
6A 17 TD24064 Sistem Transportasi Udara Air Transport Systems 2 2
6B 18 TD24065 Pemrograman Kendaraan Udara Aerial Vehicles Programming 2
6B 19 TD24066 Performa Terbang dan Uji Terbang Flying Performance and Flight Test 2
6B 20 TD24067 Sistem Pengendalian Pesawat Terbang Aircraft Control System 2
6B 21 TD24068 Astrodinamika Astrodynamics 2 Matematika II; Fisika
6C 22 TD24069 Kinerja UAV dan Uji Penerbangan UAV Performance and Flight Test 2
6C 23 TD24070 Pemeliharaan dan Inspeksi UAV UAV Maintenance and Inspection 2
6C 24 TD24071 Manajemen Risiko Risk Management 2
6C 25 TD24072 Dasar-dasar Manuver dan Kontrol Fundamental of Maneuver and Control 2
7A 1 TD24073 Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) Kampus Merdeka (Pembelajaran di luar kampus) 5 5
7A 2 TD24022 Baling-baling Propeller 2 2
7A 3 TD24023 Praktik Baling-baling Propeller Practice 2 2 Baling-baling
7A 4 TD24029 Sistem Hidrolik dan Pneumatik Pesawat Terbang Aircraft Hydraulic and Pneumatic System 2 2 Termofluida
7A 5 TD24030 Praktik Sistem Hidrolik dan Pneumatik Pesawat Terbang
Aircraft Hydraulic and Pneumatic System Practice
2 2 Sistem Hidrolik dan Pneumatik Pesawat Terbang
7A 6 TD24033 Bahasa Inggris untuk Komunikasi English for Comunication 1 1
7A 7 TD24034 Perencanaan dan Pengendalian Produksi Production Planning and Control 2 2
7A 8 TD24037 Sistem Instrumen Pesawat Terbang Aircraft Instrument System 2 2
7A 9 TD24038 Praktik Sistem Instrumen Pesawat Terbang Aircraft Instrument System Practice 2 2
7B 1 TD24074 Aircraft Type Rating Aircraft Type Rating 20
7C 1 TD24075 MK 147-02 A2, C1, C2 MK 147-02 A2, C1, C2 20
7D 1 TD24076 MK Kompetensi Pilot MK Pilot Competency 20
7E 1 TD24077 MK PPC/Kompetensi Industri MK PPC/Industry Competency 20
8 1 TD24078 Etika Rekayasa Engineering Ethics 1 1
8 2 TD24079 Tugas Akhir Final Project 6 6 Metodologi Penelitian; Implementasi Projek dan Publikasi
Semester No Kode Mata Kuliah (ID) CPMK (EN) CPMK (ID)
Bahan Kajian/Materi
1 1 TD24001 Peraturan Penerbangan I Students are able to understand and explain international and national aviation rules and regulations.
Students are able to apply safety and security regulations in flight operations.
Students are able to explain technical and maintenance standards, as well as aviation documentation procedures.
Students are able to analyze and evaluate cases of regulatory violations and law enforcement.
Students are able to prepare documents and procedures in accordance with applicable aviation regulations.
Mahasiswa mampu memahami dan menjelaskan peraturan dan regulasi penerbangan internasional dan nasional.
Mahasiswa dapat menerapkan regulasi keselamatan dan keamanan dalam operasi penerbangan.
Mahasiswa mampu menjelaskan standar teknis dan pemeliharaan serta prosedur dokumentasi penerbangan.
Mahasiswa dapat melakukan analisis dan evaluasi kasus pelanggaran peraturan serta penegakan hukum.
Mahasiswa mampu menyusun dokumen dan prosedur yang sesuai dengan regulasi penerbangan yang berlaku.
Mata kuliah Peraturan Penerbangan I fokus pada memahami peraturan dan regulasi yang mengatur operasi penerbangan, baik untuk pilot, operator, maupun personel teknik. Ini mencakup regulasi internasional dan lokal, serta standar keselamatan dan keamanan penerbangan. Berikut adalah bahan kajian dan struktur yang bisa digunakan untuk menyusun mata kuliah ini:
International and State aviation laws
– International Civil Aviation Organization (ICAO): formation, structure, functions, obligations and responsibilities.
– Review of ICAO Annexes, particularly Annex 1 — Personnel Licensing, Annex 6 — Operation of Aircraft and Annex 8 — Airworthiness of Aircraft.
– ICAO specifications applicable to the particular course of study.
– Aviation law No.1 Year 2009
– Government, ministerial and departmental responsibilities for civil aviation within the State.

Civil Aviation Safety Regulations
– Regulations concerning aircraft, aircraft operations, safety, and airworthiness requirements.
– Personnel licensing, maintenance of competency, approved organizations, and training requirements
– State competency and licensing regulations for AMEs
– Formalities prescribed by the State: Certificates of airworthines (C of A), logbooks, Certificates of maintenance, maintenance schedule and certificate of approval.
– Aircraft and aircraft maintenance documentation
– Format of documents, required signatures, conditions for issue of or compliance, and period of validity.

Aircraft maintenance licence requirements
– Eligibility, age, limits of location, language and fees.
– Categories of licence as defined in State requirements.
– Knowledge and experience requirements.
– Training requirements.
– Examination requirements and content and issue of licence document. – Privileges of the licence.
– Revocation and suspension procedures by the State.

1 2 TD24002 Matematika I Students are able to understand and apply basic algebraic concepts in solving engineering problems.
Students are able to calculate derivatives and integrals and apply calculus techniques in the analysis of engineering functions.
Students are able to use linear algebra to solve systems of linear equations and matrix analysis.
Students are able to apply concepts of analytical geometry in graphing and coordinate transformations.
Students are able to solve basic differential equations and implement solutions in engineering models.
Mahasiswa mampu memahami dan menerapkan konsep dasar aljabar dalam pemecahan masalah teknik.
Mahasiswa dapat menghitung turunan dan integral serta menerapkan teknik kalkulus dalam analisis fungsi teknik.
Mahasiswa mampu menggunakan aljabar linier untuk menyelesaikan sistem persamaan linear dan analisis matriks.
Mahasiswa dapat menerapkan konsep geometri analitik dalam grafik dan transformasi koordinat.
Mahasiswa mampu memecahkan persamaan diferensial dasar dan menerapkan solusi dalam model teknik.
Mata kuliah Matematika I mencakup dasar-dasar matematika yang diperlukan untuk studi teknik dan sains, termasuk kalkulus, aljabar linier, dan geometri analitik. Berikut adalah bahan kajian dan struktur yang bisa digunakan untuk menyusun mata kuliah ini:
Arithmetic
– Arithmetical terms and signs; methods of multiplication and division; fractions and decimals; factors and multiples; weights, measures and conversion factors; ratio and proportion; averages and percentages; areas and volumes; squares, cubes, square and cube roots.
Algebra
– Evaluation of simple algebraic expressions; addition, subtraction, multiplication and division; use of brackets; simple algebraic fractions, linear equations and their solutions; and introduction to simultaneous equations.
– Polynomials and binomial theorem, solution of second degree equations with one unknown, solution of simul- taneous linear equations, and use of complex numbers.
Geometry
– Simple geometrical constructions.
– Graphical representation: nature and uses of graphs, rectangular and polar coordinates; graphs of equations.
– Simple trigonometry: trigonometrical relationships and use of tables.
Trigonometry
– Solution of plane triangles; solution of spherical triangles; application of some hyperbolic functions.
Logarithms
– Indices and powers: negative and fractional indices; square root; reciprocal and exponential tables.
– Logarithms: use of log tables, and logarithms of produces, quotients, powers and root.
Calculators
– Use of electronic calculators for logarithmic and trigonometric applications.
Differential and integral calculus
– Derivatives and differentials; maxima and minima; expansion in series; indeterminate forms; curvatures; table of indefinite integrals, definite integrals; differrential.
1 3 TD24003 Fisika Students will be able to understand and apply the basic principles of mechanics, thermodynamics, and electromagnetism in an engineering context.
Students will be able to analyze and solve physics problems related to motion, energy, and force.
Students will be able to apply the laws of thermodynamics to thermal processes and cycles.
Students will be able to use the concepts of waves and optics in engineering applications.
Students will be able to apply the principles of electromagnetism in the design and analysis of engineering systems.
Mahasiswa mampu memahami dan menerapkan prinsip-prinsip dasar mekanika, termodinamika, dan elektromagnetisme dalam konteks teknik.
Mahasiswa dapat menganalisis dan memecahkan masalah fisika yang terkait dengan gerakan, energi, dan gaya.
Mahasiswa mampu menerapkan hukum termodinamika dalam proses dan siklus termal.
Mahasiswa dapat menggunakan konsep gelombang dan optika dalam aplikasi teknik.
Mahasiswa mampu menerapkan prinsip elektromagnetisme dalam desain dan analisis sistem teknik.
Mata kuliah Fisika dalam konteks teknik mencakup prinsip-prinsip dasar fisika yang relevan untuk aplikasi teknik, seperti mekanika, termodinamika, dan elektromagnetisme. Berikut adalah bahan kajian dan struktur yang dapat digunakan untuk menyusun mata kuliah ini:
Mechanics
– Forces as vectors: scalars, vectors, resultants, triangle of vectors, polygon of vectors, and resolution of a vector.
– Forces and moments, composition and resolution. – Centre of gravity.
– Uniform motion in a straight line; acceleration; motion under gravity; Newton’s Laws; momentum; force; mass and weight; work, energy, rate of doing work, potential energy, relative velocity, angular velocity, physical units of mass, force, speed, work and power.
– Friction: nature and effects, and coefficient of friction.
– Specific gravity and density.
– Viscosity, fluid resistance and rolling resistance.
– Pressure and buoyancy in liquids (barometers).
– Elements of fluid dynamics: streamlines, Bernouilli’s Theorem, venturi, Pitot tube and speed of sound.
– Elements of vibration theory: harmonic motion, pendulum, damped harmonic motion, forced harmonic motion, and resonance.
– Velocity ratio, mechanical advantage and efficiency.
– Elements of theory on stress, strain and elasticity; tension, compression, shear and torsion stress; Hooke’s Law and Young’s Modulus.
– Dynamics: kinematics of pure rotation, work, power, torque, kinetic energy, moment of inertia, radius of gyration, rotational equilibrium, centre of mass, couples, momentum and impulse, conservation of momentum, elastic and inelastic collisions, two-dimensional motion, and rolling bodies.
– Equations involving two variables; equations for empirical curves; use of logarithmic paper; equations involving three variables; alignment charts.
– Elasticity: internal forces in solids, stress, strain, Hooke’s Law, Poisson’s ratio, shear, torsion, and bulk modulus.
– Periodic motion: motion in a circle at constant speed, energy relations in simple harmonic motion, angular harmonic motion, and equilibrium of a dynamical system.

Heat
– Temperature: thermometers and temperature scales (Celsius/Centigrade, Fahrenheit, Rankine and Kelvin); conversion from one scale to another.
– Expansion: linear expansion, surface and volume expansion.
– Quantity of heat: units of heat (calories, BTU, CHU), heat capacity and specific heat.
– Heat transfer: convection, radiation and conduction.
– Mechanical equivalent of heat, first and second laws of thermodynamics.
– Properties of fluids: solid, liquid and gaseous states, melting, boiling, evaporation and reverse processes, vapour pressure, absolute and relative humidity.
– Gases: ideal gas; Charles’ and Boyle’s Laws; internal energy of a gas; specific heat of a gas; relationship between internal energy and heat.
Latent heats of fusion and evaporation, thermal energy, and heat of combustion.
– Gases: specific heat at constant volume and constant pressure; work done by expanding gas; kinetic theory of gases.
– Avogadro’s number.
– Thermodynamics: isothermal expansion and com- pression; adiabatic expansion and compression; the Carnot cycle; engine cycles; constant volume and constant pressure; refrigerators and heat pumps.

Light
– Introduction to nature of light; speed of light.
– Laws of reflection and refraction: reflection at plane surfaces; reflection by spherical mirrors, refraction, lenses, cameras and projectors, microscopes and telescopes.
– Propagation of light, illumination, and photometry.
– Wave optics: interference, interferometers, Huygens’ model, diffraction, diffraction gradings, and polarization.
– Spectra: dispersion by refraction, spectrometers, emission and absorption spectra, and quanta.
Electricity and magnetism
– Fundamentals: atoms and electrons, conductors and insulators, electric currents, electromotive force, difference of potential, electrical units, power, work and energy, Ohm’s Law, specific resistance, series, parallel and combined DC circuits, Kirchoff’s Laws and the Wheatstone Bridge.
– Batteries and thermal EMF: theory of electrolysis, primary cells, secondary cells; lead-acid and alkaline accumulators; and thermocouples.
– Magnetism: permanent magnets, laws of magnetism, the earth’s magnetism, magnetic fields, electro- magnetism, polarity rules, field strength and flux density, permeability, hysteresis, and reluctance.
– Electrostatics: positive and negative charges, charges developed by friction, electrostatic induction, surface charges, electrostatic fields, static charges on aircraft and methods of dispersing them.
– Electromagnetic induction: Faraday’s Laws, Lenz’s Law, magnitude and direction of induced EMF, generators, and induction coils.
– Inductance and capacitance: mutual inductance; self- inductance; unit of capacitance; specific inductive capacity; dielectric strength; losses and efficiency.
– Outline of AC theory: generation, principles, single-phase and three-phase generation, measurement of current and voltage, RMS, audio and radio frequencies.
– Resistance, inductance and capacitance in AC circuits: inductive reactance, resistance and inductance in series, impedance, power factor and true power, capacitive reactance, resistance and capacitance in series, reson- ance, Q factor, and voltage developed at resonance.
– Resistance, inductance, capacity and parallel combinations.
Methods of coupling: mutual inductive coupling, resistive coupling, auto-inductive coupling, capacitive coupling, equivalent resistance, equivalent reactance, coupling factor, and resonance curves.
– Transformers: primary and secondary EMF; load-on secondary, resistive, inductive and capacitive loads; transformer losses; tests of transformers; X-rays and natural radioactivity; photoelectric and inverse photo- electric effect; generation of X-rays; radioactive substances; radiography with Xrays and gamma-rays.

Wave motion and sound
– Wave motion: mechanical waves, sinusoidal wave motion, interference phenomena, and standing waves.
– Sound: speed of sound, production of sound, intensity, pitch and quality, and Doppler Effect.

Mini Project
– Preparation
– Planning
– Assembly/manufacture
– Testing
– Report

1 4 TD24004 Praktik Menggambar Teknik Students are able to understand the following concepts: introduction, exercises with drawing tools, simple orthographic projections, simple isometric projections, geometric construction, sketching exercises, orthographic projections, workshop requirements and processes, assembly drawings, auxiliary projections, axonometric projections, and oblique projections. Mahasiswa mampu memahami konsep-konsep berikut: pendahuluan, latihan dengan alat gambar, proyeksi ortografi sederhana, proyeksi isometrik sederhana, Konstruksi geometri, latihan membuat sketsa, proyeksi ortografi, syarat dan proses bengkel, gambar rakitan, proyeksi bantu, proyeksi aksonometri, dan miring proyeksi.
Mata kuliah Praktik Menggambar Teknik berfokus pada keterampilan menggambar yang diperlukan untuk menyampaikan desain teknis dalam bentuk visual. Ini melibatkan penggunaan alat dan teknik untuk membuat gambar teknik yang akurat dan jelas. Berikut adalah bahan kajian dan struktur yang dapat digunakan untuk menyusun mata kuliah ini:
Introduction
– Purpose of technical drawing.
– Care and use of drawing instruments.
– Standard paper sizes, blocks, conventions for lines, and dimensions.

Practice with drawing instruments
– Lettering
– Simple geometric constructions
– Layout of patterns with metric or inch dimensions.

Simple orthographic projections
– Orthographic conventions
– Practice in first angle projections
– Practice in third angle projections

Simple isometric projections
– Isometric conventions
– Practice in making workshop sketches

Geometric construction
– Constructions involving lines and angles, circles and conic sections. – Geometric projections.

Practice in sketching
– Proportioning
Orthographic sketching
– Pictorial sketching

Orthographic projection
– Rules, determination of number of views, notation and representations, layout of three-view drawings, computation of weights.
– Sectional views, standard symbols for sections and materials.
– Dimensioning.
– Representation of machine elements, threads, bolts, nuts, rivets, etc. – Exercises incorporating standard conventions.

Shop terms and processes
– Relationship between drawing and manufacturing processes.
– Drawings for castings, forgings, machined parts, sheet metal parts, and welded constructions.
– Practices as appropriate to particular course.

Assembly drawing
– Layout drawing
– Assemblies, erection and installation changeability, tolerances, fits and surfaces, tolerancing of form and position.
– Surface finish, finish marks and specification. – Checking drawings

Auxiliary projections
– Notation and relationship of auxiliary planes.
– Layout of drawing with one auxiliary view.
– Layout of drawing with two auxiliary views.

Axonometric projection
– Isometric projections, dimetric and trimetric projections.
– Theory of axonometric projections.

Oblique projection
– Theory
– Cavalier projection – Cabinet projection

Circuit layout
– Convention for electrical and radio components.
– Standard symbols for theoretical circuits and wiring diagrams.

Exercises in blueprint reading – Interpretation of blueprint data.
– Check for consistency

Exercises in engineering design
– To be selected by the instructor in accordance with the nature of the particular course and the type of work that the student will undertake in the future.

1 5 TD24005 Kimia Students are able to understand the following concepts: properties of substances, chemical elements, atomic structure, molecules, crystals, colloids, solutions and solvents, hardness, ductility and mini projects. Mahasiswa mampu memahami konsep-konsep berikut: sifat zat, unsur-unsur kimia, struktur atom, molekul, kristal, koloid, larutan dan pelarut, kekerasan, keuletan dan mini project.
Mata kuliah Kimia mencakup konsep-konsep dasar kimia yang relevan dengan aplikasi dalam berbagai bidang teknik, termasuk rekayasa material, lingkungan, dan proses industri. Berikut adalah bahan kajian dan struktur yang dapat digunakan untuk menyusun mata kuliah Kimia:
Chemistry
– Nature of matter
– Chemical elements
– Structure of atoms
– Molecules
– Crystals
– Colloids
– Solutions and solvents
– Hardness and ductility

Mini Project
– Preparation
– Planning
– Assembly/manufacture
– Testing
– Report

1 6 TD24006 Sistem Manajemen Faktor Manusia dan Keselamatan Students are able to understand the following concepts: human factors knowledge, communication skills, teamwork skills, performance management, situation awareness, human error, error reporting & investigation, monitoring & auditing, document design. Mahasiswa mampu memahami konsep-konsep berikut: pengetahuan faktor manusia, keterampilan komunikasi, keterampilan kerja tim, manajemen kinerja, kesadaran situasi, kesalahan manusia, kesalahan pelaporan & investigasi, pemantauan & audit, desain dokumen.
Mata kuliah Sistem Manajemen Faktor Manusia dan Keselamatan adalah bagian yang sangat penting dalam bidang teknik dirgantara, terutama dalam memastikan keselamatan operasional dan efektivitas manusia dalam sistem penerbangan. Mata kuliah ini menggabungkan aspek psikologi, ergonomi, dan teknik keselamatan untuk meminimalkan risiko kesalahan manusia dan meningkatkan kinerja sistem. Berikut bahan kajian dan struktur yang dapat digunakan untuk menyusun mata kuliah Sistem Manajemen Faktor Manusia dan Keselamatan:
Human Factor Knowledge
– Understanding maintenance operations as a system: seeing the “big picture”.
– Understanding basic Human Factors issues and human limitations: vision, hearing, information processing, attention and perception, memory, and the associated ergonomic issues related to workplace and task design.
– Recognizing the contributory causes to human errors: interactions with organizational procedures, groups and individual factors; reason model and the “Dirty Dozen”.

Communication Skill
– Understanding the consequences of poor communication.
– Communication methods (written, verbal, etc.).
– Communication content: relevance, correctness, conciseness and completeness.
– Communication purpose and target audience.
– Communication behaviour/style: assertiveness, aggression and feedback.
– Active listening, feedback, body language and facial expression.
– Effective writing.
– Recognizing approved or unapproved data.
– Overcoming barriers to the use of approved data.
– Shifting turnover/handover process

Teamwork Skills
– Team definition and discrimination from group.
– Team dynamics (positive/neutral).
– Team leadership: telling or selling, involving or delegating.
– Team building.
– Inter- and intra-team communication.
– Coordination and decision-making.
– Understanding the characteristics of an effective team.
– Understanding norms, their definition and identification.
– Effective meetings and different roles: chair, shaper, worker and finisher.

Performance Management
– Stress: identifying stressors e.g. communication, role conflict, others.
– Pressure: be organized, get help and facts, and delegate.
– Shift work: fatigue, working hours, sleep, stress, and environmental factors.
– Complacency: identification and management

Situation Awareness
– Error chain recognition and control.
– Workload management: learning to say no.
– Supervision and leadership

Human Error
– Error models (latent and active).
– Error classification and prevention.
– Task analysis: be proactive; “plan — do — check”; others.
– Defences: documentation; don’t assume — check and ask; others.
– Changing conditions rather than changing people.

Reporting & Investigation Errors
Company and state regulatory requirements.
– Immunity statements and disciplinary issues.
– Confidential reporting systems.
– Investigation responsibilities and procedures.
– Maintenance error data analysis and reporting of results.
– Feedback.
– Management decision-making.

Monitoring & Auditing
– Team or individual: composition
– Purpose: quality, ergonomic or others.
– Process and procedure.
– Audit findings, reporting and data analysis.
– Feedback and corrective action.

Document Design
– Information content and readability
– Writing well: be clear, concise and accurate.
– User involvement and field testing

1 7 TD24007 Proses Manufaktur Students are able to understand the following concepts: maintenance data, engineering drawings and diagrams, sheet metal work, machine tool operation, forging, welding, brazing, soldering and bonding. Mahasiswa mampu memahami konsep-konsep berikut: data pemeliharaan, gambar dan diagram teknik, pekerjaan lembaran logam, pengoperasian peralatan mesin, penempaan, pengelasan, pematrian, penyolderan dan pengikatan.
Mata kuliah Proses Manufaktur berfokus pada teknik dan metode yang digunakan dalam produksi komponen mekanik dan sistem yang kompleks, terutama dalam konteks industri teknik. Mata kuliah ini akan membekali mahasiswa dengan pemahaman tentang berbagai proses manufaktur, material, mesin, dan teknologi yang digunakan untuk memproduksi barang dengan kualitas dan efisiensi tinggi.
Berikut adalah bahan kajian dan struktur yang dapat digunakan untuk menyusun mata kuliah Proses Manufaktur:
Maintenance data, engineering drawings and diagrams
– Understanding of the following drawing types and diagrams, their symbols, dimensions and tolerances:
• Orthographic
• Isometric
• Oblique
• Perspective
• Electrical
• Block
• Schematic
• Sectional
• Blueprint
• logic flow chart
– Identification of the following information within the title block:
• drawing and revision number
• reference number
• scale
• weight
– Understanding of the use of maintenance data to Specifications 100 and 2100 of the Air Transport Association (ATA) of America.

Sheet metal work
– Marking out of sheet metal.
– Calculation of bending allowance.
– Folding, bending, and forming, stretching, shrinking, shearing and riveting of sheet metal.

Machine tool operation
– General understanding of operation of lathes, grinders, milling machines, shapers, scrapers, drills and saws (band).

Forging, welding, brazing, soldering and bonding
– Forging: hand forging of simple items, hardening and tempering of carbon steel using forge.
– Welding: gas welding and brazing.
– Electric arc welding: metallic arc welding, tungsten inert gas arc welding (TIG), atomic hydrogen arc welding, carbon arc welding, and metal inert gas arc welding (MIG).
– Resistance welding and spot welding.
– Identification of welding defects, bad depth and width, penetration, undercut and spatter.
– Soldering: soft soldering, hard soldering, silver soldering, flux, tinning, lead/tin content, melting points, and cold/dry joints.
– Use of heat sinks.
– Soldering iron types, temperature controlled and bits.
– Bonding: resin bonding and adhesives.

1 8 TD24008 Praktik Proses Manufaktur Students are able to apply the following concepts: maintenance data, engineering drawings and diagrams, sheet metal work, machine tool operation, forging, welding, brazing, soldering and bonding. Mahasiswa mampu menerapkan konsep-konsep berikut: data pemeliharaan, gambar dan diagram teknik, pekerjaan lembaran logam, pengoperasian peralatan mesin, penempaan, pengelasan, pematrian, penyolderan dan pengikatan.
Mata kuliah Praktik Proses Manufaktur bertujuan untuk memberikan pengalaman langsung kepada mahasiswa tentang berbagai proses produksi yang telah dipelajari secara teori. Melalui kegiatan laboratorium dan praktik lapangan, mahasiswa akan mempelajari cara menggunakan mesin-mesin manufaktur, memahami metode produksi, dan menerapkan kontrol kualitas pada produk yang dihasilkan. Mata kuliah ini akan memfokuskan pada keterampilan teknis dan penguasaan alat, serta pemecahan masalah yang dihadapi dalam proses manufaktur.
Berikut adalah bahan kajian dan struktur yang dapat digunakan untuk menyusun mata kuliah Praktik Proses Manufaktur:
Maintenance data, engineering drawings and diagrams
– Understanding of the following drawing types and diagrams, their symbols, dimensions and tolerances:
• Orthographic
• Isometric
• Oblique
• Perspective
• Electrical
• Block
• Schematic
• Sectional
• Blueprint
• logic flow chart
– Identification of the following information within the title block:
• drawing and revision number
• reference number
• scale
• weight
– Understanding of the use of maintenance data to Specifications 100 and 2100 of the Air Transport Association (ATA) of America.

Sheet metal work
– Marking out of sheet metal.
– Calculation of bending allowance.
– Folding, bending, and forming, stretching, shrinking, shearing and riveting of sheet metal.

Machine tool operation
– General understanding of operation of lathes, grinders, milling machines, shapers, scrapers, drills and saws (band).

Forging, welding, brazing, soldering and bonding
– Forging: hand forging of simple items, hardening and tempering of carbon steel using forge.
– Welding: gas welding and brazing.
– Electric arc welding: metallic arc welding, tungsten inert gas arc welding (TIG), atomic hydrogen arc welding, carbon arc welding, and metal inert gas arc welding (MIG).
– Resistance welding and spot welding.
– Identification of welding defects, bad depth and width, penetration, undercut and spatter.
– Soldering: soft soldering, hard soldering, silver soldering, flux, tinning, lead/tin content, melting points, and cold/dry joints.
– Use of heat sinks.
– Soldering iron types, temperature controlled and bits.
– Bonding: resin bonding and adhesives. ============ Mini Project
– Preparation
– Planning
– Assembly/manufacture/
– Testing
– Report

1 9 ST24103 Pengantar Ilmu Kedirgantaraan Students will be able to understand the basic principles of aerospace science and its historical development.
Students will be able to explain the main components and systems in aircraft and rockets and how they work.
Students will be able to explain the technologies and systems involved in flight operations and space exploration.
Students will be able to identify regulations and safety aspects affecting the aviation industry.
Students will be able to apply fundamental concepts in a final project involving the design and analysis of aerospace systems.
Mahasiswa mampu memahami prinsip dasar ilmu kedirgantaraan dan sejarah perkembangannya.
Mahasiswa dapat menjelaskan komponen dan sistem utama dalam pesawat dan roket serta cara kerjanya.
Mahasiswa mampu menjelaskan teknologi dan sistem yang terlibat dalam operasi penerbangan dan penjelajahan luar angkasa.
Mahasiswa dapat mengidentifikasi regulasi dan aspek keamanan yang mempengaruhi industri penerbangan.
Mahasiswa mampu menerapkan konsep dasar dalam proyek akhir yang melibatkan desain dan analisis sistem kedirgantaraan.
Mata kuliah Pengantar Ilmu Kedirgantaraan memberikan pengenalan komprehensif tentang dunia penerbangan (aviation) dan dirgantara (aerospace), termasuk sejarah, perkembangan, dan teknologi kunci yang mendasari kedua bidang ini. Mahasiswa akan mempelajari prinsip-prinsip dasar aerodinamika, sistem propulsi, navigasi, serta kontrol lalu lintas udara dan ruang angkasa. Selain itu, mata kuliah ini akan mengeksplorasi regulasi internasional, isu-isu lingkungan, serta tantangan etika yang muncul dari operasi penerbangan dan eksplorasi ruang angkasa. Dengan fokus pada awareness, mata kuliah ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman mahasiswa tentang dampak sosial, ekonomi, dan lingkungan dari inovasi teknologi di bidang aviation dan aerospace serta tanggung jawab etika dalam pengembangannya.
Susbtansi mata kuliah meliputi :
1) Pengenalan Aviation dan Aerospace : Sejarah dan perkembangan awal penerbangan serta eksplorasi ruang angkasa
2) Prinsip Dasar Penerbangan : Aerodinamika dasar, pengenalan prinsip terbang, dan mekanika penerbangan.
3) Sistem Propulsi dan Teknologi Pesawat : Sistem propulsi dalam pesawat terbang dan wahana ruang angkasa.
4) Navigasi dan Kontrol Lalu Lintas Udara : Pengelolaan dan kontrol lalu lintas udara (ATC), navigasi penerbangan, dan keselamatan.
5) Regulasi Penerbangan Internasional : ICAO, FAA, regulasi internasional tentang penerbangan dan keselamatan udara.
6) Teknologi Masa Depan dalam Penerbangan : Pesawat listrik, supersonik, dan penerbangan otonom.
7) Dampak Lingkungan Penerbangan : Jejak karbon, polusi, dan upaya penerbangan untuk mengurangi dampak lingkungan.
8) Sejarah dan Eksplorasi Ruang Angkasa : Perkembangan awal eksplorasi ruang angkasa hingga misi terkini.
9) Sistem Propulsi dan Navigasi di Ruang Angkasa : Teknologi roket dan sistem navigasi ruang angkasa.
10) Dampak Lingkungan dan Tantangan Eksplorasi Ruang Angkasa : Puing-puing ruang angkasa, tantangan keberlanjutan, dan dampak eksplorasi terhadap ekosistem bumi dan ruang angkasa.
11) Regulasi dan Hukum Ruang Angkasa : Perjanjian Ruang Angkasa (Outer Space Treaty), kebijakan internasional, dan etika dalam eksplorasi ruang angkasa.
12) Masa Depan Aerospace dan Eksplorasi Luar Angkasa : Kolonisasi Mars, tambang asteroid, dan konsep masa depan dalam eksplorasi ruang angkasa.
13) Tanggung Jawab Sosial dan Etika dalam Aviation dan Aerospace : Peran etika dan tanggung jawab sosial dalam pengembangan teknologi aviation dan aerospace.
1 10 TD24009 Bahasa Inggris Teknik Students are able to understand and use technical terminology in English effectively.
Students are able to read, understand, and compose technical documents in English.
Students are able to write and present technical reports, professional emails, and correspondence in English.
Students are able to communicate effectively in technical presentations and discussions related to international engineering projects.
Students are able to apply AI tools to assist in the writing and translation of technical documents.
Mahasiswa mampu memahami dan menggunakan terminologi teknis dalam bahasa Inggris dengan baik.
Mahasiswa dapat membaca, memahami, dan menyusun dokumen teknis dalam bahasa Inggris.
Mahasiswa mampu menulis dan menyajikan laporan teknis, email profesional, dan korespondensi dalam bahasa Inggris.
Mahasiswa dapat berkomunikasi secara efektif dalam presentasi teknis dan diskusi terkait proyek teknik internasional.
Mahasiswa mampu menerapkan alat AI untuk membantu penulisan dan penerjemahan dokumen teknik.
Mata kuliah Bahasa Inggris Teknik bertujuan untuk membekali mahasiswa dengan kemampuan berkomunikasi dan memahami bahasa Inggris yang relevan dengan bidang teknik, terutama untuk membaca, menulis, berbicara, dan mendengarkan dalam konteks profesional. Mata kuliah ini mencakup berbagai aspek komunikasi teknis, termasuk penulisan, membaca, mendengarkan, dan berbicara dalam bahasa Inggris yang digunakan di bidang teknik. Berikut adalah bahan kajian yang bisa disusun untuk mata kuliah ini:
1. Pengenalan Bahasa Inggris Teknik:
Penggunaan Bahasa Inggris dalam Bidang Teknik:
Pentingnya bahasa Inggris dalam komunikasi profesional dan akademis di bidang teknik
Perbedaan antara bahasa Inggris umum dan bahasa Inggris teknik
Terminologi Dasar Teknik:
Pengenalan istilah teknis yang umum digunakan dalam berbagai disiplin teknik
Cara memahami dan mengidentifikasi istilah-istilah baru dalam dokumen teknis
2. Membaca Dokumen Teknis:
Jenis Dokumen Teknis:
Membaca dan memahami manual, spesifikasi produk, laporan ilmiah, dan artikel jurnal
Cara mendekati teks teknis untuk pemahaman yang cepat dan efisien
Strategi Membaca Efektif:
Teknik skimming, scanning, dan identifikasi informasi kunci dalam teks teknis
Memahami diagram, grafik, dan tabel yang sering muncul dalam literatur teknis
Studi Kasus Membaca:
Analisis dan pemahaman dokumen teknis yang terkait dengan bidang teknik dirgantara
3. Menulis dalam Bahasa Inggris Teknik:
Struktur Penulisan Teknis:
Format dan struktur dasar dari laporan teknis, memo, dan dokumen resmi
Menulis pengantar, metodologi, analisis, dan kesimpulan secara jelas dan singkat
Menulis Abstrak dan Kesimpulan:
Cara menulis abstrak dan kesimpulan yang efektif untuk makalah ilmiah
Pentingnya kejelasan dan ketepatan dalam merangkum ide utama
Penulisan Proposal dan Laporan:
Menulis proposal penelitian dan laporan proyek teknik dalam format standar
Menggunakan terminologi teknis dengan benar dan menyampaikan informasi teknis secara jelas
4. Komunikasi Lisan dalam Teknik:
Presentasi Teknis:
Keterampilan berbicara di depan umum untuk presentasi teknis (struktur presentasi, penggunaan visual aid)
Penggunaan bahasa formal dan informal dalam berbagai konteks
Diskusi Teknis dan Tanya Jawab:
Mengembangkan keterampilan untuk berpartisipasi dalam diskusi teknis dan menanggapi pertanyaan secara profesional
Mengelola interaksi dalam rapat proyek teknik internasional
Simulasi Presentasi:
Latihan simulasi presentasi teknis yang terkait dengan proyek teknik, seperti penjelasan desain pesawat atau analisis struktur
5. Menulis Korespondensi Profesional:
Email dan Memo Teknis:
Menulis email profesional yang efektif untuk komunikasi teknis
Penyusunan memo untuk internal perusahaan atau tim proyek
Surat Pengantar dan Laporan Proyek:
Menulis surat pengantar untuk pengajuan proyek atau penawaran tender teknik
Format dan gaya penulisan laporan kemajuan proyek
6. Penelitian dan Publikasi dalam Bahasa Inggris:
Mencari Literatur Ilmiah:
Strategi untuk menemukan dan memahami literatur ilmiah yang relevan dengan bidang teknik
Cara menggunakan database ilmiah dan sumber daya online untuk riset teknis
Menulis Makalah Ilmiah:
Format penulisan makalah ilmiah, termasuk judul, abstrak, metodologi, hasil, dan referensi
Penggunaan gaya penulisan ilmiah yang efektif dan sesuai dengan standar internasional (misalnya, IEEE, APA)
Publikasi Ilmiah:
Proses publikasi makalah teknis di jurnal internasional
Memahami proses peer-review dan cara merespons umpan balik
7. Menerjemahkan Dokumen Teknik:
Penerjemahan Teknis:
Teknik dasar penerjemahan dokumen teknis dari bahasa Indonesia ke bahasa Inggris dan sebaliknya
Tantangan dan teknik mengatasi perbedaan istilah teknis dalam dua bahasa
Studi Kasus Penerjemahan:
Penerjemahan manual instruksi atau spesifikasi teknis pesawat atau sistem dirgantara
8. Kolaborasi Internasional dalam Proyek Teknik:
Komunikasi Lintas Budaya:
Memahami perbedaan budaya dalam komunikasi teknik internasional
Cara beradaptasi dengan gaya komunikasi dalam proyek teknik internasional
Kolaborasi Virtual:
Keterampilan untuk bekerja secara efektif dalam tim internasional melalui alat komunikasi virtual (misalnya, email, video conference)
Tantangan dan strategi kolaborasi lintas bahasa dan zona waktu
9. Aplikasi AI dalam Bahasa Inggris Teknik:
Penggunaan Alat AI untuk Membantu Penulisan dan Penerjemahan:
Penggunaan alat seperti Grammarly, ChatGPT, atau alat terjemahan berbasis AI untuk memperbaiki penulisan teknis dan penerjemahan
Analisis dan perbaikan tata bahasa, ejaan, dan struktur kalimat dalam laporan teknis
Simulasi Proyek dengan Bantuan AI:
Latihan penerapan AI dalam membantu penulisan dan pemrosesan data teknis untuk laporan proyek
2 1 TD24010 Matematika II Students are able to understand and apply Trigonometry (Solutions for plane triangles; Solutions for spherical triangles; Application of several hyperbolic functions), Logarithms (Indices and Exponents: Negative indices and fractions; Square roots; Reciprocal and Exponential tables. Logarithms: Use of log tables and logarithms of products, quotients, powers, and roots), Calculators (Use of electronic calculators for logarithmic and trigonometric applications), and Differential and Integral Calculus (Derivatives and Differentials; Maximum and Minimum; Series Expansion; Indefinite Forms; Curves; Tables of Indefinite Integrals, Definite Integrals; Differentials). Mahasiswa mampu memahami dan menerapkan Trigonometri (Solusi segitiga bidang;
solusi segitiga bola; penerapan beberapa fungsi hiperbolik), Logaritma (Indeks dan
pangkat: indeks negatif dan pecahan; akar kuadrat; tabel timbal balik dan
eksponensial. Logaritma: penggunaan tabel log, dan logaritma hasil, hasil bagi,
daya dan root), Kalkulator (Penggunaan kalkulator elektronik untuk aplikasi
logaritma dan trigonometri) dan Kalkulus Diferensial dan Integral (Derivatif dan
diferensial; maksimal dan minimum; perluasan secara seri; bentuk tidak terbatas;
lengkungan; tabel integral tak tentu, integral pasti; diferensial)
Mata kuliah Matematika II melanjutkan pengenalan konsep-konsep matematika yang telah diajarkan di Matematika I dan lebih fokus pada aplikasi matematis yang kompleks yang diperlukan dalam berbagai disiplin teknik. Berikut adalah bahan kajian dan struktur yang bisa digunakan untuk menyusun mata kuliah ini:

1. Kalkulus Lanjut:
Integral Ganda dan Triple:
Konsep dan teknik integrasi ganda dan triple
Aplikasi integral ganda dalam volume dan area di ruang multidimensi
Teorema Stokes dan Divergensi:
Pengenalan teorema Stokes dan Divergensi
Aplikasi dalam analisis medan vektor dan aliran fluida
Koordinat Silindris dan Sferis:
Konversi antara koordinat kartesian, silindris, dan sferis
Penggunaan dalam integral ganda dan triple
2. Persamaan Diferensial:
Persamaan Diferensial Biasa (ODE):
Solusi analitik untuk ODE linear dan non-linear
Teknik pemecahan ODE seperti metode substitusi dan metode variabel terpisah
Persamaan Diferensial Orde Tinggi:
Solusi untuk persamaan diferensial orde tinggi dengan koefisien konstan
Teknik pemecahan untuk sistem persamaan diferensial
Persamaan Diferensial Parsial (PDE):
Pengenalan PDE dan metode pemecahan dasar (misalnya, metode pisah variabel)
Aplikasi PDE dalam masalah teknik seperti distribusi suhu dan gelombang
3. Aljabar Linier Lanjut:
Matriks dan Determinan:
Operasi matriks, termasuk inversi, determinan, dan penggunaan dalam sistem persamaan linier
Teorema Cramer dan metode eliminasi Gauss
Vektor dan Ruang Vektor:
Pengenalan ruang vektor dan basis
Aplikasi dalam analisis masalah teknik seperti kontrol sistem dan mekanika
Eigenvalue dan Eigenvektor:
Konsep eigenvalue dan eigenvektor, dan penerapannya dalam sistem dinamik
Analisis stabilitas dan mode getaran
4. Analisis Numerik:
Metode Aproksimasi:
Teknik aproksimasi fungsi dan interpolasi (misalnya, interpolasi polinomial dan spline)
Penggunaan dalam pemodelan dan simulasi teknik
Metode Numerik untuk Persamaan Diferensial:
Metode numerik seperti metode Euler, metode Runge-Kutta
Penerapan dalam simulasi dinamis dan analisis sistem
Optimasi Numerik:
Teknik optimasi numerik untuk masalah teknik (misalnya, metode gradien, algoritma genetika)
Penggunaan dalam perancangan dan pengoptimalan sistem teknik
5. Teori Fungsi Kompleks:
Fungsi Analitik dan Derivatif:
Konsep fungsi analitik, derivate, dan aplikasi dalam teknik
Teorema Cauchy-Riemann dan aplikasinya
Integral Cauchy dan Teorema Residue:
Pengenalan integral Cauchy dan teorema residue
Aplikasi dalam analisis dan pemecahan masalah teknik
6. Transformasi dan Seri:
Transformasi Laplace:
Pengenalan transformasi Laplace dan aplikasinya dalam persamaan diferensial
Teknik penyelesaian masalah teknik menggunakan transformasi Laplace
Transformasi Fourier:
Konsep dan aplikasi transformasi Fourier dalam analisis sinyal
Penggunaan dalam pemrosesan sinyal dan sistem kontrol
Seri Taylor dan Fourier:
Representasi fungsi menggunakan seri Taylor dan Fourier
Aplikasi dalam pemodelan dan analisis sinyal periodik
7. Geometri Analitik dan Vektor:
Geometri Analitik dalam Ruang 3D:
Pengenalan geometri analitik di ruang tiga dimensi
Aplikasi dalam analisis struktur dan mekanika
Vektor dan Tensor:
Konsep tensor dan aplikasinya dalam mekanika dan analisis struktural
Penggunaan dalam representasi dan pemecahan masalah teknik
8. Aplikasi dalam Teknik Dirgantara:
Matematika dalam Dinamika Penerbangan:
Penerapan kalkulus dan aljabar linier dalam dinamika penerbangan dan kontrol pesawat
Analisis Struktur Pesawat:
Penggunaan metode numerik dan analisis vektor dalam perancangan dan analisis struktur pesawat
Simulasi dan Pemodelan:
Aplikasi matematika dalam simulasi sistem penerbangan dan optimasi desain pesawat
9. Proyek Akhir dan Studi Kasus:
Desain Proyek:
Pengembangan proyek akhir yang melibatkan penerapan konsep matematika dalam teknik dirgantara
Contoh proyek: Model matematika untuk sistem kontrol pesawat, analisis struktural menggunakan metode numerik
Presentasi dan Evaluasi:
Presentasi hasil proyek kepada kelas atau dosen
Evaluasi proyek berdasarkan implementasi teknik matematika dan penerapan dalam konteks teknik

2 2 TD24011 Termofluida Students are able to understand and apply the basic principles of thermodynamics and fluid mechanics in the aerospace context regarding Understanding Basic Principles of Thermodynamics, Fluid Flow Analysis, Application of Thermofluids in Aerospace, Modeling and Simulation, Experimental and Measurement Skills, Problem Solving and Decision Making, Understanding Sustainability and Environmental Aspects. Mahasiswa mampu memahami dan menerapkan prinsip dasar termodinamika dan mekanika fluida dalam konteks dirgantara mengenai Pemahaman Prinsip Dasar Termodinamika, Analisis Aliran Fluida, Penerapan Termofluida di Dirgantara, Pemodelan dan Simulasi, Keterampilan Eksperimen dan Pengukuran, Pemecahan Masalah dan Pengambilan Keputusan, Pemahaman Keberlanjutan dan Aspek Lingkungan Hidup.
Mata kuliah Termofluida adalah dasar penting dalam teknik dirgantara, karena mencakup konsep termodinamika dan mekanika fluida yang relevan dengan pergerakan dan performa pesawat udara serta mesin-mesin penerbangan. Berikut adalah bahan kajian yang bisa dipelajari dalam mata kuliah ini:

1. Pengantar Termodinamika:
Prinsip dasar termodinamika
Hukum pertama dan kedua termodinamika
Konsep energi, kerja, dan panas
Siklus termodinamika (Siklus Carnot, Rankine, Otto, dan Brayton)
Aplikasi termodinamika pada mesin jet dan roket
2. Sifat Zat Fluida:
Definisi fluida dan sifat-sifatnya (densitas, viskositas, tekanan, suhu)
Fluida ideal vs fluida riil
Persamaan keadaan (ideal gas law)
3. Mekanika Fluida Dasar:
Persamaan kontinuitas (hukum kekekalan massa)
Persamaan momentum fluida (Persamaan Euler, Persamaan Navier-Stokes)
Aliran laminar vs turbulen
Bilangan Reynolds dan signifikansinya
4. Aliran Fluida pada Pesawat Terbang:
Konsep dasar aerodinamika
Lapisan batas (boundary layer)
Aliran di sekitar sayap pesawat (profil udara)
Drag (tahanan) dan lift (gaya angkat)
5. Perpindahan Panas:
Konduksi, konveksi, dan radiasi
Persamaan Fourier untuk konduksi panas
Hukum Newton untuk konveksi panas
Radiasi termal dan hukum Stefan-Boltzmann
6. Analisis Sistem Termal dan Fluida:
Analisis siklus termodinamika pada mesin pesawat (turbojet, turbofan, ramjet)
Efisiensi siklus mesin dan optimasi performa
Sistem pendingin pada pesawat udara
7. Kompresibilitas Fluida:
Aliran fluida kompresibel vs tidak kompresibel
Gelombang kejut dan efek Mach
Aliran supersonik dan hipersonik
8. Aplikasi Termofluida dalam Rekayasa Dirgantara:
Desain dan analisis mesin pesawat
Sistem propulsi jet dan roket
Sistem aerodinamis pesawat
Dengan fokus pada aspek-aspek ini, mahasiswa diharapkan mampu memahami prinsip-prinsip dasar yang mengatur perilaku fluida dan panas dalam konteks aplikasi penerbangan serta mampu mengaplikasikannya dalam desain dan analisis sistem dirgantara.

2 3 TD24012 Statika dan Mekanika Struktur Students will be able to understand and apply the basic principles of statics and structural mechanics to analyze forces and moments in aircraft structures.
Students will be able to analyze the distribution of stress, strain, and stability in aircraft structural components such as wings and fuselages.
Students will be able to design and evaluate aircraft structures using analytical approaches and numerical simulations, taking into account material properties and loading conditions.
Students will be able to apply the concepts of stability, strength, and stiffness of materials in the design of safe and efficient aircraft structures.
Students will be able to conduct experiments to test and measure structural responses and validate theoretical models.
Students will be able to solve design problems and make decisions related to aircraft structural modifications, considering safety and operational efficiency.
Mahasiswa mampu memahami dan menerapkan prinsip dasar statika dan mekanika struktur untuk menganalisis gaya dan momen pada struktur pesawat terbang.
Mahasiswa mampu menganalisis distribusi tegangan, regangan, dan stabilitas pada komponen struktur pesawat seperti sayap dan badan pesawat.
Mahasiswa mampu merancang dan mengevaluasi struktur pesawat menggunakan pendekatan analitis dan simulasi numerik, dengan mempertimbangkan sifat material dan kondisi pembebanan.
Mahasiswa mampu menerapkan konsep stabilitas, kekuatan, dan kekakuan material dalam perancangan struktur pesawat yang aman dan efisien.
Mahasiswa mampu melakukan eksperimen untuk menguji dan mengukur respons struktural dan memvalidasi model teoretis.
Mahasiswa mampu menyelesaikan masalah desain dan pengambilan keputusan terkait modifikasi struktur pesawat, dengan mempertimbangkan keselamatan dan efisiensi operasional.
Mata kuliah Statika dan Mekanika Struktur berkaitan dengan analisis gaya dan deformasi yang terjadi pada struktur pesawat. Berikut adalah bahan kajian yang dapat diterapkan dalam mata kuliah ini:

1. Pengantar Statika:
Prinsip dasar statika
Hukum Newton
Gaya, momen, dan torsi
Sistem gaya pada benda tegar (2D dan 3D)
Keseimbangan benda tegar (equilibrium of rigid bodies)
2. Sistem Gaya pada Struktur:
Gaya terdistribusi dan gaya terpusat
Analisis gaya pada struktur sederhana (balok, rangka, truss)
Titik berat (center of gravity) dan pusat massa
Analisis beban statis dan dinamika struktur
3. Analisis Gaya dalam Struktur Pesawat:
Identifikasi beban yang bekerja pada struktur pesawat
Gaya aerodinamis (lift, drag) yang bekerja pada sayap dan badan pesawat
Beban akibat manuver dan gaya inersia
Gaya pada landing gear saat pendaratan dan takeoff
4. Mekanika Bahan:
Tegangan (stress) dan regangan (strain)
Hubungan tegangan-regangan (Modulus Young)
Tegangan geser dan lentur
Deformasi pada material (plastisitas dan elastisitas)
Diagram tegangan-regangan (analisis batas elastis, plastis, dan titik patah)
5. Hukum Hooke dan Elastisitas:
Konsep elastisitas pada material pesawat
Hukum Hooke untuk benda pejal dan batang
Material isotropik vs anisotropik
Penerapan elastisitas dalam desain sayap, badan, dan komponen struktural pesawat
6. Teori Balok dan Struktur Pesawat:
Analisis balok sederhana dan rangka (trusses)
Beban lentur pada sayap pesawat
Balok bertumpu dan kantilever
Diagram momen lentur dan gaya geser pada balok
7. Stabilitas dan Kegagalan Struktur:
Buckling (tekuk) pada kolom dan elemen struktural
Stabilitas sayap dan struktur utama pesawat
Kriteria kegagalan material (tegangan geser maksimum, teori kegagalan Mohr-Coulomb)
Analisis titik lelah (fatigue) pada struktur pesawat yang beroperasi dalam jangka panjang
8. Material Komposit dan Aplikasinya pada Pesawat:
Karakteristik material komposit (serat karbon, kevlar, dll.)
Keunggulan dan kekurangan material komposit dalam struktur pesawat
Aplikasi praktis material komposit pada sayap dan badan pesawat modern
Analisis kekuatan dan keandalan struktur komposit
9. Metode Analisis Struktur:
Metode elemen hingga (Finite Element Method/FEM) untuk analisis struktur pesawat
Pemodelan numerik dan simulasi komputer untuk analisis tegangan dan deformasi
Analisis dinamis struktur pesawat (beban akibat turbulensi, manuver, dan pendaratan)
10. Perancangan Struktur Pesawat:
Prinsip-prinsip dasar desain struktur pesawat yang efisien dan ringan
Faktor keamanan dan faktor beban dalam desain struktur pesawat
Uji kekuatan dan verifikasi desain struktur pesawat sebelum produksi
Bahan kajian ini akan membantu mahasiswa memahami bagaimana struktur pesawat dirancang untuk menahan berbagai gaya dan tekanan, serta bagaimana mekanika bahan diterapkan dalam menjaga keselamatan dan efisiensi struktur dirgantara.

2 4 TD24013 Metrologi dan Elemen Mesin Students will be able to understand the basic principles of metrology and measurement techniques in the context of mechanical engineering.
Students will be able to use mechanical and electronic measuring instruments for accurate dimensional and geometric measurements.
Students will be able to analyze measurement data and apply quality control techniques to ensure production standards.
Students will be able to explain the function and operating principles of machine elements and perform design and analysis based on loads and stresses.
Students will be able to apply the latest technologies in metrology and machine elements in design and production projects.
Mahasiswa mampu memahami prinsip-prinsip dasar metrologi dan teknik pengukuran dalam konteks teknik mesin.
Mahasiswa dapat menggunakan alat ukur mekanik dan elektronik untuk pengukuran dimensi dan geometri dengan akurat.
Mahasiswa mampu menganalisis data pengukuran dan menerapkan teknik kontrol kualitas untuk memastikan standar produksi.
Mahasiswa dapat menjelaskan fungsi dan prinsip kerja elemen mesin serta melakukan desain dan analisis berdasarkan beban dan tegangan.
Mahasiswa mampu menerapkan teknologi terkini dalam metrologi dan elemen mesin dalam proyek desain dan produksi.
Mata kuliah Metrologi dan Elemen Mesin dalam teknik dirgantara berfokus pada pengukuran presisi serta desain dan analisis elemen mesin yang digunakan dalam pesawat dan sistem penerbangan. Berikut adalah bahan kajian yang relevan untuk mata kuliah ini:

1. Pengantar Metrologi:
Definisi metrologi dan pentingnya dalam teknik dirgantara
Standar pengukuran internasional (SI)
Prinsip dasar pengukuran dan ketidakpastian pengukuran
Alat ukur presisi (kaliper, mikrometer, alat ukur koordinat/CMM)
2. Pengukuran Dimensional:
Pengukuran panjang, diameter, dan dimensi linear
Pengukuran sudut dan kelurusan
Pengukuran diameter dalam dan luar komponen mesin pesawat
Toleransi dan penyimpangan dimensi (geometrical dimensioning & tolerancing/GD&T)
3. Pengukuran Permukaan dan Kekasaran:
Kekasaran permukaan (surface roughness)
Pengukuran profil permukaan menggunakan alat profilometer
Signifikansi kekasaran permukaan pada elemen mesin seperti poros dan bearing
Aplikasi pengukuran kekasaran dalam proses manufaktur pesawat
4. Kalibrasi Alat Ukur:
Pentingnya kalibrasi alat ukur untuk akurasi pengukuran
Proses kalibrasi standar dan interval kalibrasi
Pengaruh suhu, kelembapan, dan faktor lingkungan lainnya terhadap pengukuran
5. Elemen Mesin:
Pengertian dan klasifikasi elemen mesin
Elemen mesin dasar: baut, mur, pasak, poros, bantalan, roda gigi
Desain dan analisis kekuatan elemen mesin dalam struktur pesawat
6. Desain dan Analisis Sambungan:
Sambungan permanen (pengelasan, paku keling) vs sambungan tidak permanen (baut, mur)
Desain sambungan rivet pada sayap dan badan pesawat
Analisis tegangan pada sambungan
Pengaruh getaran pada sambungan dan cara mengatasinya
7. Roda Gigi dan Transmisi:
Jenis-jenis roda gigi (roda gigi lurus, spiral, bevel, cacing)
Perancangan sistem transmisi roda gigi pada sistem mesin pesawat
Kriteria kekuatan dan umur roda gigi
Aplikasi roda gigi pada mesin pesawat (gearbox, propeller systems)
8. Poros dan Bantalan:
Desain dan analisis poros transmisi pada pesawat
Analisis tegangan lentur dan torsi pada poros
Jenis-jenis bantalan (bantalan bola, bantalan rol, bantalan geser) dan aplikasi pada pesawat
Kehidupan kelelahan (fatigue life) bantalan dan perawatannya
9. Kopling dan Rem:
Desain dan fungsi kopling dalam sistem propulsi pesawat
Jenis kopling (kopling kaku, kopling fleksibel) dan aplikasi pada pesawat
Sistem rem pada pesawat udara dan helikopter
Analisis energi dan panas pada sistem pengereman pesawat
10. Pengukuran Getaran dan Kebisingan:
Teknik pengukuran getaran menggunakan vibrometer dan accelerometer
Analisis getaran pada mesin pesawat (turbin, mesin piston)
Pengukuran dan pengendalian kebisingan pada elemen mesin
Pengaruh getaran terhadap umur elemen mesin dan struktur pesawat
11. Pemeliharaan Elemen Mesin:
Teknik inspeksi dan pemeliharaan elemen mesin pada pesawat
Metode nondestructive testing (NDT) untuk pemeriksaan elemen mesin (ultrasonik, radiografi, penetran cair)
Dokumentasi dan standar pemeliharaan elemen mesin di industri penerbangan
12. Aplikasi Metrologi dalam Dirgantara:
Pengukuran dan inspeksi komponen mesin jet dan turbin
Pengendalian kualitas manufaktur komponen pesawat
Uji kelaikan elemen mesin dalam proses sertifikasi penerbangan
Aplikasi metrologi dalam pemeliharaan dan perawatan pesawat udara

2 5 TD24014 Kinematika dan Dinamika Teknik Students will be able to understand and apply the basic principles of kinematics and dynamics in an engineering context.
Students will be able to analyze motion and forces in mechanical systems using Newton’s laws and dynamical methods.
Students will be able to perform kinematic and dynamical analysis for the design and evaluation of machines and mechanisms.
Students will be able to use simulation software to analyze and model kinematic and dynamical systems.
Students will be able to apply the principles of kinematics and dynamics in complex engineering design and analysis projects.
Mahasiswa mampu memahami dan menerapkan prinsip dasar kinematika dan dinamika dalam konteks teknik.
Mahasiswa dapat menganalisis gerakan dan gaya dalam sistem mekanik menggunakan hukum Newton dan metode dinamika.
Mahasiswa mampu melakukan analisis kinematika dan dinamika untuk desain dan evaluasi mesin serta mekanisme.
Mahasiswa dapat menggunakan perangkat lunak simulasi untuk menganalisis dan memodelkan sistem kinematika dan dinamika.
Mahasiswa mampu menerapkan prinsip kinematika dan dinamika dalam proyek desain dan analisis teknik yang kompleks.
Mata kuliah Kinematika dan Dinamika Teknik membahas tentang gerak benda dan sistem mekanis, serta bagaimana gaya bekerja pada benda tersebut. Dalam konteks teknik dirgantara, materi ini sangat penting untuk memahami perilaku gerak pesawat, struktur dinamis, serta kontrol stabilitas. Berikut bahan kajian yang relevan:

1. Pengantar Kinematika:
Definisi dan konsep kinematika
Posisi, kecepatan, dan percepatan
Gerak lurus dan gerak melingkar
Persamaan gerak benda dalam 2D dan 3D
Kinematika relatif dan transformasi referensi gerak
2. Gerak Lurus dan Melingkar:
Analisis gerak lurus beraturan dan berubah beraturan
Gerak melingkar beraturan dan tidak beraturan
Hubungan antara kecepatan sudut, percepatan sudut, dan momen inersia
Penerapan pada gerak komponen pesawat (misalnya, baling-baling dan rotor helikopter)
3. Dinamika Partikel dan Benda Tegar:
Hukum Newton tentang gerak
Prinsip dasar dinamika partikel (gaya, massa, percepatan)
Sistem benda tegar (rigid body) dan analisis geraknya
Analisis gaya dan momen pada struktur pesawat saat lepas landas, terbang, dan mendarat
4. Hukum Kekekalan Momentum dan Energi:
Konsep momentum linier dan angular
Hukum kekekalan momentum dalam sistem partikel
Prinsip kerja-energi dan kekekalan energi mekanis
Aplikasi pada pergerakan pesawat dan sistem roket
5. Dinamika Rotasi:
Kinematika rotasi: kecepatan sudut dan percepatan sudut
Momen inersia dan torsi
Hukum kedua Newton untuk rotasi
Dinamika rotasi komponen mesin pesawat (turbin, rotor, propeller)
Pengaruh giroskopik pada stabilitas pesawat
6. Gerak Relatif dan Sistem Koordinat Bergerak:
Analisis gerak relatif menggunakan sistem koordinat bergerak
Prinsip gerak relatif pada pesawat yang terbang di lingkungan yang bergerak (misalnya, angin)
Transformasi referensi antar kerangka koordinat (misalnya, bumi dan kerangka pesawat)
7. Dinamika Sistem Multi-Badan:
Dinamika sistem yang terdiri dari beberapa komponen yang saling berinteraksi (pesawat dengan komponen bergerak)
Aplikasi pada analisis dinamika pesawat terbang dan sistem rudal
Pengaruh interaksi antar elemen struktural dalam pergerakan pesawat
8. Osilasi dan Gerak Harmonik:
Konsep osilasi sederhana (gerak harmonik sederhana)
Sistem pegas dan massa dalam analisis gerak harmonik
Osilasi teredam dan paksa
Aplikasi pada getaran struktur pesawat dan analisis resonansi
9. Dinamika Fluida pada Struktur Bergerak:
Interaksi antara struktur pesawat dan fluida (udara)
Dinamika fluida kompresibel pada pesawat yang bergerak dengan kecepatan tinggi
Pengaruh aliran udara pada dinamika pesawat
Aplikasi dalam analisis dinamika pesawat saat menempuh manuver (aliran turbulen dan laminar)
10. Dinamika Sistem Propulsi:
Dinamika propulsi roket dan mesin jet
Hubungan antara gaya dorong (thrust), massa bahan bakar, dan percepatan pesawat
Prinsip impuls dan momentum dalam sistem roket dan pesawat jet
11. Stabilitas dan Kontrol Dinamis:
Konsep stabilitas dinamis pada pesawat
Stabilitas longitudinal, lateral, dan directional pesawat
Dinamika kontrol otomatis untuk menjaga stabilitas (autopilot, kontrol penerbangan)
Pengaruh giroskop dan perangkat inersia lainnya pada stabilitas dinamis pesawat
12. Pemodelan dan Simulasi Dinamika:
Penerapan metode numerik untuk simulasi dinamika pesawat
Penggunaan software pemodelan dinamika (Matlab, Simulink) untuk simulasi gerak
Analisis dinamis struktur pesawat dalam kondisi kritis (misalnya, angin kencang, turbulensi)
13. Dinamika Pendaratan dan Lepas Landas:
Analisis gaya dan dinamika saat pendaratan (impact forces, gear loads)
Dinamika pesawat saat lepas landas (acceleration, thrust)
Distribusi gaya dan beban pada struktur pesawat selama fase pendaratan dan lepas landas
14. Dinamika Sistem Pesawat Nirawak (Drone):
Dinamika gerak drone dengan sistem propulsi multi-rotor
Kontrol stabilitas dan dinamika penerbangan pada UAV (Unmanned Aerial Vehicles)
Pengaruh gangguan eksternal (angin, getaran) pada dinamika UAV

2 6 TD24015 Perawatan Pesawat Students are able to apply the following concepts: aircraft safety precautions, hangars and workshops, principles of workshop practice, and aircraft handling. Mahasiswa mampu menerapkan konsep-konsep berikut: tindakan pencegahan keselamatan pesawat terbang, hanggar dan bengkel, prinsip-prinsip praktek bengkel, dan penanganan pesawat terbang.
Mata kuliah Perawatan Pesawat berfokus pada teknik dan prosedur perawatan yang diperlukan untuk memastikan keamanan, keandalan, dan kelaikan udara dari pesawat terbang. Mahasiswa akan mempelajari berbagai sistem pesawat, komponen struktural, prosedur inspeksi, serta cara mengidentifikasi dan menyelesaikan masalah teknis yang muncul selama operasi pesawat. Mata kuliah ini penting bagi mahasiswa yang tertarik pada perawatan dan perbaikan pesawat dalam rangka mendukung kelangsungan operasional penerbangan.
Berikut adalah bahan kajian yang dapat digunakan untuk menyusun mata kuliah Perawatan Pesawat:
Aircraft, hangar and workshop safety precautions
– A guide to the various aspects of safe working practices, including the precautions to be taken when working with electricity, gases, oils and chemicals.
– Instruction in the remedial action to be taken in the event of an accident with one or more of the hazards.

Principles of workshop practice
– Care of tools.
– Use of workshop materials.
– Dimensions and standards of workmanship.

Aircraft handling
– Aircraft towing: safety precautions, towing arms, weak links, locking devices, weight limits, turning angle limits, control of aircraft brakes, lookouts, tugs and tractors.
– Aircraft jacking: principles of aircraft jacking, safety precautions, weight and balance limits, jack types, jacking points and jacking techniques.

2 7 TD24016 Praktik Desain Berbantuan Komputer Students are able to apply the following concepts: introduction, exercises with drawing tools, simple orthographic projections, simple isometric projections, geometric construction, sketching exercises, orthographic projections, workshop requirements and processes, assembly drawings, auxiliary projections, axonometric projections, and oblique projections. Mahasiswa mampu menerapkan konsep-konsep berikut: pendahuluan, latihan dengan alat gambar, proyeksi ortografi sederhana, proyeksi isometrik sederhana, Konstruksi geometri, latihan membuat sketsa, proyeksi ortografi, syarat dan proses bengkel, gambar rakitan, proyeksi bantu, proyeksi aksonometri, dan miring proyeksi.
Mata kuliah Praktik Desain Berbantuan Komputer (Computer-Aided Design/CAD) bertujuan untuk memberikan keterampilan praktis dalam penggunaan perangkat lunak CAD untuk merancang komponen teknik dan pesawat terbang. Mahasiswa akan belajar tentang teknik menggambar dan pemodelan tiga dimensi, serta bagaimana menerapkan desain CAD dalam berbagai aplikasi teknik, termasuk desain struktur pesawat, sistem mekanik, dan elemen mesin.
Berikut bahan kajian yang bisa digunakan untuk menyusun mata kuliah Praktik Desain Berbantuan Komputer:
Introduction
– Purpose of technical drawing.
– Care and use of drawing instruments.
– Standard paper sizes, blocks, conventions for lines, and dimensions.

Practice with drawing instruments
– Lettering
– Simple geometric constructions
– Layout of patterns with metric or inch dimensions.

Simple orthographic projections
– Orthographic conventions
– Practice in first angle projections
– Practice in third angle projections

Simple isometric projections
– Isometric conventions
– Practice in making workshop sketches

Geometric construction
– Constructions involving lines and angles, circles and conic sections. – Geometric projections.

Practice in sketching
– Proportioning
Orthographic sketching
– Pictorial sketching

Orthographic projection
– Rules, determination of number of views, notation and representations, layout of three-view drawings, computation of weights.
– Sectional views, standard symbols for sections and materials.
– Dimensioning.
– Representation of machine elements, threads, bolts, nuts, rivets, etc. – Exercises incorporating standard conventions.

Shop terms and processes
– Relationship between drawing and manufacturing processes.
– Drawings for castings, forgings, machined parts, sheet metal parts, and welded constructions.
– Practices as appropriate to particular course.

Assembly drawing
– Layout drawing
– Assemblies, erection and installation changeability, tolerances, fits and surfaces, tolerancing of form and position.
– Surface finish, finish marks and specification. – Checking drawings

Auxiliary projections
– Notation and relationship of auxiliary planes.
– Layout of drawing with one auxiliary view.
– Layout of drawing with two auxiliary views.

Axonometric projection
– Isometric projections, dimetric and trimetric projections.
– Theory of axonometric projections.

Oblique projection
– Theory
– Cavalier projection – Cabinet projection

Circuit layout
– Convention for electrical and radio components.
– Standard symbols for theoretical circuits and wiring diagrams.

Exercises in blueprint reading – Interpretation of blueprint data.
– Check for consistency

Exercises in engineering design
– To be selected by the instructor in accordance with the nature of the particular course and the type of work that the student will undertake in the future.

2 8 TD24017 Manajemen Pemeliharaan Students are able to understand the following concepts: air transport operations, approved maintenance organizations (AMO), use of artificial intelligence in analysis and problem-solving processes. Mahasiswa mampu memahami konsep-konsep berikut: operasi transportasi udara, organisasi pemeliharaan yang disetujui (AMO), penggunaan kecerdasan buatan dalam proses analisis dan pemecahan masalah.
Mata kuliah Manajemen Pemeliharaan berfokus pada konsep, strategi, dan metode manajemen pemeliharaan di berbagai industri, khususnya dalam bidang kedirgantaraan. Tujuan utama dari mata kuliah ini adalah untuk memastikan bahwa semua aset, peralatan, dan sistem yang ada dalam operasi penerbangan dapat berfungsi secara optimal dengan biaya yang efisien dan memenuhi standar keselamatan. Mahasiswa akan mempelajari prinsip-prinsip perencanaan, pengendalian, dan pelaksanaan kegiatan pemeliharaan serta teknologi terbaru dalam pemeliharaan berbasis kondisi.
Berikut bahan kajian yang dapat digunakan dalam menyusun mata kuliah Manajemen Pemeliharaan:
Air Transport Operations
– Brief historical review of commercial aviation.
– Outline of major factors in airline organization and economics – Description of route network of State concerned.

Approved maintenance organizations (AMOs)
– Concept of a corporate body, its legal responsibilities and organizational structure.
– Group of persons nominated as being responsible for ensuring compliance with approval requirements.
– Establishment of the competence of personnel and training of persons signing maintenance release.
– Issue of terms of approval by the State.
– AMO procedures and procedure manual.
– AMO quality assurance or inspection system.
– AMO facilities, tools, equipment and working environment.
– AMO storage facilities and procedures.
– Access to necessary technical data.
– Record-keeping and records procedures, and issue of a maintenance release.

Using artificial intelligence in the analysis and problem solving process

2 9 TD24018 Perangkat Keras Pesawat Terbang Students will be able to understand the following concepts: screw threads, bolts, studs, screws and fasteners, fits and clearances, electrical cables and connectors (as applicable to mechanical AME), aircraft fasteners, pipes and fittings, springs, bearings, gears, transmission systems, and cables and wires used in aircraft. Mahasiswa mampu memahami konsep-konsep berikut: ulir sekrup, baut, stud, sekrup dan pengencang, kesesuaian dan jarak bebas, kabel dan konektor listrik (sebagaimana berlaku pada AME mekanis), pengencang pesawat, pipa dan sambungan, pegas, bantalan, roda gigi, sistem transmisi, dan kabel serta kabel yang digunakan di pesawat terbang.
Mata kuliah Perangkat Keras Pesawat Terbang berfokus pada pengenalan, analisis, dan aplikasi berbagai komponen perangkat keras yang digunakan dalam konstruksi dan operasi pesawat terbang. Mahasiswa akan mempelajari bagian-bagian penting dari pesawat, termasuk sistem mekanik, elektronik, dan hidraulik yang berperan dalam performa, keselamatan, dan keandalan penerbangan. Mata kuliah ini juga mencakup pemahaman tentang material dan teknik yang digunakan dalam pembuatan serta pemeliharaan komponen tersebut.
Berikut adalah bahan kajian untuk mata kuliah Perangkat Keras Pesawat Terbang:
Screw threads
– Screw nomenclature.
– Thread forms, dimensions and tolerances for standard threads used in aircraft.
– Measuring screw threads.

Bolts, studs, screws and fasteners
– Bolt types: specification, identification and marking of aircraft bolts, Society of Automotive Engineers (SAE) and metric.
– Nuts: self-locking, anchor, and standard types.
– Machine screws: aircraft specifications.
– Studs: types and uses, insertion and removal.
– Woodscrews, cotter pins, dowels, self-tapping screws and nuts.
– Locking devices: tab and spring washers, locking plates, split pins, palnuts, wire locking, quick release fasteners, keys and circlips.

Fits and clearances
– Allowances and tolerances, drill sizes for bolt holes, and classes of fits.
– Common system of fits and clearances.
– Schedule of fits and clearances for aircraft and engines.
– Limits for bow, twist and wear.
– Standard methods for checking shafts, bearings and other parts.

Electrical cables and connectors (as applicable to a mechanical AME)
– Electrical connector: identification, codes, shape, locking pins, removal, insertion, crimping and soldering.
– Electric cables: types, sizes, gauges, insulation, properties application, temperature ranges, numbering and identification.
– Coaxial cables, high and low tension cables and precautions when attaching them.
– Crimping, terminal ends, splices, wire grip, insulation grip, diamond grip, tools, colour codes, crimp insulation dimple codes tool testing, millivolt drop test, and go/no-go gauges.

Aircraft fasteners
– Types of riveted joints, rivet spacing, and pitch.
– Types of solid rivets: specifications and identification.
– Types of hollow rivets: cherry, pop, chobert, avdel and semi-pierced.
– Tools used for riveting and dimpling.
– Inspection of rivets.

Pipes and unions
– Identification of types of rigid and flexible pipes and their connectors that are used in aircraft.
– Bending and belling/flaring aircraft pipes.
– Standard unions for aircraft hydraulic, fuel, oil, pneumatic and air system pipes.
– Inspection and testing of aircraft pipes and hoses.

Springs
– Types of springs, materials, applications, limitations, inspection and testing. ”

Bearings
– Purpose of bearings, loads, material, construction and application.
– Types of bearing: plain, ball, roller, needle, self-aligning and air bearing.
– Testing, cleaning and inspection of bearings.
– Lubrication requirements of bearings.
– Defects in bearings and their causes: brinelling, burnishing, galling, spalling, abrasion, burning, burring, chafing, chipping, corrosion, fretting, gouging, grooving, cutting, inclusions; nicks, peening, pitting and scoring.

Gears
– Gear types: spur, helical, bevel, hypoid, worm, planetary, differential, sector, rack and pinion.
– Gear ratios, reduction and multiplication gear systems, driven and driving gears, idler gears, and mesh patterns.
– Inspection of gears, backlash and lubrication.

Transmission systems
– Belts and pulleys, Bowden cables, and chains and sprockets.
– Aircraft flexible control systems.
– Screw jacks, lever devices, and push-pull rod systems.

Cables and wires used in aircraft
– Standard wire gauges: British, American and metric.
– Types of wire used on aircraft and specification for aircraft wire ropes.
– Splicing and swaging of end fittings and types of end fittings.
– Turnbuckles and standard tensioning devices, pulleys and cable system components.
– Inspection and testing of flying control cables.

2 10 TD24019 Praktik Perangkat Keras Pesawat Terbang Students are able to apply the following concepts: screw threads, bolts, studs, screws and fasteners, fits and clearances, electrical cables and connectors (as applicable to mechanical AME), aircraft fasteners, pipes and fittings, springs, bearings, gears, transmission systems, and cables and wires used in aircraft. Mahasiswa mampu menerapkan konsep-konsep berikut: ulir sekrup, baut, stud, sekrup dan pengencang, kesesuaian dan jarak bebas, kabel dan konektor listrik (sebagaimana berlaku pada AME mekanis), pengencang pesawat, pipa dan sambungan, pegas, bantalan, roda gigi, sistem transmisi, dan kabel serta kabel yang digunakan di pesawat terbang.
Mata kuliah Praktik Perangkat Keras Pesawat Terbang berfokus pada aplikasi praktis dari konsep-konsep teoretis yang dipelajari dalam mata kuliah Perangkat Keras Pesawat Terbang. Mahasiswa akan terlibat langsung dalam inspeksi, pemeliharaan, serta perakitan komponen perangkat keras pesawat terbang, dengan penekanan pada prosedur keselamatan dan penggunaan peralatan yang sesuai. Mata kuliah ini bertujuan untuk memberikan pengalaman langsung kepada mahasiswa dalam menangani berbagai komponen mekanis, hidraulik, dan elektronik yang terdapat pada pesawat.
Berikut adalah bahan kajian untuk Praktik Perangkat Keras Pesawat Terbang:
Screw threads
– Screw nomenclature.
– Thread forms, dimensions and tolerances for standard threads used in aircraft.
– Measuring screw threads.

Bolts, studs, screws and fasteners
– Bolt types: specification, identification and marking of aircraft bolts, Society of Automotive Engineers (SAE) and metric.
– Nuts: self-locking, anchor, and standard types.
– Machine screws: aircraft specifications.
– Studs: types and uses, insertion and removal.
– Woodscrews, cotter pins, dowels, self-tapping screws and nuts.
– Locking devices: tab and spring washers, locking plates, split pins, palnuts, wire locking, quick release fasteners, keys and circlips.

Fits and clearances
– Allowances and tolerances, drill sizes for bolt holes, and classes of fits.
– Common system of fits and clearances.
– Schedule of fits and clearances for aircraft and engines.
– Limits for bow, twist and wear.
– Standard methods for checking shafts, bearings and other parts.

Electrical cables and connectors (as applicable to a mechanical AME)
– Electrical connector: identification, codes, shape, locking pins, removal, insertion, crimping and soldering.
– Electric cables: types, sizes, gauges, insulation, properties application, temperature ranges, numbering and identification.
– Coaxial cables, high and low tension cables and precautions when attaching them.
– Crimping, terminal ends, splices, wire grip, insulation grip, diamond grip, tools, colour codes, crimp insulation dimple codes tool testing, millivolt drop test, and go/no-go gauges.

Aircraft fasteners
– Types of riveted joints, rivet spacing, and pitch.
– Types of solid rivets: specifications and identification.
– Types of hollow rivets: cherry, pop, chobert, avdel and semi-pierced.
– Tools used for riveting and dimpling.
– Inspection of rivets.

Pipes and unions
– Identification of types of rigid and flexible pipes and their connectors that are used in aircraft.
– Bending and belling/flaring aircraft pipes.
– Standard unions for aircraft hydraulic, fuel, oil, pneumatic and air system pipes.
– Inspection and testing of aircraft pipes and hoses.

Springs
– Types of springs, materials, applications, limitations, inspection and testing. ”

Bearings
– Purpose of bearings, loads, material, construction and application.
– Types of bearing: plain, ball, roller, needle, self-aligning and air bearing.
– Testing, cleaning and inspection of bearings.
– Lubrication requirements of bearings.
– Defects in bearings and their causes: brinelling, burnishing, galling, spalling, abrasion, burning, burring, chafing, chipping, corrosion, fretting, gouging, grooving, cutting, inclusions; nicks, peening, pitting and scoring.

Gears
– Gear types: spur, helical, bevel, hypoid, worm, planetary, differential, sector, rack and pinion.
– Gear ratios, reduction and multiplication gear systems, driven and driving gears, idler gears, and mesh patterns.
– Inspection of gears, backlash and lubrication.

Transmission systems
– Belts and pulleys, Bowden cables, and chains and sprockets.
– Aircraft flexible control systems.
– Screw jacks, lever devices, and push-pull rod systems.

Cables and wires used in aircraft
– Standard wire gauges: British, American and metric.
– Types of wire used on aircraft and specification for aircraft wire ropes.
– Splicing and swaging of end fittings and types of end fittings.
– Turnbuckles and standard tensioning devices, pulleys and cable system components.
– Inspection and testing of flying control cables.

3 1 TD24020 Aerodinamika Students are able to understand the following concepts: aerodynamic physics, airflow, aerofoil, flight conditions, flight stability, flight control, and high-speed flight. Mahasiswa mampu memahami konsep-konsep berikut: fisika aerodinamis, aliran udara, aerofoil, kondisi penerbangan, stabilitas penerbangan, kontrol penerbangan, dan penerbangan kecepatan tinggi.
Mata kuliah Aerodinamika berfokus pada studi aliran udara dan gaya-gaya yang bekerja pada pesawat terbang dan objek terbang lainnya saat berada dalam aliran udara. Mata kuliah ini mencakup prinsip-prinsip dasar aerodinamika, hukum-hukum fisika yang mempengaruhi aliran udara, serta aplikasi teori tersebut dalam desain dan performa pesawat terbang.
Berikut adalah bahan kajian yang dapat digunakan dalam menyusun mata kuliah Aerodinamika:
Aerodynamic physics
– Application of International Standard Atmosphere (ISA) to aerodynamics
– Newton’s Laws of Motion
– Boyle’s Law
– Charles’ Law
– General Gas Laws
– Archimedes Principle – Bernoulli’s Theorem.
– Dalton’s Law

Airflow
– Airflow in relation to a body at rest and in motion
– Boundary layer: laminar and turbulent flow, free stream flow, relative airflow, upwash and downwash, vortices and stagnation.
– Effect of ice on an aircraft

Aerofoils
– Understanding of the following terms :
• Camber
• Chord
• Mean aerodynamic chord
• Parastic drag
• Induced drag
• Centre of pressure.
• Angle of attack
• Angle of incidence
• Wash in and wash out.
• Fineness ratio
• Wing shape
• Aspect ratio
– Relationship between lift, weight, thrust and drag.

Conditions of flight
– Understanding of the following terms:
• wing loading
• centrifugal force
• centripetal force
• gravitational force
• sideslip
• skidding
• stall
• centre of gravity
– Effects on wing loading and stalling speed due to changes in wing area, angle of bank, angle of attack, and mass.
– Relationship between ground speed (GS), true air speed (TAS) and indicated air speed (IAS).

Flight stability
– Understanding of the following terms:
• Dihedral
• longitudinal dihedral
• anhedral
• sweepback
• taper
• torque effect
• slipstream
• gyroscopic effect
• asymmetric power/thrust
• longitudinal stability
• lateral stability
• directional stability
• flutter
• Dutch roll
• pitch up

Flight controls
– Operation and effect of roll control: ailerons and spoilers pitch control; elevators, stabilators, variable incidence stabilizers and canards yaw control; rudders including rudder throw limiters.
– Control about two axes, elevons, and ruddervators.
– High lift devices, slots, slats, and flaps (including leading edge flaps).
– Drag inducing devices, spoilers, lift dumpers, and speed brakes.
– Boundary layer control using wing fences, saw-tooth leading edges, vortex generators, stall wedges or leading edge spoilers.
– Operation and effect of trim tabs, balance (lagging) and anti-balance (leading) tabs, servo tabs, spring tabs, bob weights, control surface bias, and aerodynamic balance panels.
– Understanding of aerodynamic balance.
– Power-boosted and power-operated controls: purpose, layouts, power supplies, artificial feel devices, instal- lation, adjustments and testing.
– Fly-by-wire systems (FBW) (both digital and analogue), full FBW system and FBW with manual reversion.

High speed flight
– Understanding of the following terms and of the factors which affect them:
• speed of sound
• subsonic flight
• transonic flight
• supersonic flight
• mach number
• critical mach number
• mach cone
• compressibility
• shock wave (oblique and normal)
• expansion waves
• shock-induced stall
• shock-induced drag
• aerodynamic heating
• area rule
– Factors affecting airflow in engine intakes of high- speed aircraft.
– Effects of sweepback and fineness ratio on critical Mach number.
– Control problems encountered and methods to overcome them in transonic and supersonic flight.

3 2 TD24021 Praktik Aerodinamika Students are able to apply the following concepts: aerodynamic physics, airflow, aerofoil, flight conditions, flight stability, flight control, high speed flight and mini projects. Mahasiswa mampu menerapkan konsep-konsep berikut: fisika aerodinamis, aliran udara, aerofoil, kondisi penerbangan, stabilitas penerbangan, kontrol penerbangan, penerbangan kecepatan tinggi dan proyek mini.
Mata kuliah Praktik Aerodinamika memberikan pengalaman langsung dalam menerapkan teori-teori aerodinamika yang telah dipelajari dalam mata kuliah teori. Praktik ini melibatkan penggunaan alat pengujian, eksperimen, serta teknik simulasi untuk mengukur dan menganalisis performa aerodinamika berbagai komponen pesawat terbang.
Berikut adalah bahan kajian dan aktivitas yang dapat digunakan dalam mata kuliah Praktik Aerodinamika:
Aerodynamic physics
– Application of International Standard Atmosphere (ISA) to aerodynamics
– Newton’s Laws of Motion
– Boyle’s Law
– Charles’ Law
– General Gas Laws
– Archimedes Principle – Bernoulli’s Theorem.
– Dalton’s Law

Airflow
– Airflow in relation to a body at rest and in motion
– Boundary layer: laminar and turbulent flow, free stream flow, relative airflow, upwash and downwash, vortices and stagnation.
– Effect of ice on an aircraft

Aerofoils
– Understanding of the following terms :
• Camber
• Chord
• Mean aerodynamic chord
• Parastic drag
• Induced drag
• Centre of pressure.
• Angle of attack
• Angle of incidence
• Wash in and wash out.
• Fineness ratio
• Wing shape
• Aspect ratio
– Relationship between lift, weight, thrust and drag.

Conditions of flight
– Understanding of the following terms:
• wing loading
• centrifugal force
• centripetal force
• gravitational force
• sideslip
• skidding
• stall
• centre of gravity
– Effects on wing loading and stalling speed due to changes in wing area, angle of bank, angle of attack, and mass.
– Relationship between ground speed (GS), true air speed (TAS) and indicated air speed (IAS).

Flight stability
– Understanding of the following terms:
• Dihedral
• longitudinal dihedral
• anhedral
• sweepback
• taper
• torque effect
• slipstream
• gyroscopic effect
• asymmetric power/thrust
• longitudinal stability
• lateral stability
• directional stability
• flutter
• Dutch roll
• pitch up

Flight controls
– Operation and effect of roll control: ailerons and spoilers pitch control; elevators, stabilators, variable incidence stabilizers and canards yaw control; rudders including rudder throw limiters.
– Control about two axes, elevons, and ruddervators.
– High lift devices, slots, slats, and flaps (including leading edge flaps).
– Drag inducing devices, spoilers, lift dumpers, and speed brakes.
– Boundary layer control using wing fences, saw-tooth leading edges, vortex generators, stall wedges or leading edge spoilers.
– Operation and effect of trim tabs, balance (lagging) and anti-balance (leading) tabs, servo tabs, spring tabs, bob weights, control surface bias, and aerodynamic balance panels.
– Understanding of aerodynamic balance.
– Power-boosted and power-operated controls: purpose, layouts, power supplies, artificial feel devices, instal- lation, adjustments and testing.
– Fly-by-wire systems (FBW) (both digital and analogue), full FBW system and FBW with manual reversion.

High speed flight
– Understanding of the following terms and of the factors which affect them:
• speed of sound
• subsonic flight
• transonic flight
• supersonic flight
• mach number
• critical mach number
• mach cone
• compressibility
• shock wave (oblique and normal)
• expansion waves
• shock-induced stall
• shock-induced drag
• aerodynamic heating
• area rule
– Factors affecting airflow in engine intakes of high- speed aircraft.
– Effects of sweepback and fineness ratio on critical Mach number.
– Control problems encountered and methods to overcome them in transonic and supersonic flight.

Mini Project
– Preparation
– Planning
– Assembly/manufacture
– Testing
– Report

3 3 TD24087 Kalkulus I Students are able to understand the following concepts: differential calculus and an introduction to integrals, real numbers, inequalities, absolute values, and various types of functions; derivatives of algebraic, trigonometric, implicit, and inverse functions; function graph analysis (intervals of increase/decrease, concavity, extreme/stationary points); and definite integrals. Mahasiswa mampu memahami konsep-konsep berikut: Mahasiswa mampu memahami dan menerapkan konsep Diferensial & Pengantar Integral, bilangan riil, pertidaksamaan, nilai mutlak, serta berbagai jenis fungsi, turunan fungsi aljabar, trigonometri, implisit, invers, analisis grafik fungsi (interval naik/turun, kecekungan, titik ekstrim/stasioner) dan integral tentu
Mata kuliah Kalkulus I membahas konsep dasar kalkulus sebagai landasan analisis matematis lanjutan.
Bahan kajian:
– diferensial & pengantar Integral,
– bilangan riil,
– pertidaksamaan,
– nilai mutlak,
– berbagai jenis fungsi,
– turunan fungsi aljabar,
– trigonometri,
– implisit,
– invers,
– analisis grafik fungsi (interval naik/turun, kecekungan, titik ekstrim/stasioner), dan
– integral tentu
3 4 TD24088 Fisika Lanjut I Students are able to understand the following concepts: the motion of systems of particles and rigid bodies using advanced mathematical formulations such as Lagrangian/Hamiltonian mechanics; wave equations, superposition, and physical optics phenomena; and Maxwell’s equations, electric and magnetic field equations, and electromagnetic wave radiation. Mahasiswa mampu memahami konsep-konsep berikut: gerak sistem partikel dan benda tegar menggunakan formulasi matematika tingkat lanjut seperti mekanika Lagrangian/Hamiltonian, persamaan gelombang, superposisi, dan fenomena optik fisis, hukum Maxwell, persamaan medan listrik, magnet, serta radiasi gelombang elektromagnetik.
Mata kuliah Fisika Lanjut I mengkaji dinamika sistem partikel dan fenomena elektromagnetik sebagai dasar fisika modern.
Bahan kajian:
– gerak sistem partikel dan benda tegar,
– mekanika Lagrangian/Hamiltonian,
– persamaan gelombang,
– superposisi,
– fenomena optik fisis,
– hukum Maxwell,
– persamaan medan listrik,
– magnet,
– radiasi gelombang elektromagnetik.
3 5 TD24024 Material Pesawat Terbang Students are able to understand the following concepts: ferrous, non-ferrous, composite/non-metallic, corrosion, aircraft corrosion control, non-destructive testing (NDT)/non-destructive inspection (NDI). Mahasiswa mampu memahami konsep-konsep berikut: ferrous, non-ferrous, komposit/non-logam, korosi, pengendalian korosi pesawat terbang, pengujian non-destruktif (NDT)/inspeksi non-destruktif (NDI).
Mata kuliah Material Pesawat Terbang berfokus pada jenis dan sifat material yang digunakan dalam desain dan konstruksi pesawat terbang. Pemilihan material yang tepat sangat penting untuk memastikan kinerja, keamanan, dan efisiensi pesawat.
Berikut adalah bahan kajian dan aktivitas untuk mata kuliah Material Pesawat Terbang:
Aircraft materials: Ferrous
– Iron and steel production, strength, and melting points.
– Characteristics of low, medium and high carbon steels.
– Identification of common steels used in aircraft by SAE number.
– Characteristics of various alloy steels.
– Heat treatment, properties and application of carbon/alloy steels.
– Testing of ferrous materials for hardness, tens il e strength, fatigue strength and impact resistance.
– Electrical/magnetic properties of the material.

Aircraft materials: Non-ferrous
– Aluminum, magnesium, brass, bronze, copper, lead, tin, zinc and titanium:
production, weight, strength, melting points, heat treatment, anodic treatment, plating, appli- cations and limitations.
– Common alloying elements for magnesium and aluminum and the effect on the base metal.
– Identification of heat treatment of aluminum alloys by code number.
– Testing of non-ferrous metal for hardness, tensile strength, fatigue strength and impact resistance.
– Electrical/magnetic properties of the material.

Aircraft materials: Composite/Non-metallic
– Wood: types, specifications, plywoods, damage/failure mode, environmental contamination, disease, joining, cutting, grain, protection, sealing, application and uses.
– Identification of composite materials commonly used in non-structural aircraft applications: glass, carbon, and kevlar fibres.
– Standard weaves used in fibre mats and properties of fibre elements.
– Resin matrixes and their properties.
– Core material used in sandwich-type construction.
– Defects in non-structural composite material; its detec- tion and rectification.
– Repair of laminates and fibre reinforced plastics, tools, testing, and vacuum processes.
– Plastics, transparent materials, acrylics, glass and wood.
– Sealants, bonding agents, rubbers, synthetic rubbers, characteristics, handling precautions, vulcanizing and inspection.
– Electrical properties of the material.
– Fabric covering, dopes, thinners, paints, cements, stitching, nails, tapes, patches, zips, and inspection panels.

Corrosion
– Formation by galvanic action process, microbial and stress.
– Types of corrosion: surface, intergranular, pitting, filiform and exfoliation.
– Causes of corrosion: dissimilar metals, heat treatment, welding, fretting and stress.
– Material types susceptibility to corrosion.
– Identification of corrosion types, forms and effect.

Aircraft corrosion control
– Methods of corrosion removal from common aircraft metals.
– Corrosion protection treatment methods: chemical, sacrificial and mechanical.
– Mercury contamination of aircraft structure, removal, protection and precautions.

Non-destructive testing (NDT)/Non-destructive inspection (NDI)
– Dye/chemical penetrant method: water washable, post- emulsifiable and solvent removable.
– Magnetic particle, eddy current, conductivity and ultrasonic.
– Radiographic X-ray/gamma ray.
– Use of ultraviolet light with fluorescent dyes.
– Methods for testing, castings, forgings, extrusions, welds aircraft and engine components.
– Visual probes and eyeglass equipment.

3 6 TD24025 Praktik Material Pesawat Terbang Students are able to apply the following concepts: ferrous, non-ferrous, composite/non-metallic, corrosion, aircraft corrosion control, non-destructive testing (NDT)/non-destructive inspection (NDI). Mahasiswa mampu menerapkan konsep-konsep berikut: ferrous, non-ferrous, komposit/non-logam, korosi, pengendalian korosi pesawat terbang, pengujian non-destruktif (NDT)/inspeksi non-destruktif (NDI).
Mata kuliah Praktik Material Pesawat Terbang memberikan pengalaman langsung dalam mengidentifikasi, menguji, dan menerapkan material yang digunakan dalam desain dan konstruksi pesawat terbang. Praktik ini mencakup penggunaan peralatan laboratorium, teknik pengujian, dan analisis material untuk memahami sifat dan aplikasi material dalam konteks penerbangan.
Berikut adalah bahan kajian dan aktivitas untuk mata kuliah Praktik Material Pesawat Terbang:
Aircraft materials: Ferrous
– Iron and steel production, strength, and melting points.
– Characteristics of low, medium and high carbon steels.
– Identification of common steels used in aircraft by SAE number.
– Characteristics of various alloy steels.
– Heat treatment, properties and application of carbon/alloy steels.
– Testing of ferrous materials for hardness, tens il e strength, fatigue strength and impact resistance.
– Electrical/magnetic properties of the material.

Aircraft materials: Non-ferrous
– Aluminum, magnesium, brass, bronze, copper, lead, tin, zinc and titanium:
production, weight, strength, melting points, heat treatment, anodic treatment, plating, appli- cations and limitations.
– Common alloying elements for magnesium and aluminum and the effect on the base metal.
– Identification of heat treatment of aluminum alloys by code number.
– Testing of non-ferrous metal for hardness, tensile strength, fatigue strength and impact resistance.
– Electrical/magnetic properties of the material.

Aircraft materials: Composite/Non-metallic
– Wood: types, specifications, plywoods, damage/failure mode, environmental contamination, disease, joining, cutting, grain, protection, sealing, application and uses.
– Identification of composite materials commonly used in non-structural aircraft applications: glass, carbon, and kevlar fibres.
– Standard weaves used in fibre mats and properties of fibre elements.
– Resin matrixes and their properties.
– Core material used in sandwich-type construction.
– Defects in non-structural composite material; its detec- tion and rectification.
– Repair of laminates and fibre reinforced plastics, tools, testing, and vacuum processes.
– Plastics, transparent materials, acrylics, glass and wood.
– Sealants, bonding agents, rubbers, synthetic rubbers, characteristics, handling precautions, vulcanizing and inspection.
– Electrical properties of the material.
– Fabric covering, dopes, thinners, paints, cements, stitching, nails, tapes, patches, zips, and inspection panels.

Corrosion
– Formation by galvanic action process, microbial and stress.
– Types of corrosion: surface, intergranular, pitting, filiform and exfoliation.
– Causes of corrosion: dissimilar metals, heat treatment, welding, fretting and stress.
– Material types susceptibility to corrosion.
– Identification of corrosion types, forms and effect.

Aircraft corrosion control
– Methods of corrosion removal from common aircraft metals.
– Corrosion protection treatment methods: chemical, sacrificial and mechanical.
– Mercury contamination of aircraft structure, removal, protection and precautions.

Non-destructive testing (NDT)/Non-destructive inspection (NDI)
– Dye/chemical penetrant method: water washable, post- emulsifiable and solvent removable.
– Magnetic particle, eddy current, conductivity and ultrasonic.
– Radiographic X-ray/gamma ray.
– Use of ultraviolet light with fluorescent dyes.
– Methods for testing, castings, forgings, extrusions, welds aircraft and engine components.
– Visual probes and eyeglass equipment.

3 8 TD24027 Dasar Kelistrikan Students will be able to understand and apply basic electrical principles in the design and analysis of electrical circuits.
Students will be able to use microcontrollers for practical applications, including programming and integration with electronic components.
Students will be able to design and simulate simple electronic and digital circuits using simulation software.
Students will be able to carry out practical projects involving microcontrollers, including system design, implementation, and debugging.
Students will be able to perform measurements and calibrate instruments and sensors to ensure accurate system performance.
Mahasiswa mampu memahami dan menerapkan prinsip dasar kelistrikan dalam desain dan analisis rangkaian listrik.
Mahasiswa dapat menggunakan mikrokontroler untuk aplikasi praktis, termasuk pemrograman dan integrasi dengan komponen elektronik.
Mahasiswa mampu merancang dan mensimulasikan rangkaian elektronik dan digital sederhana menggunakan perangkat lunak simulasi.
Mahasiswa dapat melaksanakan proyek praktis yang melibatkan mikrokontroler, termasuk desain, implementasi, dan debugging sistem.
Mahasiswa dapat melakukan pengukuran dan kalibrasi alat serta sensor untuk memastikan kinerja sistem yang akurat.
Mata kuliah Dasar Kelistrikan dan Mikrokontroler memberikan pemahaman fundamental tentang prinsip kelistrikan dan aplikasi mikrokontroler dalam sistem elektronika. Ini mencakup teori dasar kelistrikan, komponen elektronik, serta penggunaan mikrokontroler untuk aplikasi praktis.
Berikut adalah bahan kajian dan aktivitas untuk mata kuliah Dasar Kelistrikan dan Mikrokontroler:
Basic electricity
– Use of electricity in aircraft.
– Elementary electrical physics: types of electricity.
– Units: amps, ohms, volts, watts, and Ohm’s Law.
– Mechanical and chemical methods of producing electricity.

Microcontroller
– Understanding microcontrollers
– Microcontroller architecture
– Instruction set device
– Minimum microcontroller system
– Interface system
– Basic programming and simple applications of microcontroller systems

Mini Project Praktik Microcontroller
– Preparation
– Planning
– Assembly/manufacture
– Testing
– Report

3 9 TD24028 Praktik Dasar Kelistrikan Students will be able to build and test basic electrical circuits using electronic components and measuring instruments.
Students will be able to program microcontrollers and implement simple applications using appropriate software and hardware.
Students will be able to interface microcontrollers with various electronic components and apply basic electrical concepts in practice.
Students will be able to analyze and debug electrical circuits and microcontroller programs to ensure optimal performance.
Students will be able to design, implement, and document microcontroller-based projects and present their results clearly.
Mahasiswa mampu membangun dan menguji rangkaian listrik dasar menggunakan komponen elektronik dan alat ukur.
Mahasiswa dapat memprogram mikrokontroler dan mengimplementasikan aplikasi sederhana menggunakan perangkat lunak dan perangkat keras yang sesuai.
Mahasiswa mampu menghubungkan mikrokontroler dengan berbagai komponen elektronik dan menerapkan konsep dasar kelistrikan dalam praktik.
Mahasiswa dapat melakukan analisis dan debugging rangkaian listrik serta program mikrokontroler untuk memastikan kinerja yang optimal.
Mahasiswa dapat merancang, mengimplementasikan, dan mendokumentasikan proyek berbasis mikrokontroler serta mempresentasikan hasil praktik dengan jelas.
Mata kuliah Praktik Dasar Kelistrikan dan Mikrokontroler memberikan pengalaman langsung dalam menerapkan konsep-konsep dasar kelistrikan dan pemrograman mikrokontroler. Praktik ini bertujuan untuk mengembangkan keterampilan praktis dalam merancang, menguji, dan memprogram sistem elektronik menggunakan mikrokontroler.
Berikut adalah bahan kajian dan aktivitas untuk mata kuliah Praktik Dasar Kelistrikan dan Mikrokontroler:
Basic electricity
– Use of electricity in aircraft.
– Elementary electrical physics: types of electricity.
– Units: amps, ohms, volts, watts, and Ohm’s Law.
– Mechanical and chemical methods of producing electricity.

Microcontroller
– Understanding microcontrollers
– Microcontroller architecture
– Instruction set device
– Minimum microcontroller system
– Interface system
– Basic programming and simple applications of microcontroller systems

Mini Project Praktik Microcontroller
– Preparation
– Planning
– Assembly/manufacture
– Testing
– Report

3 12 TD24031 Praktik Perkakas Pesawat Terbang Students will be able to use various types of aircraft tools correctly and effectively for maintenance and repair.
Students will be able to apply measurement, calibration, and maintenance techniques to ensure optimal accuracy and performance.
Students will be able to perform routine maintenance and repair damaged or worn tools in accordance with industry standards.
Students will be able to design and implement projects involving the use of tools in aircraft maintenance or repair tasks.
Students will be able to prepare comprehensive documentation and reports on tool use and maintenance, and present findings clearly.
Mahasiswa mampu menggunakan berbagai jenis perkakas pesawat terbang dengan benar dan efektif untuk perawatan dan perbaikan.
Mahasiswa dapat menerapkan teknik pengukuran, kalibrasi, dan pemeliharaan alat untuk memastikan akurasi dan kinerja yang optimal.
Mahasiswa mampu melakukan pemeliharaan rutin dan perbaikan perkakas yang rusak atau aus sesuai dengan standar industri.
Mahasiswa dapat merancang dan melaksanakan proyek yang melibatkan penggunaan perkakas dalam tugas perawatan atau perbaikan pesawat.
Mahasiswa dapat menyusun dokumentasi dan laporan yang komprehensif tentang penggunaan dan pemeliharaan perkakas, serta mempresentasikan temuan dengan jelas.
Mata kuliah Praktik Perkakas Pesawat Terbang fokus pada penggunaan dan pemeliharaan alat-alat dan perkakas yang digunakan dalam pemeliharaan dan perbaikan pesawat terbang. Praktik ini penting untuk memastikan bahwa teknisi dapat menggunakan peralatan dengan efektif dan memahami teknik-teknik yang diperlukan untuk menjaga kualitas dan keselamatan pesawat.
Berikut adalah bahan kajian dan aktivitas untuk mata kuliah Praktik Perkakas Pesawat Terbang:
General purpose tools
– Review of types of tools: hammers and mallets, screwdrivers, wrenches (spanners), torque wrenches, punches, pliers, clamps/vices/presses, hacksaws, snips/ nibblers, chisels, files, taps and dies, reamers, drill bits, thread gauges and crimping tools, grease guns, oil cans and lubrication methods. ”

General purpose power tools
– Electric and pneumatic powered saws, drills, grinders, sanders, routers, nibblers, rivet guns and heat guns. ”

Precision measuring tools
– Micrometers: metric/inch, vernier gauge, vernier calipers, surface table and accessories, marking out, dial test indicators, go/no-go gauges, combination sets, bore and depth gauges, steel rule, inside and outside calipers, slip gauges and feeler gauges.

3 13 TD24054 Probabilitas dan Statistik Students will be able to understand the basic concepts of probability and statistics, analyze data and interpret statistical results, and apply probabilistic methods to modeling and decision-making in aerospace engineering. Students are expected to be able to use statistical software to process data, work in teams to solve data-driven problems, and demonstrate professional ethics in processing and analyzing data that considers the accuracy and relevance of the results. Mahasiswa mampu memahami konsep dasar probabilitas dan statistika, kemampuan menganalisis data dan menginterpretasikan hasil statistik, serta penerapan metode probabilistik dalam pemodelan dan pengambilan keputusan di bidang teknik dirgantara. Mahasiswa diharapkan mampu menggunakan perangkat lunak statistik untuk mengolah data, bekerja dalam tim untuk memecahkan masalah berbasis data, dan menunjukkan etika profesional dalam mengolah dan menganalisis data yang mempertimbangkan keakuratan dan relevansi hasil.
Mata kuliah Probabilitas dan Statistik merupakan dasar untuk memahami dan menerapkan analisis data serta model probabilistik dalam berbagai aplikasi teknik, termasuk teknik dirgantara. Berikut adalah bahan kajian dan struktur yang bisa digunakan untuk menyusun mata kuliah ini:

1. Pengenalan Probabilitas:
Konsep Dasar Probabilitas:
Definisi dan hukum dasar probabilitas
Ruang sampel, kejadian, dan probabilitas kejadian
Teorema probabilitas (misalnya, hukum penjumlahan dan perkalian)
Probabilitas Bersyarat dan Teorema Bayes:
Konsep probabilitas bersyarat dan independensi
Teorema Bayes dan aplikasinya dalam analisis data
Distribusi Probabilitas Diskret:
Distribusi binomial, Poisson, dan distribusi geometrik
Fungsi massa probabilitas dan aplikasi dalam masalah teknik dirgantara
2. Distribusi Probabilitas Kontinu:
Distribusi Normal:
Karakteristik distribusi normal dan teorema limit sentral
Penggunaan distribusi normal dalam analisis data teknik dirgantara
Distribusi Eksponensial dan Gamma:
Karakteristik dan aplikasi distribusi eksponensial dan gamma
Penggunaan distribusi ini dalam model waktu dan reliabilitas
Distribusi Lain:
Distribusi t-Student, Chi-Square, dan F-distribution
Aplikasi distribusi ini dalam uji hipotesis dan analisis varians
3. Statistik Deskriptif:
Ukuran Pusat dan Penyebaran:
Mean, median, modus, varians, deviasi standar, dan koefisien variasi
Teknik penyajian data (tabel, histogram, box plot)
Pengukuran Keterkaitan:
Korelasi dan kovarians
Penggunaan diagram pencar untuk analisis hubungan antar variabel
4. Inferensi Statistik:
Pengujian Hipotesis:
Prosedur pengujian hipotesis (uji satu sampel, uji dua sampel, uji t)
Penentuan level signifikansi, p-value, dan kesalahan tipe I dan II
Estimasi Parameter:
Estimasi titik dan interval (misalnya, interval kepercayaan)
Metode estimasi (misalnya, estimasi maksimum likelihood)
Analisis Varians (ANOVA):
Konsep dan aplikasi ANOVA satu arah dan dua arah
Penggunaan ANOVA dalam perbandingan kelompok data
5. Regresi dan Korelasi:
Regresi Linier:
Model regresi linier sederhana dan berganda
Teknik estimasi koefisien regresi dan evaluasi model (R-squared, residual analysis)
Korelasi dan Causalitas:
Analisis korelasi dan interpretasi koefisien korelasi
Diskusi tentang hubungan korelasi dan kausalitas dalam konteks teknik dirgantara
6. Analisis Multivariat:
Analisis Komponen Utama (PCA):
Prinsip dasar PCA dan aplikasi untuk pengurangan dimensi
Penggunaan PCA dalam analisis data teknik dirgantara
Analisis Klaster:
Metode klastering (misalnya, k-means, hierarchical clustering)
Aplikasi klastering dalam pengelompokan data dan segmentasi
7. Probabilitas dan Statistik dalam Teknik Dirgantara:
Model Probabilistik dalam Teknik:
Penggunaan model probabilistik untuk prediksi dan analisis sistem pesawat
Teknik estimasi dan analisis reliabilitas komponen pesawat
Pengolahan Data Eksperimen:
Teknik statistik untuk analisis data eksperimen (misalnya, data penerbangan, uji material)
Interpretasi hasil eksperimen dan penerapan dalam desain dan pengujian pesawat
8. Teknik Statistik Lanjut:
Uji Non-parametrik:
Penggunaan uji non-parametrik (misalnya, uji Wilcoxon, uji Kruskal-Wallis)
Aplikasi uji non-parametrik dalam kasus data yang tidak memenuhi asumsi distribusi normal
Metode Bootstrap dan Resampling:
Teknik bootstrap untuk estimasi parameter dan pembuatan interval kepercayaan
Aplikasi resampling dalam analisis data teknik dirgantara
9. Software Statistik dan Analisis Data:
Penggunaan Software Statistik:
Penggunaan perangkat lunak statistik seperti R, Python (pandas, NumPy), atau SPSS untuk analisis data
Praktik menggunakan software untuk analisis statistik dan visualisasi data
Proyek Analisis Data:
Pengembangan proyek yang melibatkan pengumpulan, analisis, dan interpretasi data dengan menggunakan software statistik
10. Proyek Akhir dan Studi Kasus:
Desain Proyek:
Pengembangan proyek akhir yang melibatkan penerapan konsep probabilitas dan statistik dalam masalah teknik dirgantara
Contoh proyek: Analisis data penerbangan, model probabilistik untuk prediksi kegagalan komponen
Presentasi dan Evaluasi:
Presentasi hasil proyek kepada kelas atau dosen
Evaluasi proyek berdasarkan penerapan teknik statistik dan interpretasi hasil

3 14 TD24032 Pemikiran Desain Teknik Students will be able to understand and apply the engineering design process, from problem identification to solution implementation.
Students will be able to develop and evaluate design ideas based on design principles and performance criteria.
Students will be able to analyze and evaluate designs, including prototype testing and validation.
Students will be able to compile comprehensive design documentation and present design results clearly.
Students will be able to apply creative and innovative techniques in the design process to produce effective and efficient solutions.
Mahasiswa mampu memahami dan menerapkan proses desain teknik dari identifikasi masalah hingga implementasi solusi.
Mahasiswa dapat mengembangkan dan mengevaluasi ide desain berdasarkan prinsip-prinsip desain dan kriteria kinerja.
Mahasiswa mampu melakukan analisis dan evaluasi terhadap desain, termasuk pengujian dan validasi prototipe.
Mahasiswa dapat menyusun dokumentasi desain yang lengkap dan mempresentasikan hasil desain dengan jelas.
Mahasiswa dapat menerapkan teknik kreatif dan inovatif dalam proses desain untuk menghasilkan solusi yang efektif dan efisien.
Mata kuliah Pemikiran Desain Teknik berfokus pada proses dan metodologi desain teknik yang digunakan dalam rekayasa untuk menyelesaikan masalah dan menciptakan solusi inovatif. Ini melibatkan pemahaman prinsip-prinsip dasar desain, pengembangan ide, dan evaluasi solusi teknis.
Berikut adalah bahan kajian dan aktivitas untuk mata kuliah Pemikiran Desain Teknik:
Formulating Problems
Engineers take time to observe, infer and apply their breadth and depth of knowledge to thoughtfully frame a problem within the limits of available time, money, and resources.

Seeking Solutions
Engineers incorporate their personal experiences and intellect with empathy and understanding for all stakeholders to develop human-centered products or services.

Thriving in Uncertainty
The unknowns and limitations of a problem, especially “wicked problems”, offer engineers opportunities to be creative in developing innovative and practical solutions.

Collaborating Constantly
Engineering team members bring their own perspective and collective expertise together to scope problems and negotiate desirable, feasible and viable solutions to problems.

Prototyping Ideas
After generating ideas and gathering information about a problem, the rapid and rough creation of sketches and models (prototypes) inspire engineers to visualize options and inform possible solutions.

Iterating Options
Engineers test many versions of their prototypes as they develop, implement, and evaluate possible solutions – which over time improves their understanding of the problem.

Reflecting Frequently
Assessing and talking through iteration cycle outcomes allows engineers to simultaneously and repeatedly define and refine both their understanding of the problem and ideas for solutions.

Using artificial intelligence in the process of developing ideas

4 1 TD24089 Kalkulus II Students are able to understand the following concepts: various integration techniques such as substitution, integration by parts, partial fractions, trigonometric substitution, and improper integrals; the properties and derivatives/integrals of logarithmic, exponential, and hyperbolic functions; polar coordinate systems and parametric equations; the convergence of various types of sequences and infinite series; and power series, Taylor series, and Maclaurin series. Mahasiswa mampu memahami konsep-konsep berikut: berbagai teknik integral seperti substitusi, parsial, pecahan parsial, substitusi trigonometri, integral tak wajar, sifat serta turunan/integral fungsi logaritma, eksponen, hiperbolik, serta sistem koordinat kutub (polar) dan persamaan parametrik, kekonvergenan berbagai jenis barisan dan deret tak hingga, deret kuasa, deret Taylor, dan deret Maclaurin.
Mata kuliah Kalkulus II membahas teknik integral dan deret sebagai dasar analisis matematis lanjutan.
Bahan kajian:
– teknik integral seperti substitusi, parsial, pecahan parsial, substitusi trigonometri, integral tak wajar, sifat serta turunan/integral fungsi logaritma,
– eksponen,
– hiperbolik,
– sistem koordinat kutub (polar) dan persamaan parametrik,
– kekonvergenan berbagai jenis barisan dan deret tak hingga,
– deret kuasa, deret Taylor, dan deret Maclaurin.
4 2 TD24090 Fisika Lanjut II Students are able to understand the following concepts: orbital motion and the solar system, Kepler’s laws, central forces, general relativity, and Newton’s law of universal gravitation. Mahasiswa mampu memahami konsep-konsep berikut: gerakan orbit dan tata surya, Hukum Kepler, Gaya Sentral, Relativitas Umum, dan hukum gravitasi universal Newton
Mata kuliah Fisika Lanjut II mengkaji fenomena gravitasi dan dinamika benda langit dalam kerangka fisika modern.
Bahan kajian:
– gerakan orbit dan tata surya,
– hukum Kepler,
– gaya sentral,
– relativitas umum, dan
– hukum gravitasi universal Newton
4 3 TD24035 Sistem Kelistrikan Pesawat Terbang Students will be able to understand and explain the components and basic principles of aircraft electrical systems.
Students will be able to apply power distribution, control, and protection techniques to aircraft electrical systems.
Students will be able to manage lighting and instrumentation systems, including installation, maintenance, and calibration.
Students will be able to design, test, and analyze aircraft electrical systems through projects and case studies.
Students will be able to evaluate electrical system performance and apply a continuous improvement approach to improvement and innovation.
Mahasiswa mampu memahami dan menjelaskan komponen serta prinsip dasar sistem kelistrikan pesawat terbang.
Mahasiswa dapat menerapkan teknik distribusi daya, pengendalian, dan proteksi dalam sistem kelistrikan pesawat.
Mahasiswa mampu mengelola sistem penerangan dan instrumentasi, termasuk instalasi, pemeliharaan, dan kalibrasi.
Mahasiswa dapat merancang, menguji, dan menganalisis sistem kelistrikan pesawat melalui proyek dan studi kasus.
Mahasiswa dapat mengevaluasi kinerja sistem kelistrikan dan menerapkan pendekatan peningkatan berkelanjutan untuk perbaikan dan inovasi.
Mata kuliah Sistem Kelistrikan Pesawat Terbang berfokus pada desain, operasi, dan pemeliharaan sistem kelistrikan dalam pesawat terbang. Ini mencakup berbagai aspek seperti distribusi daya, sistem pengendalian, dan sistem proteksi untuk memastikan operasi yang aman dan efisien.
Berikut adalah bahan kajian dan aktivitas untuk mata kuliah Sistem Kelistrikan Pesawat Terbang:
Aircraft electrical systems
– Lead acid batteries: plate material, electrolyte, specific gravity, capacity and capacity testing, determination of state of charge, charging constant voltage/constant current, gassing, sulphation, temperature, hydrometer, and insulation and resistance (I/R) checks.
– Safety precautions when dealing with lead acid batteries.
– Neutralization of acid spills, cleaning and maintenance.
– Storage and shipping requirements.
– Environmental hazards associated with lead acid batteries.
– Separation of lead acid and nickel-cadmium battery: charging facilities, location, storage, components, chemicals and service equipment
– Nickel-cadmium batteries: plate material, electrolyte, capacity and capacity testing, determination of state of charge, gassing, charging constant current, cell imbalance/balance, cell voltage reversal, I/R checks deep cycle recovery, cell removal/replacement, and cell leak tests.
– Thermal runaway: cause and prevention, temperature indication/warning and control.
– Neutralization of electrolyte spills, cleaning and maintenance.
– Storage and shipping requirements.
– DC power supplies: generators construction, function and maintenance, and generator balancing.
– Voltage regulators: carbon pile, mechanical, electronic, cut-outs, reverse current relays, and circuit protection.
– Typical DC circuits, DC motors and actuators.
– AC power supplies : alternators (single phase and three phase), inventers (static and rotary), transformers, rectifiers, transformer rectifier units and protection devices.
– Alternator drives, constant speed devices, integrated drive generator systems, and data bus systems.
– Aircraft electrical wiring : cable spesifications, looms, identification, fuses, circuit brakers, current limiters, bonding and discharge of static.
– Logic gates, electrostatic devices handling and protection.
– Engine starter motors.
4 4 TD24036 Praktik Sistem Kelistrikan Pesawat Terbang Students will be able to apply measurement and testing techniques for aircraft electrical systems using appropriate measuring instruments.
Students will be able to manage and test power distribution systems, including load regulation and monitoring.
Students will be able to test and maintain protection and safety systems in aircraft electrical systems.
Students will be able to install, calibrate, and test aircraft lighting and instrumentation systems.
Students will be able to design, test, and maintain automatic control systems and resolve problems using effective troubleshooting techniques.
Mahasiswa mampu menerapkan teknik pengukuran dan pengujian sistem kelistrikan pesawat terbang dengan alat ukur yang sesuai.
Mahasiswa dapat mengelola dan menguji sistem distribusi daya, termasuk pengaturan beban dan pemantauan.
Mahasiswa mampu melakukan pengujian dan pemeliharaan sistem proteksi dan keamanan dalam sistem kelistrikan pesawat.
Mahasiswa dapat menginstal, mengkalibrasi, dan menguji sistem penerangan dan instrumentasi pesawat terbang.
Mahasiswa mampu mendesain, menguji, dan memelihara sistem kontrol otomatis serta menyelesaikan masalah dengan teknik troubleshooting yang efektif.
Mata kuliah Praktik Sistem Kelistrikan Pesawat Terbang dirancang untuk memberikan pengalaman langsung dalam mengelola dan memelihara sistem kelistrikan pesawat terbang. Praktikum ini berfokus pada penerapan teori yang telah dipelajari di kelas ke dalam situasi praktis dan nyata.
Berikut adalah bahan kajian dan aktivitas untuk mata kuliah Praktik Sistem Kelistrikan Pesawat Terbang:
Aircraft electrical systems
– Lead acid batteries: plate material, electrolyte, specific gravity, capacity and capacity testing, determination of state of charge, charging constant voltage/constant current, gassing, sulphation, temperature, hydrometer, and insulation and resistance (I/R) checks.
– Safety precautions when dealing with lead acid batteries.
– Neutralization of acid spills, cleaning and maintenance.
– Storage and shipping requirements.
– Environmental hazards associated with lead acid batteries.
– Separation of lead acid and nickel-cadmium battery: charging facilities, location, storage, components, chemicals and service equipment
– Nickel-cadmium batteries: plate material, electrolyte, capacity and capacity testing, determination of state of charge, gassing, charging constant current, cell imbalance/balance, cell voltage reversal, I/R checks deep cycle recovery, cell removal/replacement, and cell leak tests.
– Thermal runaway: cause and prevention, temperature indication/warning and control.
– Neutralization of electrolyte spills, cleaning and maintenance.
– Storage and shipping requirements.
– DC power supplies: generators construction, function and maintenance, and generator balancing.
– Voltage regulators: carbon pile, mechanical, electronic, cut-outs, reverse current relays, and circuit protection.
– Typical DC circuits, DC motors and actuators.
– AC power supplies : alternators (single phase and three phase), inventers (static and rotary), transformers, rectifiers, transformer rectifier units and protection devices.
– Alternator drives, constant speed devices, integrated drive generator systems, and data bus systems.
– Aircraft electrical wiring : cable spesifications, looms, identification, fuses, circuit brakers, current limiters, bonding and discharge of static.
– Logic gates, electrostatic devices handling and protection.
– Engine starter motors.
4 7 TD24039 Sistem Pesawat Terbang Students will be able to understand and explain the functions and operating principles of the main systems in an aircraft.
Students will be able to analyze and manage the propulsion, fuel, and exhaust systems in an aircraft.
Students will be able to manage and maintain the aircraft’s electrical, hydraulic, and pneumatic systems.
Students will be able to operate and integrate the flight control and avionics systems in an aircraft.
Students will be able to design, analyze, and evaluate aircraft structural systems and apply the latest technology to improve these systems.
Mahasiswa mampu memahami dan menjelaskan fungsi serta prinsip kerja sistem utama dalam pesawat terbang.
Mahasiswa dapat menganalisis dan mengelola sistem propulsi, bahan bakar, dan pembuangan gas buang dalam pesawat terbang.
Mahasiswa mampu mengelola dan memelihara sistem kelistrikan, hidrolik, dan pneumatik pesawat terbang.
Mahasiswa dapat mengoperasikan dan mengintegrasikan sistem kontrol penerbangan dan avionik dalam pesawat.
Mahasiswa dapat mendesain, menganalisis, dan mengevaluasi sistem struktur pesawat terbang serta menerapkan teknologi terbaru untuk peningkatan sistem.
Mata kuliah Sistem Pesawat Terbang berfokus pada pemahaman menyeluruh mengenai berbagai sistem yang ada dalam pesawat terbang, termasuk cara kerja, integrasi, pemeliharaan, dan troubleshooting sistem-sistem tersebut. Ini melibatkan pemahaman tentang bagaimana berbagai sistem pesawat saling berinteraksi untuk memastikan operasional pesawat yang efisien dan aman.
Berikut adalah bahan kajian dan aktivitas untuk mata kuliah Sistem Pesawat Terbang:
Mechanical control components : construction and function
– Function and adjustment (where applicable) of bell cranks, quadrants, levers, torque arms, torque tubes, push-pull rods and their end fittings, universal joints, fire and vapour seals for control system.
– Function, inspection, maintenance and identifixcation of cables, cable end
fittings, pulleys, cable guards, and cable tensioning devices.
– Chains and sprockets : types, constructions, distortion, wear, elongation, and prevention against jamming.

Landing gear and associated systems
– Fixed landing gear: tail wheel assemblies, nose wheel types, shock struts, shock or bungee cords, bracing, spring steel struts, air-oil oleo struts, springoleo struts, floats and skids.
– Retractable landing gear: geometry, construction, actuation, locking, position indication, torque links, drag braces and bogey beams.
– Limit vertical inertia load factor and energy dissipation rate.
– Tail wheel and nose wheel types, track-type gear, tandem and multicontact gears, crosswind landing gear, anti-shimmy mechanisms, gear doors and mech- anisms, and emergency extension.
– Nose wheel steering: principles, control, actuation, maintenance and inspection’
– Wheels and tyres: treads, size, construction, speed limits, identification/markings, pressures, valves, safety devices, inflation, inspection and maintenance.
– Brakes: braking factors, actuation, heat dissipation, anti-skid devices, disc brakes, drum brakes and expand- ing tube brakes.
– Auto-brakes, single and dual servo brakes, and master cylinders.

Ice and rain protection
– Ice formation on aircraft, engines and propellers, its effects and classification – Anti-icing systems: electric, thermal and chemical.
– De-icing systems: electric, pneumatic and chemical sensors, and indicators for quantity or temperature cyclic systems.
– Chemical rain repellant systems.
– Pneumatic rain removal.
– Ice detection systems.
– Water and toilet drain heater
– Windshield wipers: electric and hydraulic
– Demisting
– Ground removal of frost, ice and snow: temperatures, time limits, materials and application techniques.

Cabin systems and installation
– Water systems and pressure control.
– Safety installations: emergency exits, life jackets and dinghies, escape slides, harnesses and safety belts, seats and seat belts, freight stowage, and catering trolleys, and crash, rescue and first aid equipment.
– Operation of safety devices and control of service power supply (such as refrigeration, galleys, heaters and other cabin equipment including lift mechanisms).
– Toilet and sanitary equipment including health precautions.
– Waste collection and drainage.
– Safety precautions related to emergency exits and escape slides.
– Cabin entertainment (films, video, television and audio) and public address.
– Furnishings, soundproofing, and role change equipment.
– Operation of internal and external, normal and emergency lighting systems.

Environmental, air conditioning and oxygen systems
– Gas composition of the atmosphere and the physical properties of oxygen.
– Understanding of hypoxia, anoxia, hyperventilation and carbon monoxide poisoning, including related symptoms for each.
– Elements and principles of cabin air conditioning: power, air supply, cabin structure, pressure control, pneumatic and electronic control devices and sensors, safety and warning devices.
– Cooling and heating: air cycle machines, refrigeration equipment, vapour cycle systems and controls, elec- trical, exhaust and combustion heaters, temperature control equipment, and circulation systems.
– Humidity control : humidification, water separation, and humidity control devices.
– Oxygen system : oxygen storage, distribution and production.
– System components : regulators (continuous flow, demand, diluter-demand and pressure-demand types), oxygen bottles, identification of oxygen equipment, demand valves, charging valves, quantity and pressure indication, pipes and connectors, masks, safety and pressure relief devices, liquid oxygen systems, gaseous oxygen system, chemical oxygen systems, onboard oxygen generation systems, and purging method for oxygen systems.
– Safety precautions related to the handling and replenishment of oxygen system.
– Testing of oxygen systems, pressure cabins and test equipment.
– Bleed air, turbo-charged bleed air, mass flow control, temperature control, differential pressure and maximum pressure.

Fire warning, protection and control systems
– Aircraft and engine fire warning principles and control
– Principles of fire and smoke warning and detection systems
– Principles of fire extinguishers: extinguishing agents, types of extinguishers and their operation.
– Installation layout of typical fire warning and detection systems in aircraft and their operation.
– Awareness of life limitations of fire extinguisher components.
– Testing of fire warning/detection/extinguisher systems.
– Precautions to be taken during servicing and maintenance.
– Centralized warning systems, principles of inputs- outputs and priority philosophy.

Fuel supply systems
– Layout of fuel supply system for piston- and turbine- powered aircraft – Contents indication, instrument and electrical interface.
– Identification and location of fuel system components.
– Fuel spesific gravit, densiometer, and fuel properties.
– Boost/scavenge systems.
– Non-return valves : refuelling/de-fuelling/fuel dump.
– Venting, tank sealing, and sealants.
– Usable/unusable fuel.
– Use of fuel for aircraft trim control.

Wings, primary and auxiliary control surfaces
– Wing construction methods: monospar, multispar, and box beam – Wood, metal and composite spars.
– Constructional features: ribs, struts, wires, tie rods, braces, stringers, stressed skin, and biplanes.
– Leading and trailing edges, and wing tips.
– Fuel tanks: integral and detachable, internal and external, sealing of fuel tanks and inspection of tanks.
– Load distribution on cantilever spar beams.
– Special construction methods: spot welding, adhesive bonding, honeycomb structures, integral milling, and contour etching.
– Constructional and general features of primary and auxiliary control surfaces.
– Static and aerodynamic balancing of control surfaces.
– Calculations for the balance of controls following repair or repainting.
– Trim and balance tabs, and mass balance.

Operation, control, construction and indication
– Fuel boost pumps, engine high-pressure pumps and fuel heaters.
– Refuel/de-fuel, feed, jettison and cross-feed systems.
– Fuel valve operation and control.

4 8 TD24040 Praktik Sistem Pesawat Terbang Students will be able to install and test various aircraft systems, including propulsion, electrical, hydraulic, and pneumatic systems.
Students will be able to maintain and calibrate aircraft systems using appropriate techniques.
Students will be able to troubleshoot and repair aircraft systems based on problem analysis and test data.
Students will be able to integrate various aircraft systems and test their overall functionality.
Students will be able to prepare comprehensive lab reports and present their lab results clearly.
Mahasiswa mampu menginstal dan menguji berbagai sistem pesawat terbang, termasuk sistem propulsi, kelistrikan, hidrolik, dan pneumatik.
Mahasiswa dapat melakukan pemeliharaan dan kalibrasi sistem pesawat terbang dengan menggunakan teknik yang sesuai.
Mahasiswa mampu melakukan troubleshooting dan perbaikan sistem pesawat terbang berdasarkan analisis masalah dan data pengujian.
Mahasiswa dapat mengintegrasikan berbagai sistem pesawat terbang dan menguji fungsionalitas sistem secara menyeluruh.
Mahasiswa dapat menyusun laporan praktikum yang komprehensif dan mempresentasikan hasil praktikum dengan jelas.
Mata kuliah Praktik Sistem Pesawat Terbang dirancang untuk memberikan pengalaman langsung dalam instalasi, pengujian, pemeliharaan, dan troubleshooting berbagai sistem pesawat terbang. Praktikum ini bertujuan untuk mengintegrasikan teori yang telah dipelajari dengan pengalaman praktis di lapangan.
Berikut adalah bahan kajian dan aktivitas untuk mata kuliah Praktik Sistem Pesawat Terbang:
Mechanical control components : construction and function
– Function and adjustment (where applicable) of bell cranks, quadrants, levers, torque arms, torque tubes, push-pull rods and their end fittings, universal joints, fire and vapour seals for control system.
– Function, inspection, maintenance and identifixcation of cables, cable end
fittings, pulleys, cable guards, and cable tensioning devices.
– Chains and sprockets : types, constructions, distortion, wear, elongation, and prevention against jamming.

Landing gear and associated systems
– Fixed landing gear: tail wheel assemblies, nose wheel types, shock struts, shock or bungee cords, bracing, spring steel struts, air-oil oleo struts, springoleo struts, floats and skids.
– Retractable landing gear: geometry, construction, actuation, locking, position indication, torque links, drag braces and bogey beams.
– Limit vertical inertia load factor and energy dissipation rate.
– Tail wheel and nose wheel types, track-type gear, tandem and multicontact gears, crosswind landing gear, anti-shimmy mechanisms, gear doors and mech- anisms, and emergency extension.
– Nose wheel steering: principles, control, actuation, maintenance and inspection’
– Wheels and tyres: treads, size, construction, speed limits, identification/markings, pressures, valves, safety devices, inflation, inspection and maintenance.
– Brakes: braking factors, actuation, heat dissipation, anti-skid devices, disc brakes, drum brakes and expand- ing tube brakes.
– Auto-brakes, single and dual servo brakes, and master cylinders.

Ice and rain protection
– Ice formation on aircraft, engines and propellers, its effects and classification – Anti-icing systems: electric, thermal and chemical.
– De-icing systems: electric, pneumatic and chemical sensors, and indicators for quantity or temperature cyclic systems.
– Chemical rain repellant systems.
– Pneumatic rain removal.
– Ice detection systems.
– Water and toilet drain heater
– Windshield wipers: electric and hydraulic
– Demisting
– Ground removal of frost, ice and snow: temperatures, time limits, materials and application techniques.

Cabin systems and installation
– Water systems and pressure control.
– Safety installations: emergency exits, life jackets and dinghies, escape slides, harnesses and safety belts, seats and seat belts, freight stowage, and catering trolleys, and crash, rescue and first aid equipment.
– Operation of safety devices and control of service power supply (such as refrigeration, galleys, heaters and other cabin equipment including lift mechanisms).
– Toilet and sanitary equipment including health precautions.
– Waste collection and drainage.
– Safety precautions related to emergency exits and escape slides.
– Cabin entertainment (films, video, television and audio) and public address.
– Furnishings, soundproofing, and role change equipment.
– Operation of internal and external, normal and emergency lighting systems.

Environmental, air conditioning and oxygen systems
– Gas composition of the atmosphere and the physical properties of oxygen.
– Understanding of hypoxia, anoxia, hyperventilation and carbon monoxide poisoning, including related symptoms for each.
– Elements and principles of cabin air conditioning: power, air supply, cabin structure, pressure control, pneumatic and electronic control devices and sensors, safety and warning devices.
– Cooling and heating: air cycle machines, refrigeration equipment, vapour cycle systems and controls, elec- trical, exhaust and combustion heaters, temperature control equipment, and circulation systems.
– Humidity control : humidification, water separation, and humidity control devices.
– Oxygen system : oxygen storage, distribution and production.
– System components : regulators (continuous flow, demand, diluter-demand and pressure-demand types), oxygen bottles, identification of oxygen equipment, demand valves, charging valves, quantity and pressure indication, pipes and connectors, masks, safety and pressure relief devices, liquid oxygen systems, gaseous oxygen system, chemical oxygen systems, onboard oxygen generation systems, and purging method for oxygen systems.
– Safety precautions related to the handling and replenishment of oxygen system.
– Testing of oxygen systems, pressure cabins and test equipment.
– Bleed air, turbo-charged bleed air, mass flow control, temperature control, differential pressure and maximum pressure.

Fire warning, protection and control systems
– Aircraft and engine fire warning principles and control
– Principles of fire and smoke warning and detection systems
– Principles of fire extinguishers: extinguishing agents, types of extinguishers and their operation.
– Installation layout of typical fire warning and detection systems in aircraft and their operation.
– Awareness of life limitations of fire extinguisher components.
– Testing of fire warning/detection/extinguisher systems.
– Precautions to be taken during servicing and maintenance.
– Centralized warning systems, principles of inputs- outputs and priority philosophy.

Fuel supply systems
– Layout of fuel supply system for piston- and turbine- powered aircraft – Contents indication, instrument and electrical interface.
– Identification and location of fuel system components.
– Fuel spesific gravit, densiometer, and fuel properties.
– Boost/scavenge systems.
– Non-return valves : refuelling/de-fuelling/fuel dump.
– Venting, tank sealing, and sealants.
– Usable/unusable fuel.
– Use of fuel for aircraft trim control.

Wings, primary and auxiliary control surfaces
– Wing construction methods: monospar, multispar, and box beam – Wood, metal and composite spars.
– Constructional features: ribs, struts, wires, tie rods, braces, stringers, stressed skin, and biplanes.
– Leading and trailing edges, and wing tips.
– Fuel tanks: integral and detachable, internal and external, sealing of fuel tanks and inspection of tanks.
– Load distribution on cantilever spar beams.
– Special construction methods: spot welding, adhesive bonding, honeycomb structures, integral milling, and contour etching.
– Constructional and general features of primary and auxiliary control surfaces.
– Static and aerodynamic balancing of control surfaces.
– Calculations for the balance of controls following repair or repainting.
– Trim and balance tabs, and mass balance.

Operation, control, construction and indication
– Fuel boost pumps, engine high-pressure pumps and fuel heaters.
– Refuel/de-fuel, feed, jettison and cross-feed systems.
– Fuel valve operation and control.

4 9 TD24041 Struktur Pesawat Terbang Students will be able to understand and explain the various components and functions of aircraft structures.
Students will be able to apply aircraft structural design principles to produce effective and safe designs.
Students will be able to analyze aircraft structural strength and conduct load tests and evaluate structural performance.
Students will be able to install, maintain, and repair aircraft structures in accordance with industry standards.
Students will be able to identify and apply the latest technologies to improve aircraft structural design and materials.
Mahasiswa mampu memahami dan menjelaskan berbagai komponen dan fungsi struktur pesawat terbang.
Mahasiswa dapat menerapkan prinsip desain struktur pesawat untuk menghasilkan desain yang efektif dan aman.
Mahasiswa mampu menganalisis kekuatan struktur pesawat dan melakukan uji beban serta evaluasi performa struktur.
Mahasiswa dapat melakukan instalasi, pemeliharaan, dan perbaikan struktur pesawat terbang sesuai dengan standar industri.
Mahasiswa dapat mengidentifikasi dan menerapkan teknologi terbaru untuk peningkatan desain dan material struktur pesawat.
Mata kuliah Struktur Pesawat Terbang berfokus pada desain, konstruksi, dan pemeliharaan struktur fisik pesawat terbang. Ini mencakup aspek-aspek teknis terkait bahan, desain, kekuatan, dan teknik perawatan struktur pesawat. Mahasiswa akan mempelajari bagaimana struktur pesawat dirancang untuk menahan berbagai beban dan kondisi selama penerbangan.
Berikut adalah bahan kajian dan aktivitas untuk mata kuliah Struktur Pesawat Terbang:
Airworthiness requirements for structural strength – Understanding of the following terms:
• Stress
• Strain
• Bending
• Compression
• Shear
• Torsion
• Tension
• hoop stress
– Understanding of the principles of “fail safe” design, fatigue life, strength and rigidity,
– Construction methods: monococque, semi-monococque and truss (Pratt truss and Warren truss)
– Non-stressed skin fuselage construction and stressed skin fuselage construction.
– Formers, stringers, longerons, bulkheads, frames, struts, ties, beams, floor structures, reinforcement methods of skinning, anti-corrosive protection skin, wing and empennage attachments, doors, windows, nacelles, engine mounts, pylons, vibration damping methods, and firewalls.

Inspection of structures
– Understanding of the following terms:
• fuselage station
• wing station
• water lines
• butt lines or buttock lines
– ATA-100 zoning system used to identify aircraft component locations and access points.
– Inspection of structures for wear, damage and deterioration.
– Identification of visual indications of flight or ground overloads, structural failure of adjacent members and corrosion.
– Classification of damage, repair or maintenance implications attributed to structures.

Airframe symmetry
– Methods of alignment and symmetry checks: wings and horizontal stabilizers for dihedral and incidence; vertical stabilizers for alignment; fuselage for twist and bending, and complete airframe for symmetry.
– Understanding of the following terms as they are applied to airframe symmetry requirements:
• rigging position
• incidence angle
• wash in
• wash out
• anhedral
• dihedral
• longitudinal dihedral
• stagger
• decolage
• cabane struts
• interplane struts

Fastener installation
– Identification of solid and blind rivets by head markings, physical characteristics and identification number.
– Requirement for edge distance, pitch and gauge for rivet installation – Identification of incorrectly installed rivets and rivet failure.
– Understanding of the following terms in relation to rivet design, installation or layout:
• Pitch
• Gauge
• Clearance
• Dimpling
• Shaving
• Countersinking

Sheet metal repair in aircraft
– Understanding of the following processes used in the fabrication/repair of sheet metal parts: folding, bumping, dimpling, crimping, stretching, shrinking, joggling, coining operation and use of the hand and power tools such as shears, presses, brakes/folding machines, roll formers, cutters and guillotine.
– Calculation of bend allowance and setback.
– Calculation of geometric shapes: circumference of circles, length and angles of the sides of triangles, etc.
– Calculation of weight of completed repair and determination of its effect on surrounding structure.

Tubular structure repair
– Design characteristics: angles and dimensions of tubular weld repairs patching, inner and outer sleeves, and splicing.
– Typical non-welded repairs of tubular structural members.

Window and windshield repairs
– Hot and cold methods of forming acrylic sheet
– Considerations and precautions to be taken when cutting acrylic sheet – Cementing and curing of acrylic sheet.
– Finishing methods for acrylic sheet, buffing, polishing and cleaning.
– Glass windshield : construction, lamination, fitting, removal, handling, storage, inspection, heating, sealing, cleaning, and minor damage repair techniques.

Pressurized structures
– Understanding of aircraft design related to load transfer, load path continuity and reduction of stress raisers in pressurized fuselages.
– Methods by which doors and other large cutouts are restrained from opening under pressurization loads.
– Methods used to seal structure and components to the structure of airframe pressure cells.
– Methods used to ensure structural protection from rapid decompression.
– Sealing methods at pressure bulkheads for control and electrical cables.
– Sealing methods used in doors and cutouts in pressure cells.
– Maintenance precautions in maintenance of blowout panels, airflow louvres, and decompression doors.
– Methods used to achieve minimum drag and aero- dynamically clean structures.

Surface protection and paint systems
– Methods for the removal of existing corrosion protection and surface corrosion
– Methods of preparation, cleaning and degreasing prior to surface treatment – Methods of pre-treatment prior to application of finishes.
– Various types of primers; advantages, disadvantages and uses.
– Various types of topcoat finishes: advantages, disadvantages and uses.
– Physical conditions necessary for correct application of particular finishes:
temperature, humidity, dust free, etc.

Float planes, amphibians and flying boats
– Floats: design, construction, material, corrosion protection, draining and plugs drive generator systems, and data bus system.
– Hull : shape, step, planing and starkes.
– Water rudders : design, construction and control.
– Mooring, fitting and mooring points, tie down points, anchors and life jackets. – Taxiing, manouvre and control of aircraft on water. – Docking and slipping.

4 10 TD24042 Praktik Struktur Pesawat Terbang Students will be able to install aircraft structures, including wings, fuselage, and tail, using appropriate techniques.
Students will be able to design and fabricate aircraft structures using design software and fabrication techniques.
Students will be able to inspect and repair aircraft structures, including maintenance and structural testing.
Students will be able to apply monitoring and periodic maintenance techniques to maintain the condition of aircraft structures.
Students will be able to compile comprehensive lab reports and present lab results clearly.
Mahasiswa mampu melakukan instalasi struktur pesawat terbang termasuk sayap, badan pesawat, dan ekor dengan teknik yang sesuai.
Mahasiswa dapat merancang dan memfabricasi struktur pesawat terbang dengan menggunakan perangkat lunak desain dan teknik fabrikasi.
Mahasiswa mampu melakukan inspeksi dan perbaikan struktur pesawat terbang, termasuk pemeliharaan dan pengujian struktur.
Mahasiswa dapat menerapkan teknik pemantauan dan perawatan berkala untuk menjaga kondisi struktur pesawat terbang.
Mahasiswa dapat menyusun laporan praktikum yang komprehensif dan mempresentasikan hasil praktikum dengan jelas.
Mata kuliah Praktik Struktur Pesawat Terbang bertujuan memberikan pengalaman langsung dalam pengelolaan, instalasi, dan pemeliharaan struktur pesawat terbang. Praktikum ini memungkinkan mahasiswa untuk menerapkan pengetahuan teoritis dalam situasi praktis dan memahami berbagai aspek struktur pesawat secara mendalam.
Berikut adalah bahan kajian dan aktivitas untuk mata kuliah Praktik Struktur Pesawat Terbang:
Airworthiness requirements for structural strength – Understanding of the following terms:
• Stress
• Strain
• Bending
• Compression
• Shear
• Torsion
• Tension
• hoop stress
– Understanding of the principles of “fail safe” design, fatigue life, strength and rigidity,
– Construction methods: monococque, semi-monococque and truss (Pratt truss and Warren truss)
– Non-stressed skin fuselage construction and stressed skin fuselage construction.
– Formers, stringers, longerons, bulkheads, frames, struts, ties, beams, floor structures, reinforcement methods of skinning, anti-corrosive protection skin, wing and empennage attachments, doors, windows, nacelles, engine mounts, pylons, vibration damping methods, and firewalls.

Inspection of structures
– Understanding of the following terms:
• fuselage station
• wing station
• water lines
• butt lines or buttock lines
– ATA-100 zoning system used to identify aircraft component locations and access points.
– Inspection of structures for wear, damage and deterioration.
– Identification of visual indications of flight or ground overloads, structural failure of adjacent members and corrosion.
– Classification of damage, repair or maintenance implications attributed to structures.

Airframe symmetry
– Methods of alignment and symmetry checks: wings and horizontal stabilizers for dihedral and incidence; vertical stabilizers for alignment; fuselage for twist and bending, and complete airframe for symmetry.
– Understanding of the following terms as they are applied to airframe symmetry requirements:
• rigging position
• incidence angle
• wash in
• wash out
• anhedral
• dihedral
• longitudinal dihedral
• stagger
• decolage
• cabane struts
• interplane struts

Fastener installation
– Identification of solid and blind rivets by head markings, physical characteristics and identification number.
– Requirement for edge distance, pitch and gauge for rivet installation – Identification of incorrectly installed rivets and rivet failure.
– Understanding of the following terms in relation to rivet design, installation or layout:
• Pitch
• Gauge
• Clearance
• Dimpling
• Shaving
• Countersinking

Sheet metal repair in aircraft
– Understanding of the following processes used in the fabrication/repair of sheet metal parts: folding, bumping, dimpling, crimping, stretching, shrinking, joggling, coining operation and use of the hand and power tools such as shears, presses, brakes/folding machines, roll formers, cutters and guillotine.
– Calculation of bend allowance and setback.
– Calculation of geometric shapes: circumference of circles, length and angles of the sides of triangles, etc.
– Calculation of weight of completed repair and determination of its effect on surrounding structure.

Tubular structure repair
– Design characteristics: angles and dimensions of tubular weld repairs patching, inner and outer sleeves, and splicing.
– Typical non-welded repairs of tubular structural members.

Window and windshield repairs
– Hot and cold methods of forming acrylic sheet
– Considerations and precautions to be taken when cutting acrylic sheet – Cementing and curing of acrylic sheet.
– Finishing methods for acrylic sheet, buffing, polishing and cleaning.
– Glass windshield : construction, lamination, fitting, removal, handling, storage, inspection, heating, sealing, cleaning, and minor damage repair techniques.

Pressurized structures
– Understanding of aircraft design related to load transfer, load path continuity and reduction of stress raisers in pressurized fuselages.
– Methods by which doors and other large cutouts are restrained from opening under pressurization loads.
– Methods used to seal structure and components to the structure of airframe pressure cells.
– Methods used to ensure structural protection from rapid decompression.
– Sealing methods at pressure bulkheads for control and electrical cables.
– Sealing methods used in doors and cutouts in pressure cells.
– Maintenance precautions in maintenance of blowout panels, airflow louvres, and decompression doors.
– Methods used to achieve minimum drag and aero- dynamically clean structures.

Surface protection and paint systems
– Methods for the removal of existing corrosion protection and surface corrosion
– Methods of preparation, cleaning and degreasing prior to surface treatment – Methods of pre-treatment prior to application of finishes.
– Various types of primers; advantages, disadvantages and uses.
– Various types of topcoat finishes: advantages, disadvantages and uses.
– Physical conditions necessary for correct application of particular finishes:
temperature, humidity, dust free, etc.

Float planes, amphibians and flying boats
– Floats: design, construction, material, corrosion protection, draining and plugs drive generator systems, and data bus system.
– Hull : shape, step, planing and starkes.
– Water rudders : design, construction and control.
– Mooring, fitting and mooring points, tie down points, anchors and life jackets. – Taxiing, manouvre and control of aircraft on water. – Docking and slipping.

4 11 TD24043 Desain Projek Students will be able to identify and define project requirements and develop appropriate design concepts.
Students will be able to plan, manage, and implement engineering projects, including managing resources, schedules, and budgets.
Students will be able to design systems, use simulations, and develop prototypes for design verification.
Students will be able to perform quality control and prepare project documentation and reports.
Students will be able to evaluate project results, gather feedback, and implement improvements based on the evaluation results.
Mahasiswa mampu mengidentifikasi dan mendefinisikan kebutuhan proyek serta mengembangkan konsep desain yang sesuai.
Mahasiswa dapat merencanakan, mengelola, dan mengimplementasikan proyek teknik termasuk pengelolaan sumber daya, jadwal, dan anggaran.
Mahasiswa mampu melakukan desain sistem, menggunakan simulasi, dan mengembangkan prototipe untuk verifikasi desain.
Mahasiswa dapat melakukan kontrol kualitas dan menyusun dokumentasi serta laporan proyek.
Mahasiswa dapat mengevaluasi hasil proyek, mengumpulkan umpan balik, dan menerapkan perbaikan berdasarkan hasil evaluasi.
Mata kuliah Desain Proyek berfokus pada pengembangan keterampilan dalam merancang, merencanakan, dan melaksanakan proyek-proyek teknik, khususnya dalam konteks penerbangan atau aerospace. Ini mencakup aspek desain sistem, manajemen proyek, dan implementasi teknik yang dibutuhkan untuk mewujudkan ide menjadi hasil akhir yang berhasil.
Berikut adalah bahan kajian dan aktivitas untuk mata kuliah Desain Proyek:
1. Pengenalan Desain Proyek:
Definisi dan Tujuan:
Memahami konsep dasar desain proyek dan pentingnya perencanaan yang baik
Fase Proyek:
Fase perencanaan, desain, pelaksanaan, dan evaluasi
Peran masing-masing fase dalam siklus hidup proyek
2. Perencanaan Proyek:
Identifikasi Kebutuhan:
Teknik untuk mengidentifikasi dan mendefinisikan kebutuhan proyek
Pengembangan Konsep:
Pengembangan konsep desain awal dan alternatif
Penilaian kelayakan dan pemilihan konsep terbaik
Perencanaan Sumber Daya:
Estimasi sumber daya yang dibutuhkan, termasuk tenaga kerja, material, dan biaya
3. Desain Teknik:
Desain Sistem:
Teknik desain sistem untuk proyek teknik, termasuk analisis dan spesifikasi
Simulasi dan Model:
Penggunaan perangkat lunak simulasi untuk menguji dan memvalidasi desain
Prototipe:
Pengembangan dan pengujian prototipe untuk verifikasi desain
4. Manajemen Proyek:
Jadwal dan Anggaran:
Teknik perencanaan jadwal proyek dan pengelolaan anggaran
Manajemen Risiko:
Identifikasi dan mitigasi risiko yang mungkin terjadi selama pelaksanaan proyek
Koordinasi Tim:
Teknik untuk koordinasi dan komunikasi dalam tim proyek
5. Implementasi Proyek:
Pelaksanaan Desain:
Pelaksanaan desain yang telah direncanakan dan pembuatan produk akhir
Kontrol Kualitas:
Teknik kontrol kualitas untuk memastikan bahwa produk akhir memenuhi spesifikasi
Dokumentasi dan Pelaporan:
Penyusunan dokumentasi proyek dan laporan hasil akhir
6. Evaluasi dan Umpan Balik:
Evaluasi Proyek:
Evaluasi kinerja proyek berdasarkan hasil dan pencapaian tujuan
Umpan Balik:
Pengumpulan umpan balik dari pemangku kepentingan dan penerapan perbaikan
7. Studi Kasus dan Proyek Nyata:
Studi Kasus:
Analisis studi kasus proyek nyata dalam industri penerbangan atau teknik
Proyek Kelompok:
Pelaksanaan proyek kelompok untuk merancang dan melaksanakan solusi teknik
Presentasi Proyek:
Penyajian hasil proyek dan diskusi dengan pengajar dan rekan-rekan
8. Etika dan Kepatuhan:
Pertimbangan Etika:
Pertimbangan etika dalam desain dan pelaksanaan proyek
Standar dan Regulasi:
Kepatuhan terhadap standar industri dan regulasi yang berlaku
5 1 TD24044 Mesin Piston Students will be able to understand the operating principles of piston engines and their function in propulsion systems.
Students will be able to design and analyze piston engine components and relevant design parameters.
Students will be able to operate piston engines efficiently and measure their performance.
Students will be able to perform piston engine maintenance and repairs, and use diagnostic techniques to detect faults.
Students will be able to apply knowledge of fuel and ignition systems in piston engines and prepare project reports and presentations.
Mahasiswa mampu memahami prinsip kerja mesin piston dan fungsinya dalam sistem propulsi.
Mahasiswa dapat merancang dan menganalisis komponen mesin piston serta parameter desain yang relevan.
Mahasiswa mampu mengoperasikan mesin piston dengan efisien dan mengukur kinerjanya.
Mahasiswa dapat melakukan pemeliharaan dan perbaikan mesin piston, serta menggunakan teknik diagnostik untuk mendeteksi kerusakan.
Mahasiswa dapat menerapkan pengetahuan tentang sistem bahan bakar dan pengapian dalam mesin piston serta menyusun laporan dan presentasi proyek.
Mata kuliah Mesin Piston berfokus pada desain, operasional, dan pemeliharaan mesin piston, yang merupakan komponen utama dalam berbagai sistem propulsi, terutama dalam mesin pembakaran internal. Ini mencakup prinsip kerja, desain, komponen, serta teknik pemeliharaan dan perbaikan mesin piston.
Berikut adalah bahan kajian dan aktivitas untuk mata kuliah Mesin Piston:
Principles of operation and terminology
Understanding of the following terms:
• Bore
• Stroke
• Top Dead Centre (TDC)
• Bottom Dead Centre (BDC)
• swept volume
• clearance volume
– Calculation of mechanical and thermal efficiency.
– Four-stroke oper ati ng cycle: efficiency, v ol umetr i c efficiency, piston displacement and compression ratio.
– Two-stroke operating cycle: piston displacement and compression ratio.
– Valve operating cycle: valve lead, valve lag and valve overlap.
– Layout and typical firing order of in-line, horizontally opposed, vee and radial piston engines.

Engine construction: Top end
– Constructional features, function, and classification and material composition of: cylinders, pistons, piston rings, piston or gudgeon pins, connecting rods, inlet and exhaust manifolds. ”

Engine construction: Valves and valve operating mechanisms
– Constructional features, function, classification and material composition of: rocker assemblies, push rods, cam followers, tappets, inlet and exhaust valves/seats/ guides/springs.
– Valve types: poppet, sleeve, rotary, disc and reed.

Engine construction: Bottom end
– Constructional features, function, classification and material composition of: crankshafts, cam shafts, cam rings, engine casings, sumps, and accessory/reduction gearboxes.
– Typical ball, roller and plain bearings.

Engine power
– Calculation of mechanical efficiency, thermal efficiency, volumetric efficiency, piston displacement and compression ratio from given information.
– Effect of incorrect valve timing on the above parameters.
– Measurement of piston displacement, compression ratio and manifold pressure.

Engine power measurement
– Determination/calculation of horsepower (HP) and/or kilowatt (KW); indicated horsepower (IHP); friction horsepower (FHP); brake horsepower (BHP); indicated mean effective pressure (IMEP); brake mean effective pressure (BMEP); friction mean effective pressure (FMEP).
– Plot of fuel consumption and engine power charts from given information.

Factors affecting engine power
– Rich and lean mixture burn rates and effect upon engine.
– Symptoms and causes of: pre-ignition, detonation, after firing and backfiring.
– Calculation of brake-specific fuel consumption (BSFC) from given engine data. – Definition of the following terms:
• Stoichiometric mixture.
• Rich best power mixture.
• Lean best power mixture.
• Cruise power mixture.

Classification of engine lubricants and fuels
– Properties and specific uses of mineral, ashless dispersant, detergent and hypoid oils.
– Terms in relation to engine oil ratings: viscosity and viscosity index, flashpoint, pour point and cloud point.
– Classification methods of piston engine fuels (aviation gasolines).
– Terms in relation to piston engine fuels: octane rating, anti-knock additive (tetraethyl lead), performance number, volatility, specific gravity, and Reid vapour pressure test values.
– Grease: types, characteristics and uses.

Magneto ignition system principles
– Magneto principles.
– Terms: “E” gap, flux eddies, flux reversal, etc.
– Function of contact breaker and condenser/capacitor distributor.
– Primary and secondary systems.

Ignition systems
– Construction of polar inductor and rotating magnet magneto types.
– Effect on timing of magneto points gapping.
– Advanced and retarded ignition timing.
– Magneto switches, harnesses, screening and bonding.
– Construction and function of magneto compensating cam.
– Battery ignition systems.
– Auxiliary ignition systems, booster coil, induction vibrator and impulse coupling.
– Low and high tension systems.
– Safety precautions associated with ignition systems.

Spark plugs and ignition leads
– Constructional features and materials, temperature classification, reach, gapping and effect on spark plug performance.
– Diagnosis of engine condition by spark plug appearance.
– Ignition lead/harness construction, features and screening.

Float chamber carburetors
Principles, features and construction.
– Configurations, updraught and downdraught.
– Operation of: throttle valves, main and idle jets, power enrichment systems, float chambers, discharge nozzles, accelerator pumps, mixture control systems, and altitude control.
– Causes and effects of impact, throttle and fuel ice.
– Carburettors heat.

Pressure injection carburettors
– Principles, features and construction.
– Operation of air/fuel metering forces, mixture control system, idle system, acceleration system and power enrichment system (manual/airflow).

Fuel injection systems
Principles, features and construction.
– Operation and function of air/fuel metering forces, impact tubes, venturis, flow dividers, throttle valves, altitude mixture controls, fuel injection nozzles, fuel injection pumps, fuel control units, and electronic control.

Lubrication systems
– Principles, features, operation and construction of wet and dry sump lubrication systems.
– Operation, features and construction of pressure pumps, scavenge pumps, oil coolers, oil cooler regulators, oil tank/hoppers, relief valves, check valves, oil filters, and oil dilution systems.
– Oil pressure regulation and indication.

Induction, exhaust and cooling systems
– Construction and operation of typical engine induction/intake and alternate air systems.
– Construction, features, material and operation of typical engine exhaust systems.
– Engine cooling: air and liquid, and cooling efficiency.
– Radiators, liquid jackets, pipes and connections.
– Coolant fluids: types, characteristics and hazards.
– Heat exchangers, fins, baffles, cowls, cowl flaps, gills, panels, and air seals.

Supercharging/Turbocharging
– Principles and purpose of supercharging and its effects on charge density and temperature; brake horsepower (BHP); manifold absolute pressure (MAP); detonation; revolutions per minute (RPM); fuel consumption.
– Construction and operation of typical geared super- charger.
– Construction and function of impeller; diffuser; engine gear drives; turbine; intercooler.
– Understanding of the following terms:
• rated altitude
• critical altitude
• overshoot
• boot strapping
• upper deck pressure
• manifold pressure
– System configurations: internal (supercharger), external (turbo supercharger), multi-stage and multi-speed.
– Differences between ground and altitude boosted engines.
– Function and construction of system control components: absolute pressure controller; variable absolute pressure controller; ratio controller; manifold pressure relief valve; waste gate assembly.
– Operation and function of system with ground adjusted waste gate valve and manifold pressure relief valve.
– Function, requirements and operation of lubrication system.
– Identification of supercharging faults involving low power, surging, low deck pressure, high deck pressure, low critical altitude, and low oil pressure.
– Lubrication system and protective devices.
– Control system adjustments.

Rotary (Wankel) engine theory
– Analysis of Wankel (rotary) cycle.
– Rotor design and shape: rotor tip seals.
– Combustion chamber shape and sealing.
– Rotor shaft and epitrochoidal gear drive to output shaft.
– Unit construction, weight, power, and fuel consumption.
– Lubrication system.
– Carburation and control system adjustments.

Piston engine installation
– Safety precautions associated with the installation and removal of engines.
– Storage, preservation and inhibiting techniques required for piston engines.
– Engine bearers, anti-vibration mounts, and bearer mounting points.
– Hoses, pipes, feeders and connections from systems to engine.
– Control lines and cable lifting points.
– Inspection of engine bearers for serviceability and condition.
– Cowls, drains, electrical wiring, exhaust and inlets associated with engine installations.

Piston engine operation, maintenance and ground running
– Precautions and pre-start checks prior to ground running a piston engine.
– General precautions for starting, running and stopping a piston engine.
– Use of power charts and graphs to determine engine performance.
– Determination of piston engine defects from data obtained during an engine run.
– Maintenance procedures: removal, replacement and inspection of valve operating assemblies, cylinders, pistons, bearings and associated components.
– Top-end overhauls.
– Understanding of the use of maintenance data in Specification 100 or 2100 of the Air Transport Association (of America) (ATA).

5 2 TD24045 Praktik Mesin Piston Students will be able to assemble and operate piston engines using appropriate techniques.
Students will be able to perform piston engine maintenance and repairs, including inspection and component replacement.
Students will be able to configure and test the fuel and ignition systems on piston engines.
Students will be able to perform load testing and analyze piston engine performance, identifying areas for improvement.
Students will be able to prepare comprehensive lab reports and present lab results clearly.
Mahasiswa mampu merakit dan mengoperasikan mesin piston dengan menggunakan teknik yang sesuai.
Mahasiswa dapat melakukan pemeliharaan dan perbaikan mesin piston termasuk inspeksi dan penggantian komponen.
Mahasiswa mampu mengatur dan menguji sistem bahan bakar serta pengapian pada mesin piston.
Mahasiswa dapat melakukan pengujian beban dan analisis kinerja mesin piston serta mengidentifikasi area perbaikan.
Mahasiswa dapat menyusun laporan praktikum yang komprehensif dan mempresentasikan hasil praktikum dengan jelas.
Mata kuliah Praktik Mesin Piston dirancang untuk memberikan pengalaman langsung dalam perancangan, perakitan, pengoperasian, pemeliharaan, dan perbaikan mesin piston. Praktikum ini memberikan keterampilan praktis yang diperlukan untuk menangani mesin piston dalam berbagai aplikasi, terutama di industri penerbangan atau otomotif.
Berikut adalah bahan kajian dan aktivitas untuk mata kuliah Praktik Mesin Piston:
Principles of operation and terminology
Understanding of the following terms:
• Bore
• Stroke
• top dead centre (TDC)
• bottom dead centre (BDC)
• swept volume
• clearance volume
– Calculation of mechanical and thermal efficiency.
– Four-stroke oper ati ng cycle: efficiency, v ol umetr i c efficiency, piston displacement and compression ratio.
– Two-stroke operating cycle: piston displacement and compression ratio.
– Valve operating cycle: valve lead, valve lag and valve overlap.
– Layout and typical firing order of in-line, horizontally opposed, vee and radial piston engines.

Engine construction: Top end
– Constructional features, function, and classification and material composition of: cylinders, pistons, piston rings, piston or gudgeon pins, connecting rods, inlet and exhaust manifolds. ”

Engine construction: Valves and valve operating mechanisms
– Constructional features, function, classification and material composition of: rocker assemblies, push rods, cam followers, tappets, inlet and exhaust valves/seats/ guides/springs.
– Valve types: poppet, sleeve, rotary, disc and reed.

Engine construction: Bottom end
– Constructional features, function, classification and material composition of: crankshafts, cam shafts, cam rings, engine casings, sumps, and accessory/reduction gearboxes.
– Typical ball, roller and plain bearings.

Engine power
– Calculation of mechanical efficiency, thermal efficiency, volumetric efficiency, piston displacement and compression ratio from given information.
– Effect of incorrect valve timing on the above parameters.
– Measurement of piston displacement, compression ratio and manifold pressure.

Engine power measurement
– Determination/calculation of horsepower (HP) and/or kilowatt (KW); indicated horsepower (IHP); friction horsepower (FHP); brake horsepower (BHP); indicated mean effective pressure (IMEP); brake mean effective pressure (BMEP); friction mean effective pressure (FMEP).
– Plot of fuel consumption and engine power charts from given information.

Factors affecting engine power
– Rich and lean mixture burn rates and effect upon engine.
– Symptoms and causes of: pre-ignition, detonation, after firing and backfiring.
– Calculation of brake-specific fuel consumption (BSFC) from given engine data. – Definition of the following terms:
• Stoichiometric mixture.
• Rich best power mixture.
• Lean best power mixture.
• Cruise power mixture.

Classification of engine lubricants and fuels
– Properties and specific uses of mineral, ashless dispersant, detergent and hypoid oils.
– Terms in relation to engine oil ratings: viscosity and viscosity index, flashpoint, pour point and cloud point.
– Classification methods of piston engine fuels (aviation gasolines).
– Terms in relation to piston engine fuels: octane rating, anti-knock additive (tetraethyl lead), performance number, volatility, specific gravity, and Reid vapour pressure test values.
– Grease: types, characteristics and uses.

Magneto ignition system principles
– Magneto principles.
– Terms: “E” gap, flux eddies, flux reversal, etc.
– Function of contact breaker and condenser/capacitor distributor.
– Primary and secondary systems.

Ignition systems
– Construction of polar inductor and rotating magnet magneto types.
– Effect on timing of magneto points gapping.
– Advanced and retarded ignition timing.
– Magneto switches, harnesses, screening and bonding.
– Construction and function of magneto compensating cam.
– Battery ignition systems.
– Auxiliary ignition systems, booster coil, induction vibrator and impulse coupling.
– Low and high tension systems.
– Safety precautions associated with ignition systems.

Spark plugs and ignition leads
– Constructional features and materials, temperature classification, reach, gapping and effect on spark plug performance.
– Diagnosis of engine condition by spark plug appearance.
– Ignition lead/harness construction, features and screening.

Float chamber carburetors
Principles, features and construction.
– Configurations, updraught and downdraught.
– Operation of: throttle valves, main and idle jets, power enrichment systems, float chambers, discharge nozzles, accelerator pumps, mixture control systems, and altitude control.
– Causes and effects of impact, throttle and fuel ice.
– Carburettors heat.

Pressure injection carburettors
– Principles, features and construction.
– Operation of air/fuel metering forces, mixture control system, idle system, acceleration system and power enrichment system (manual/airflow).

Fuel injection systems
Principles, features and construction.
– Operation and function of air/fuel metering forces, impact tubes, venturis, flow dividers, throttle valves, altitude mixture controls, fuel injection nozzles, fuel injection pumps, fuel control units, and electronic control.

Lubrication systems
– Principles, features, operation and construction of wet and dry sump lubrication systems.
– Operation, features and construction of pressure pumps, scavenge pumps, oil coolers, oil cooler regulators, oil tank/hoppers, relief valves, check valves, oil filters, and oil dilution systems.
– Oil pressure regulation and indication.

Induction, exhaust and cooling systems
– Construction and operation of typical engine induction/intake and alternate air systems.
– Construction, features, material and operation of typical engine exhaust systems.
– Engine cooling: air and liquid, and cooling efficiency.
– Radiators, liquid jackets, pipes and connections.
– Coolant fluids: types, characteristics and hazards.
– Heat exchangers, fins, baffles, cowls, cowl flaps, gills, panels, and air seals.

Supercharging/Turbocharging
– Principles and purpose of supercharging and its effects on charge density and temperature; brake horsepower (BHP); manifold absolute pressure (MAP); detonation; revolutions per minute (RPM); fuel consumption.
– Construction and operation of typical geared super- charger.
– Construction and function of impeller; diffuser; engine gear drives; turbine; intercooler.
– Understanding of the following terms:
• rated altitude
• critical altitude
• overshoot
• boot strapping
• upper deck pressure
• manifold pressure
– System configurations: internal (supercharger), external (turbo supercharger), multi-stage and multi-speed.
– Differences between ground and altitude boosted engines.
– Function and construction of system control components: absolute pressure controller; variable absolute pressure controller; ratio controller; manifold pressure relief valve; waste gate assembly.
– Operation and function of system with ground adjusted waste gate valve and manifold pressure relief valve.
– Function, requirements and operation of lubrication system.
– Identification of supercharging faults involving low power, surging, low deck pressure, high deck pressure, low critical altitude, and low oil pressure.
– Lubrication system and protective devices.
– Control system adjustments.

Rotary (Wankel) engine theory
– Analysis of Wankel (rotary) cycle.
– Rotor design and shape: rotor tip seals.
– Combustion chamber shape and sealing.
– Rotor shaft and epitrochoidal gear drive to output shaft.
– Unit construction, weight, power, and fuel consumption.
– Lubrication system.
– Carburation and control system adjustments.

Piston engine installation
– Safety precautions associated with the installation and removal of engines.
– Storage, preservation and inhibiting techniques required for piston engines.
– Engine bearers, anti-vibration mounts, and bearer mounting points.
– Hoses, pipes, feeders and connections from systems to engine.
– Control lines and cable lifting points.
– Inspection of engine bearers for serviceability and condition.
– Cowls, drains, electrical wiring, exhaust and inlets associated with engine installations.

Piston engine operation, maintenance and ground running
– Precautions and pre-start checks prior to ground running a piston engine.
– General precautions for starting, running and stopping a piston engine.
– Use of power charts and graphs to determine engine performance.
– Determination of piston engine defects from data obtained during an engine run.
– Maintenance procedures: removal, replacement and inspection of valve operating assemblies, cylinders, pistons, bearings and associated components.
– Top-end overhauls.
– Understanding of the use of maintenance data in Specification 100 or 2100 of the Air Transport Association (of America) (ATA).

5 3 TD24046 Mesin Turbin Gas Students will be able to understand the operating principles of gas turbine engines and their functions in various applications.
Students will be able to design and analyze gas turbine engine components and relevant design parameters.
Students will be able to operate gas turbine engines, measure performance, and conduct engine testing.
Students will be able to perform maintenance and repair of gas turbine engines, and use diagnostic techniques to detect faults.
Students will be able to apply knowledge of fuel and control systems in gas turbine engines and prepare project reports and presentations.
Mahasiswa mampu memahami prinsip kerja mesin turbin gas dan fungsinya dalam berbagai aplikasi.
Mahasiswa dapat merancang dan menganalisis komponen mesin turbin gas serta parameter desain yang relevan.
Mahasiswa mampu mengoperasikan mesin turbin gas, mengukur kinerja, dan melakukan pengujian mesin.
Mahasiswa dapat melakukan pemeliharaan dan perbaikan mesin turbin gas, serta menggunakan teknik diagnostik untuk mendeteksi kerusakan.
Mahasiswa dapat menerapkan pengetahuan tentang sistem bahan bakar dan kontrol dalam mesin turbin gas serta menyusun laporan dan presentasi proyek.
Mata kuliah Mesin Turbin Gas berfokus pada prinsip, desain, dan operasi mesin turbin gas, yang merupakan komponen kunci dalam berbagai aplikasi penerbangan dan industri, termasuk pembangkit listrik dan sistem propulsi pesawat. Mesin turbin gas mengubah energi termal dari pembakaran bahan bakar menjadi energi mekanik yang dapat digunakan untuk menghasilkan daya atau dorongan.
Berikut adalah bahan kajian dan aktivitas untuk mata kuliah Mesin Turbin Gas:
Fundamental principles
– Relationship between force, work, power, energy, velocity, and acceleration and their respective relationship to gas turbine operation.
– Definition and application to gas turbine operation of the following :
• Potential energy
• Kinetic energy
• Newton’s Laws of Motion.
• Brayton cycle.
• Bernoulli’s theorem
• Thermodynamic laws
– Constant pressure gas turbine cycle, open cycle and closed cycle gas turbines.
– Basic constructional arrangement and the relative merits of the following engine types : turbojet, turbofan, turboshaft, turboprop, prop fan and ducted fan.

Principles of propulsion
– Undestanding of the following conditions, their relationship to each other and their application to engine operation :
• Gross thrust.
• Net thrust.
• Chocked nozzle thrust.
• Thrust distribution.
• Resultant thrust
• Thrust horsepower
• Equivalent shaft horsepower
• Spesific fuel consumption.
– Adiabatic, thermal and propulsive engine efficiencies and ways to derive them. – Bypass ratio and engine pressure ratio.
– Pressure, temperature and velocity of the gas flow as it passes through each section of engine.

Inlet ducts
– Principles of operation and construction of the following compressor inlet ducts: subsonic, supersonic and bell-mouth.
– Effects on pressure, velocity and temperature of airflow through convergent, divergent and convergent- divergent ducts.
– Effects of ram recovery and the causes of inlet duct losses.

Centrifugal compressors
– Constructional features, materials, operating principles and applications of single stage and multi-stage centrifugal compressors.
– Purpose and function of impellers, diffusers, and inlet guide vanes.
– Pressure ratios, inspection and balancing.

Axial compressors
– Constructional features, materials, operating principles and applications of the following axial flow compressors: single spool, dual/twin spool and triple spool.
– Purpose and function of rotor blades, stator blades, and fixed inlet guide vanes and variable inlet guide vanes.

Compressor operation
– Purpose, constructional features, materials, operating principles and application of the following axial flow compressors : single spool, dual/twin spool and triple spool.
– Causes, effect and control of compressor stall and surge.
– Principal methods of air flow control : bleed valves, variable inlet guide vanes, variable stator vanes and rotating stator vanes.
– Compressor ratio and ways to derive it.

Combustion section
– Constructional features, materials and principles of operation of the following combustion chambers and their respective advantages and disadvantages :
can type, can-annular type and reverse flow annular type. – Understanding of the following terms :
• Primary zone/airflow
• Secondary xone/airflow (dilution and cooling)
• Combustion fuel/air ratio
• Overall fuel/air ratio
• Flame temperatures
• Flame stabilization
– Construction, purpose and principles of simplex (single orifice) atomizing fuel nozzles, duplex (dual orifice) atomizing fuel nozzles, spill type atomizing fuel nozzles and vapourizing type nozzles.
– Construction, purpose and operation of swirl chambers, air shrouds and discharge orifice.

Turbine section
– Principles of operation and characteristics of the following turbine blading: impulse, reaction and impulse-reaction.
– Purpose and function of nozzle guide vanes and driving force for impulse and impulse reaction turbines.
– Differences between turbine power extractions require- ments for turbojet, turbofan and turboprop engines.
– Various methods of turbine blade to disc attachment.
– Causes and effects of turbine blade stress.
– Factors which determine blade creep.
– Constructional properties of typical materials used in the fabrication of turbine components.

Exhaust section
– Constructional features, purpose, operating principles and materilas of exhaust system: cone, tailpipe, propelling nozzle, cooling shroud, and gas flow straighteners.
– Purposes of convergent, divergent and variable area nozzles.
– Pressure, velocity and temperature changes that occur in various types of exhaust systems.
– Principles of operation, constructional features and purpose of thrust reverser.
– Effect of thrust reverses on engine effecieny, re-ingestion of exhaust gases, and magnitude of reverse thrust produced.
– Methods of reducing engine noise level.
– Relationship between turbulence and energy in the exhaust gas stream to engine noise levels, typical noise patterns and methods of reducing noise levels.

Bearings and seals
– Types, constructional features and principles of operation of bearings used in gas turbine engines.
– Primary loads and causes acting on the engine main bearings.
– Purpose, construction and principles of operation of typical gas turbine engine bearing seals.

Classification and properties of lubricants and fuels
– Basic requirements of a gas turbine lubricant: viscosity and viscosity index.
– Desirable characteristics of synthetic-based lubricants: low volatility, antifoaming quality, low lacquers and coke deposit, high flashpoint, and low pour point.
– Properties of gas turbine fuels: specific gravity, calorific value, vapour pressure, flashpoint, fire hazard, fuel icing, and corrosion characteristics.
– Fuel additives: anti-icing and anti-microbiological.
– Ground handling requirements and safety precautions to be observed in relation to gas turbine engine fuels, oils and additives.
– Effects of the following on safety, handling and inspection procedures: exposure to skin or eyes, flammability, misting, evaporation rate, gum formation, corrosion, contamination (water and dirt), and sampling.

Lubrication systems
– Arrangement, requirements and principles of operation of gas turbine engine lubrication system.
– Function, relationship and typical location of oil tank; oil pumps (pressure/scavenge); oil filters/screens; oil jets; oil cooler; scavenge subsystem; vent sub-system (air/oil separators); valves (bypass/check/relief).

Fuel control and metering systems
– Requirements, arrangement and principles of operation of gas turbine fuel control and metering system including: starting control, acceleration scheduling, over-speed governing, power limiting, temperature limiting, air density/altitude/outside air temperature (OAT)/airspeed compensation, and shutdown control.
– Operation and function of fuel system components: main fuel pumps, fuel filters (HP and LP), fuel heater, fuel control unit (hydro-pneumatic, hydro mechanical and electromechanical), governors and limiting devices, engine sensing variables, and valves (throttle/dump/ shut off).

Engine air systems
– Requirements, arrangements and principles of operation of gas turbine engine air distribution and anti-ice control systems (including internal cooling, sealing and external air services).
– Relationship, location and operation of engine internal cooling/sealing system components, air distribution/ external services components, and air starting system components.
– Effects of faults in components on internal cooling/ sealing, anti-icing, antisurge, bleed and air distribution systems.

Starting and ignition systems
– Requirements, arrangements and principles of operation of gas turbine engine starter systems and their com- ponents: electric starters, starter generators, air turbine starters, turbo starter systems (cartridge and monofuel), and pressure regulating and shut-off valves.
– Requirements, arrangements and principles of operation of the following engine ignition systems and their components: low voltage D.C. input, high voltage AC input, igniter and glow plug types, and harnesses.
– Safety precautions during servicing and maintenance of engine ignition systems.
– Effect of faults in components of engine ignition and starting systems.

Power augmentation systems
– Principles of operation, requirements and typical location of components in water injection and water/ methanol injection systems.
– Interrelationship between the augmentation system components and the fuel control system.
– Principles of operation and typical location of components in a reheat/afterburner system: burner ring, variable propulsion nozzle/two-position propulsion nozzle, burner ignition (spark, hotshot and catalytic), jet pipe, cooling/airflow, and heat shield.
– Effects of faults in engine power augmentation systems.

Engine controls
– Principles of operation, requirements and typical location of components of the following engine controls: linkages and controls to and from propeller coordinator/interconnector and fuel control unit; units and components interconnected for emergency shut- down; mechanical control inputs and outputs for electrical fuel control systems; throttle/power/condition levers, cables and linkages.
– Effects and rectification of faults in engine controls.
– Electronic engine control (digital and analogue) includ- ing Full Authority Digital Engine Control (FADEC).

Engine operation, maintenance, and ground running
– Precautions and pre-start chec k s prior to ground running a gas turbine engine.
– General procedures for starting, ground run-up and stopping a gas turbine engine.
– Determination of engine and system malfunctions by using given typical manufacturers’ data.
– Interpretation of engine power output and parameters from limitation/performance charts.
– Principles of trend monitoring pertaining to engine condition.
– Determination of engine condition/defects from obtained data.
– Inspection of engine and components according to criteria, tolerances and data specified by engine manufacturer.
– Hot section inspections and manufacturer designated module split inspections.
– Compressor washing/soft blasting.

Engine installation, storage and preservation
– Function, construction and configuration of typical gas turbine engine firewalls; cowlings; acoustic panels; engine mountings; anti-vibration mounts; hoses; pipes; feeders; connectors; wiring looms; control cables and rods; lifting points and drains.
– Blade containment areas/rings.
– Basic requirements for the preservation and de- preservation of gas turbine engines, accessories and systems (both installed (on the wing) and during storage).

Turboprop engines
– Gas-coupled and gear-coupled turbines.
– Reduction gears: construction, function and layout.
– Over-speed safety devices.
– Propellers for turboprops: design factor, starting requirements, constant speeding, feathering and braking control systems.

5 4 TD24047 Praktik Mesin Turbin Gas Students will be able to assemble and operate a gas turbine engine using appropriate techniques.
Students will be able to perform maintenance and repairs on gas turbine engines, including inspection and component replacement.
Students will be able to configure and test the fuel system and control system on a gas turbine engine.
Students will be able to perform load testing and analyze the performance of a gas turbine engine, as well as identify areas for improvement.
Students will be able to prepare comprehensive lab reports and present lab results clearly.
Mahasiswa mampu merakit dan mengoperasikan mesin turbin gas dengan menggunakan teknik yang sesuai.
Mahasiswa dapat melakukan pemeliharaan dan perbaikan mesin turbin gas termasuk inspeksi dan penggantian komponen.
Mahasiswa mampu mengatur dan menguji sistem bahan bakar serta sistem kontrol pada mesin turbin gas.
Mahasiswa dapat melakukan pengujian beban dan analisis kinerja mesin turbin gas serta mengidentifikasi area perbaikan.
Mahasiswa dapat menyusun laporan praktikum yang komprehensif dan mempresentasikan hasil praktikum dengan jelas.
Mata kuliah Praktik Mesin Turbin Gas dirancang untuk memberikan pengalaman langsung dalam perancangan, pengoperasian, dan pemeliharaan mesin turbin gas. Praktikum ini memungkinkan mahasiswa untuk menerapkan teori yang dipelajari dalam konteks praktis, mengembangkan keterampilan teknis, dan memahami tantangan yang dihadapi dalam pengelolaan mesin turbin gas.
Berikut adalah bahan kajian dan aktivitas untuk mata kuliah Praktik Mesin Turbin Gas:
Fundamental principles
– Relationship between force, work, power, energy, velocity, and acceleration and their respective relationship to gas turbine operation.
– Definition and application to gas turbine operation of the following :
• Potential energy
• Kinetic energy
• Newton’s Laws of Motion.
• Brayton cycle.
• Bernoulli’s theorem
• Thermodynamic laws
– Constant pressure gas turbine cycle, open cycle and closed cycle gas turbines.
– Basic constructional arrangement and the relative merits of the following engine types : turbojet, turbofan, turboshaft, turboprop, prop fan and ducted fan.

Principles of propulsion
– Undestanding of the following conditions, their relationship to each other and their application to engine operation :
• Gross thrust.
• Net thrust.
• Chocked nozzle thrust.
• Thrust distribution.
• Resultant thrust
• Thrust horsepower
• Equivalent shaft horsepower
• Spesific fuel consumption.
– Adiabatic, thermal and propulsive engine efficiencies and ways to derive them. – Bypass ratio and engine pressure ratio.
– Pressure, temperature and velocity of the gas flow as it passes through each section of engine.

Inlet ducts
– Principles of operation and construction of the following compressor inlet ducts: subsonic, supersonic and bell-mouth.
– Effects on pressure, velocity and temperature of airflow through convergent, divergent and convergent- divergent ducts.
– Effects of ram recovery and the causes of inlet duct losses.

Centrifugal compressors
– Constructional features, materials, operating principles and applications of single stage and multi-stage centrifugal compressors.
– Purpose and function of impellers, diffusers, and inlet guide vanes.
– Pressure ratios, inspection and balancing.

Axial compressors
– Constructional features, materials, operating principles and applications of the following axial flow compressors: single spool, dual/twin spool and triple spool.
– Purpose and function of rotor blades, stator blades, and fixed inlet guide vanes and variable inlet guide vanes.

Compressor operation
– Purpose, constructional features, materials, operating principles and application of the following axial flow compressors : single spool, dual/twin spool and triple spool.
– Causes, effect and control of compressor stall and surge.
– Principal methods of air flow control : bleed valves, variable inlet guide vanes, variable stator vanes and rotating stator vanes.
– Compressor ratio and ways to derive it.

Combustion section
– Constructional features, materials and principles of operation of the following combustion chambers and their respective advantages and disadvantages :
can type, can-annular type and reverse flow annular type. – Understanding of the following terms :
• Primary zone/airflow
• Secondary xone/airflow (dilution and cooling)
• Combustion fuel/air ratio
• Overall fuel/air ratio
• Flame temperatures
• Flame stabilization
– Construction, purpose and principles of simplex (single orifice) atomizing fuel nozzles, duplex (dual orifice) atomizing fuel nozzles, spill type atomizing fuel nozzles and vapourizing type nozzles.
– Construction, purpose and operation of swirl chambers, air shrouds and discharge orifice.

Turbine section
– Principles of operation and characteristics of the following turbine blading: impulse, reaction and impulse-reaction.
– Purpose and function of nozzle guide vanes and driving force for impulse and impulse reaction turbines.
– Differences between turbine power extractions require- ments for turbojet, turbofan and turboprop engines.
– Various methods of turbine blade to disc attachment.
– Causes and effects of turbine blade stress.
– Factors which determine blade creep.
– Constructional properties of typical materials used in the fabrication of turbine components.

Exhaust section
– Constructional features, purpose, operating principles and materilas of exhaust system: cone, tailpipe, propelling nozzle, cooling shroud, and gas flow straighteners.
– Purposes of convergent, divergent and variable area nozzles.
– Pressure, velocity and temperature changes that occur in various types of exhaust systems.
– Principles of operation, constructional features and purpose of thrust reverser.
– Effect of thrust reverses on engine effecieny, re-ingestion of exhaust gases, and magnitude of reverse thrust produced.
– Methods of reducing engine noise level.
– Relationship between turbulence and energy in the exhaust gas stream to engine noise levels, typical noise patterns and methods of reducing noise levels.

Bearings and seals
– Types, constructional features and principles of operation of bearings used in gas turbine engines.
– Primary loads and causes acting on the engine main bearings.
– Purpose, construction and principles of operation of typical gas turbine engine bearing seals.

Classification and properties of lubricants and fuels
– Basic requirements of a gas turbine lubricant: viscosity and viscosity index.
– Desirable characteristics of synthetic-based lubricants: low volatility, antifoaming quality, low lacquers and coke deposit, high flashpoint, and low pour point.
– Properties of gas turbine fuels: specific gravity, calorific value, vapour pressure, flashpoint, fire hazard, fuel icing, and corrosion characteristics.
– Fuel additives: anti-icing and anti-microbiological.
– Ground handling requirements and safety precautions to be observed in relation to gas turbine engine fuels, oils and additives.
– Effects of the following on safety, handling and inspection procedures: exposure to skin or eyes, flammability, misting, evaporation rate, gum formation, corrosion, contamination (water and dirt), and sampling.

Lubrication systems
– Arrangement, requirements and principles of operation of gas turbine engine lubrication system.
– Function, relationship and typical location of oil tank; oil pumps (pressure/scavenge); oil filters/screens; oil jets; oil cooler; scavenge subsystem; vent sub-system (air/oil separators); valves (bypass/check/relief).

Fuel control and metering systems
– Requirements, arrangement and principles of operation of gas turbine fuel control and metering system including: starting control, acceleration scheduling, over-speed governing, power limiting, temperature limiting, air density/altitude/outside air temperature (OAT)/airspeed compensation, and shutdown control.
– Operation and function of fuel system components: main fuel pumps, fuel filters (HP and LP), fuel heater, fuel control unit (hydro-pneumatic, hydro mechanical and electromechanical), governors and limiting devices, engine sensing variables, and valves (throttle/dump/ shut off).

Engine air systems
– Requirements, arrangements and principles of operation of gas turbine engine air distribution and anti-ice control systems (including internal cooling, sealing and external air services).
– Relationship, location and operation of engine internal cooling/sealing system components, air distribution/ external services components, and air starting system components.
– Effects of faults in components on internal cooling/ sealing, anti-icing, antisurge, bleed and air distribution systems.

Starting and ignition systems
– Requirements, arrangements and principles of operation of gas turbine engine starter systems and their com- ponents: electric starters, starter generators, air turbine starters, turbo starter systems (cartridge and monofuel), and pressure regulating and shut-off valves.
– Requirements, arrangements and principles of operation of the following engine ignition systems and their components: low voltage D.C. input, high voltage AC input, igniter and glow plug types, and harnesses.
– Safety precautions during servicing and maintenance of engine ignition systems.
– Effect of faults in components of engine ignition and starting systems.

Power augmentation systems
– Principles of operation, requirements and typical location of components in water injection and water/ methanol injection systems.
– Interrelationship between the augmentation system components and the fuel control system.
– Principles of operation and typical location of components in a reheat/afterburner system: burner ring, variable propulsion nozzle/two-position propulsion nozzle, burner ignition (spark, hotshot and catalytic), jet pipe, cooling/airflow, and heat shield.
– Effects of faults in engine power augmentation systems.

Engine controls
– Principles of operation, requirements and typical location of components of the following engine controls: linkages and controls to and from propeller coordinator/interconnector and fuel control unit; units and components interconnected for emergency shut- down; mechanical control inputs and outputs for electrical fuel control systems; throttle/power/condition levers, cables and linkages.
– Effects and rectification of faults in engine controls.
– Electronic engine control (digital and analogue) includ- ing Full Authority Digital Engine Control (FADEC).

Engine operation, maintenance, and ground running
– Precautions and pre-start chec k s prior to ground running a gas turbine engine.
– General procedures for starting, ground run-up and stopping a gas turbine engine.
– Determination of engine and system malfunctions by using given typical manufacturers’ data.
– Interpretation of engine power output and parameters from limitation/performance charts.
– Principles of trend monitoring pertaining to engine condition.
– Determination of engine condition/defects from obtained data.
– Inspection of engine and components according to criteria, tolerances and data specified by engine manufacturer.
– Hot section inspections and manufacturer designated module split inspections.
– Compressor washing/soft blasting.

Engine installation, storage and preservation
– Function, construction and configuration of typical gas turbine engine firewalls; cowlings; acoustic panels; engine mountings; anti-vibration mounts; hoses; pipes; feeders; connectors; wiring looms; control cables and rods; lifting points and drains.
– Blade containment areas/rings.
– Basic requirements for the preservation and de- preservation of gas turbine engines, accessories and systems (both installed (on the wing) and during storage).

Turboprop engines
– Gas-coupled and gear-coupled turbines.
– Reduction gears: construction, function and layout.
– Over-speed safety devices.
– Propellers for turboprops: design factor, starting requirements, constant speeding, feathering and braking control systems.

5 5 TD24048 Metodologi Penelitian Students are able to design research that aligns with the objectives and type of data to be collected.
Students are able to select and apply appropriate data collection and analysis methods.
Students are able to compile clear and well-structured research reports.
Students are able to evaluate the validity and reliability of data and research instruments.
Students are able to apply ethical considerations throughout the research process and comply with applicable regulations.
Mahasiswa mampu merancang penelitian yang sesuai dengan tujuan dan jenis data yang ingin dikumpulkan.
Mahasiswa dapat memilih dan menerapkan metode pengumpulan dan analisis data yang tepat.
Mahasiswa mampu menyusun laporan penelitian yang jelas dan terstruktur dengan baik.
Mahasiswa dapat mengevaluasi validitas dan reliabilitas data serta instrumen penelitian.
Mahasiswa dapat menerapkan pertimbangan etika dalam seluruh proses penelitian dan mematuhi regulasi yang berlaku.
Mata kuliah Metodologi Penelitian adalah mata kuliah yang mempelajari berbagai metode dan teknik penelitian ilmiah, serta proses yang terlibat dalam merancang dan melaksanakan penelitian. Ini sangat penting untuk mempersiapkan mahasiswa dalam melakukan penelitian yang valid dan dapat diandalkan, baik dalam konteks akademis maupun praktis.
Berikut adalah bahan kajian dan aktivitas untuk mata kuliah Metodologi Penelitian:
Research Metodhology: An Introduction
– Meaning of Research
– Objective of Research
– Motivation in Research
– Types of Research
– Research Methods versus Methodology
– Research Process
– Criteria of Good Research
Defining the Research Problem
– Selecting the Problem
– Technique Involved in Defining a Problem
Research Design
– Meaning of Research Design
– Need for Research Design
– Features of a Good Design
Sampling Design
– Charateristics of a Good Sample Design
Measurement and Scaling Technique
– Measurement Scales
Methods of Data Collection
– Collection of Primary Data
– Collection of Secondary Data
Processing and Analysis of Data
– Processing
– Analysis Data
Interpretation and Report Writing Template of Article
Using artificial intelligence in the the review process.
5 6 TD24049 Praktik Penulisan Akademik Students are able to compose well-structured academic documents that adhere to established formats.
Students can apply clear, coherent, and logical writing techniques to various types of academic documents.
Students are able to edit and revise to improve the quality of academic writing.
Students can use and cite sources correctly and understand and prevent plagiarism.
Students can utilize AI tools ethically to support the academic writing process.
Mahasiswa mampu menyusun dokumen akademik yang terstruktur dengan baik dan sesuai dengan format yang ditetapkan.
Mahasiswa dapat menerapkan teknik penulisan yang jelas, koheren, dan logis dalam berbagai jenis dokumen akademik.
Mahasiswa mampu melakukan penyuntingan dan revisi untuk meningkatkan kualitas tulisan akademik.
Mahasiswa dapat menggunakan dan mengutip sumber dengan benar serta memahami dan mencegah plagiarisme.
Mahasiswa dapat memanfaatkan alat AI dengan etis untuk mendukung proses penulisan akademik.
Mata kuliah Praktik Penulisan Akademik bertujuan untuk membekali mahasiswa dengan kemampuan menulis karya ilmiah yang efektif, jelas, dan memenuhi standar akademik. Dengan penerapan AI, mahasiswa akan diperkenalkan pada teknologi terbaru untuk mendukung penelitian, analisis, dan penulisan akademik. Berikut adalah bahan kajian yang relevan untuk mata kuliah ini:
1. Pengantar Penulisan Akademik:
Definisi dan karakteristik penulisan akademik
Jenis-jenis tulisan akademik (esai, laporan penelitian, makalah konferensi, tesis, disertasi)
Struktur umum penulisan akademik (pendahuluan, tinjauan pustaka, metodologi, hasil, dan diskusi)
Perbedaan antara penulisan akademik dan non-akademik
2. Pencarian Literatur dan Tinjauan Pustaka:
Cara melakukan pencarian literatur secara efektif menggunakan database akademik (Google Scholar, JSTOR, Scopus)
Teknik penilaian kualitas sumber literatur
Metode tinjauan pustaka yang sistematis
Pemanfaatan alat AI seperti Zotero, EndNote, atau Mendeley untuk manajemen referensi dan sitasi otomatis
3. Penulisan Pendahuluan dan Latar Belakang:
Cara merumuskan masalah penelitian dan tujuan penulisan
Teknik merangkum literatur dan menemukan celah penelitian
Penggunaan AI generative tools (seperti ChatGPT atau Grammarly) untuk membantu menyusun draft awal pendahuluan yang jelas dan terstruktur
4. Metodologi Penelitian:
Cara merumuskan metodologi penelitian yang tepat
Penjelasan metode kuantitatif, kualitatif, dan campuran
Penggunaan alat AI dalam analisis data (seperti SPSS, MATLAB, atau R) untuk penelitian kuantitatif
Pemanfaatan AI untuk analisis teks dalam penelitian kualitatif (misalnya, NVivo untuk coding data kualitatif)
5. Penulisan Hasil dan Diskusi:
Cara menyajikan hasil penelitian secara ringkas dan jelas
Teknik menulis diskusi yang kuat dan berfokus pada implikasi hasil penelitian
Penggunaan AI dalam visualisasi data (misalnya Tableau atau Python untuk grafik dan diagram)
Penerapan tools AI dalam membantu menafsirkan hasil data dan menemukan pola baru
6. Sitasi dan Referensi:
Pentingnya sitasi yang benar dalam penulisan akademik
Panduan format sitasi yang umum digunakan (APA, MLA, Chicago)
Penggunaan alat AI-based citation tools untuk otomatisasi referensi dan sitasi
Teknologi pendeteksi plagiarisme seperti Turnitin dan Grammarly untuk memastikan orisinalitas tulisan
7. Gaya Bahasa dan Tata Bahasa Akademik:
Struktur kalimat dan paragraf yang efektif dalam tulisan akademik
Pemilihan diksi yang sesuai dengan tone akademik
Penggunaan AI-powered grammar tools (seperti Grammarly) untuk mengecek tata bahasa, ejaan, dan struktur kalimat
Pengeditan gaya tulisan menggunakan AI untuk meningkatkan keterbacaan dan koherensi tulisan
8. Etika dalam Penulisan Akademik:
Pengertian plagiarisme dan cara menghindarinya
Teknik paraphrasing dan quoting yang benar
Prinsip-prinsip etika dalam pengumpulan dan penyajian data
Penggunaan AI plagiarism checkers untuk memverifikasi keaslian tulisan
9. Penulisan Proposal Penelitian:
Cara menulis proposal penelitian yang kuat
Teknik menyusun latar belakang, tujuan, dan manfaat penelitian
Integrasi AI untuk membantu menyusun struktur proposal yang koheren dan mendukung pengelolaan proyek penelitian
10. Editing dan Proofreading Menggunakan AI:
Penggunaan AI-driven tools untuk proofreading (memperbaiki kesalahan tata bahasa, ejaan, dan struktur kalimat)
Penerapan tools untuk mengidentifikasi inkonsistensi dalam argumen dan gaya penulisan
Teknik editing revisi dan feedback otomatis dengan AI
11. Presentasi Karya Ilmiah:
Persiapan untuk menyajikan tulisan akademik dalam forum ilmiah (seminar, konferensi)
Penggunaan AI untuk merancang presentasi yang efektif (misalnya, menggunakan Canva atau PowerPoint AI Designer)
Pemanfaatan AI untuk latihan berbicara dan pengenalan suara untuk presentasi yang lebih terstruktur
12. Kolaborasi dan AI dalam Penulisan Akademik:
Kolaborasi dalam penulisan akademik menggunakan tools berbasis cloud (misalnya Google Docs atau Microsoft Word AI)
Pemanfaatan AI untuk pembagian tugas penulisan dalam tim
Penggunaan AI untuk memberikan feedback otomatis pada draf karya ilmiah (misalnya Research Assistant AI)
5 7 TD24050 Aerodigital Students will understand the basic concepts and developments in digital technology in aviation.
Students will be able to apply digital technology in aircraft design, simulation, and operation, including the use of IoT, AI, big data, and cloud computing.
Students will be able to use digital tools to solve technical problems and improve operational efficiency in the aerospace industry.
Students will be able to apply digital technology to improve the safety, security, and performance of aircraft and airport operations.
Students will be able to identify the challenges and opportunities arising from the application of digital technology in aviation and develop innovative strategies to address the increasingly automated future of the aviation industry.
Mahasiswa mampu memahami konsep dasar dan perkembangan teknologi digital dalam dunia penerbangan.
Mahasiswa mampu mengaplikasikan teknologi digital dalam desain, simulasi, dan operasi pesawat, termasuk penggunaan IoT, AI, big data, dan cloud computing.
Mahasiswa mampu menggunakan alat digital untuk memecahkan masalah teknis dan meningkatkan efisiensi operasional dalam industri dirgantara.
Mahasiswa mampu menerapkan teknologi digital untuk meningkatkan keselamatan, keamanan, dan kinerja pesawat serta operasional bandara.
Mahasiswa dapat mengidentifikasi tantangan dan peluang yang muncul dari penerapan teknologi digital dalam penerbangan, serta mempersiapkan strategi inovatif untuk menghadapi masa depan industri penerbangan yang semakin terotomatisasi.
Mata kuliah Aerodigital berfokus pada penerapan teknologi digital dalam dunia penerbangan, dengan penekanan pada perkembangan terkini di bidang digitalisasi dan otomasi dalam industri dirgantara. Ini termasuk integrasi teknologi seperti simulasi, komputasi berbasis cloud, kecerdasan buatan (AI), dan Internet of Things (IoT) dalam desain, operasi, dan pemeliharaan pesawat. Berikut adalah bahan kajian yang dapat disusun untuk mata kuliah Aerodigital:

1. Pengantar Aerodigital:
Definisi dan konsep aerodigital
Perkembangan teknologi digital dalam industri penerbangan
Manfaat dan tantangan penerapan teknologi digital di sektor dirgantara
Tren digitalisasi terkini di industri penerbangan
2. Simulasi Penerbangan Digital:
Penggunaan simulasi komputer dalam desain dan pengujian pesawat
Pengenalan software simulasi seperti ANSYS, MATLAB, dan Simulink
Pemodelan aerodinamis dan simulasi CFD (Computational Fluid Dynamics)
Pengujian virtual untuk kondisi terbang yang ekstrem (turbolensi, kecepatan tinggi)
3. Desain Pesawat Berbasis Komputer (CAD/CAM):
Penggunaan CAD (Computer-Aided Design) untuk desain pesawat dan komponennya
CAM (Computer-Aided Manufacturing) untuk produksi otomatis komponen pesawat
Integrasi antara desain berbasis CAD dengan manufaktur cerdas
Peran teknologi digital dalam optimasi desain struktural dan aerodinamis
4. Sistem Penerbangan Berbasis IoT (Internet of Things):
Pengertian IoT dan aplikasinya di dunia penerbangan
Penggunaan sensor pintar dalam sistem pesawat
Integrasi IoT untuk pemantauan real-time kondisi pesawat (health monitoring)
Aplikasi IoT dalam manajemen bandara dan kontrol lalu lintas udara
5. Big Data dan Data Analytics dalam Industri Dirgantara:
Pengumpulan dan pengelolaan data besar dalam penerbangan
Penggunaan big data analytics untuk optimasi rute penerbangan, efisiensi bahan bakar, dan perawatan prediktif
Peran data-driven decision making dalam operasi penerbangan
Penerapan Machine Learning (ML) dalam analisis data penerbangan
6. Kecerdasan Buatan (AI) dalam Penerbangan:
Penggunaan AI dalam sistem kontrol pesawat (misalnya autopilot)
Aplikasi AI untuk perawatan prediktif dan perbaikan otomatis
Sistem AI untuk pengelolaan lalu lintas udara (Air Traffic Management)
Penggunaan AI dalam pemrosesan gambar dan data sensor untuk navigasi pesawat tanpa awak (drone)
7. Teknologi Blockchain dalam Penerbangan:
Penggunaan blockchain untuk keamanan data penerbangan
Aplikasi blockchain dalam manajemen rantai pasokan industri dirgantara
Peran blockchain dalam manajemen pemeliharaan pesawat dan logistik suku cadang
Potensi blockchain dalam sistem manajemen tiket dan identifikasi penumpang
8. Penerapan Cloud Computing dalam Penerbangan:
Pemanfaatan komputasi awan (cloud computing) untuk menyimpan dan menganalisis data penerbangan
Penggunaan platform berbasis cloud untuk simulasi penerbangan real-time
Integrasi cloud dalam sistem perawatan pesawat dan manajemen data operasional
Aplikasi cloud dalam kolaborasi lintas divisi dan organisasi di sektor penerbangan
9. Digital Twin dalam Penerbangan:
Konsep Digital Twin dalam penerbangan (replikasi digital dari pesawat atau sistem)
Aplikasi digital twin untuk pemeliharaan prediktif dan simulasi real-time
Pemantauan kondisi pesawat secara digital untuk perbaikan dan perawatan
Keuntungan digital twin dalam optimalisasi operasional pesawat dan efisiensi biaya
10. Cybersecurity di Industri Penerbangan:
Ancaman keamanan siber di dunia penerbangan
Perlindungan terhadap serangan siber pada sistem penerbangan digital (misalnya autopilot, navigasi)
Standar keamanan siber yang diterapkan di industri penerbangan
Penggunaan AI dan machine learning untuk mendeteksi dan menangani ancaman siber
11. Augmented Reality (AR) dan Virtual Reality (VR) di Penerbangan:
Aplikasi AR dan VR dalam pelatihan pilot dan kru pesawat
Penggunaan AR dalam pemeliharaan pesawat dan inspeksi komponen
Simulasi penerbangan berbasis VR untuk pelatihan navigasi dan skenario darurat
Peran AR dalam mempercepat proses perbaikan dan perawatan pesawat
12. Robotika dan Automasi dalam Penerbangan:
Penggunaan robot untuk perakitan dan inspeksi komponen pesawat
Sistem otomasi dalam proses produksi pesawat dan perakitan di industri dirgantara
Aplikasi robotika untuk pemeliharaan pesawat, termasuk perbaikan otomatis
Penggunaan drone untuk inspeksi infrastruktur bandara dan pemantauan area yang sulit dijangkau
13. Pemeliharaan Pesawat Berbasis Digital:
Manajemen perawatan pesawat berbasis data digital dan prediksi
Sistem perawatan terintegrasi dengan AI untuk mendeteksi kerusakan lebih awal
Penggunaan Predictive Maintenance untuk mengurangi downtime dan meningkatkan efisiensi perawatan
Teknologi digital dalam dokumentasi dan pelacakan sejarah perawatan pesawat
14. Penerbangan Masa Depan dengan Teknologi Digital:
Pesawat otonom (autonomous aircraft) dan tantangan digitalisasinya
Urban air mobility (misalnya, taksi terbang) dan sistem digital yang mendukung
Proyek pesawat berkecepatan tinggi berbasis teknologi digital (hypersonic aircraft)
Integrasi teknologi AI dan otomatisasi dalam pesawat tanpa awak (UAV dan drone)

5 8 TD24051 Algoritma dan Pemrograman Students will be able to understand the basic concepts of algorithms, data structures, and programming principles, as well as the ability to write, test, and optimize code to solve engineering problems efficiently. Students are expected to be able to apply algorithms in an aerospace engineering context, use programming tools, work in teams, and demonstrate professional ethics in developing quality software. Mahasiswa mampu memahami konsep dasar algoritma, struktur data, dan prinsip pemrograman, serta kemampuan menulis, menguji, dan mengoptimalkan kode untuk menyelesaikan masalah teknik secara efisien. Mahasiswa diharapkan mampu menerapkan algoritma dalam konteks teknik dirgantara, menggunakan alat pemrograman, bekerja dalam tim, dan menunjukkan etika profesional dalam mengembangkan perangkat lunak yang berkualitas.
Mata kuliah Algoritma dan Pemrograman bertujuan untuk membekali mahasiswa dengan dasar-dasar pemikiran logis, analisis algoritma, serta keterampilan pemrograman yang relevan untuk menyelesaikan masalah-masalah komputasi. Dalam konteks teknik dirgantara, kemampuan pemrograman dan pemahaman algoritma sangat penting untuk berbagai aplikasi seperti simulasi penerbangan, analisis data, dan kontrol sistem pesawat. Berikut bahan kajian yang relevan untuk mata kuliah Algoritma dan Pemrograman:

1. Pengantar Algoritma dan Pemrograman:
Definisi algoritma dan pemrograman
Konsep dasar pemecahan masalah secara algoritmik
Struktur umum algoritma (input, proses, output)
Bahasa pemrograman yang umum digunakan (misalnya Python, C++, atau MATLAB)
Relevansi algoritma dan pemrograman dalam teknik dirgantara
2. Tipe Data dan Variabel:
Tipe data dasar (integer, float, string, boolean)
Deklarasi dan penggunaan variabel
Operasi matematika dan logika dasar pada variabel
Struktur data seperti array, list, dan tuple
Penerapan tipe data dalam pemodelan dan simulasi pesawat
3. Struktur Kontrol:
Percabangan: penggunaan if-else dan switch-case
Perulangan: for, while, dan do-while
Penggunaan struktur kontrol dalam algoritma untuk pemecahan masalah (misalnya penghitungan lintasan penerbangan atau kontrol sistem autopilot)
Studi kasus penerapan struktur kontrol dalam simulasi penerbangan
4. Fungsi dan Modularitas:
Konsep fungsi dan manfaat modularitas dalam pemrograman
Deklarasi dan penggunaan fungsi
Parameter, argument, dan return value
Pemrograman modular untuk menyusun sistem kontrol pesawat terbang atau sistem otomatisasi
Rekursi dalam algoritma (misalnya dalam perhitungan rekursif untuk analisis struktural)
5. Pemrograman Berbasis Objek (OOP):
Konsep dasar pemrograman berorientasi objek (OOP)
Kelas, objek, atribut, dan metode
Enkapsulasi, pewarisan (inheritance), dan polimorfisme
Contoh penggunaan OOP dalam pemodelan sistem pesawat (misalnya, pesawat sebagai objek dengan atribut seperti kecepatan, ketinggian, dan bahan bakar)
Desain dan implementasi program OOP untuk simulasi penerbangan sederhana
6. Algoritma Pengurutan dan Pencarian:
Algoritma pengurutan dasar (Bubble Sort, Selection Sort, Insertion Sort)
Algoritma pengurutan efisien (Merge Sort, Quick Sort)
Algoritma pencarian (Linear Search, Binary Search)
Penerapan algoritma pengurutan dan pencarian dalam analisis data penerbangan
Optimalisasi algoritma dalam pengolahan data real-time (misalnya dalam kontrol lalu lintas udara)
7. Algoritma Rekursif:
Konsep rekursi dalam algoritma
Contoh penggunaan rekursi untuk perhitungan matematis dan pemecahan masalah yang berulang
Efisiensi algoritma rekursif dibandingkan algoritma iteratif
Penerapan rekursi dalam simulasi dinamika penerbangan dan struktur pesawat
8. Pengelolaan Memori dan Efisiensi Algoritma:
Pengertian kompleksitas waktu dan ruang (Big-O Notation)
Analisis efisiensi algoritma (worst case, best case, average case)
Pengelolaan memori dalam pemrograman (stack, heap, variabel lokal dan global)
Optimasi algoritma untuk aplikasi penerbangan yang membutuhkan pengolahan data cepat
Penggunaan algoritma efisien dalam simulasi penerbangan berkecepatan tinggi
9. Struktur Data Lanjut:
Linked List, Stack, Queue, dan Tree
Implementasi struktur data dalam pemrograman
Penerapan struktur data untuk mengelola dan memproses informasi penerbangan (misalnya antrian data sensor, struktur pohon untuk pengambilan keputusan)
Penggunaan struktur data dalam algoritma simulasi atau kontrol penerbangan
10. Algoritma Graf:
Konsep dasar graf dan representasi graf (adjacency matrix, adjacency list)
Algoritma DFS (Depth-First Search) dan BFS (Breadth-First Search)
Algoritma Dijkstra dan A* untuk pencarian jalur terpendek
Penerapan algoritma graf dalam navigasi pesawat dan pemetaan jalur penerbangan
Penggunaan algoritma graf untuk pengaturan rute pesawat di udara (air traffic management)
11. Pemrograman Paralel dan Multithreading:
Konsep pemrograman paralel dan penggunaan thread
Sinkronisasi dan manajemen thread
Penggunaan multithreading dalam simulasi real-time dan pemrosesan data penerbangan
Aplikasi pemrograman paralel untuk mempercepat simulasi penerbangan besar (misalnya, simulasi CFD atau analisis aerodinamis yang kompleks)
12. Algoritma Numerik:
Teknik pemecahan masalah numerik (misalnya metode iteratif untuk penyelesaian persamaan non-linier)
Penerapan algoritma numerik dalam analisis struktural dan dinamika pesawat
Pemrograman numerik dengan MATLAB atau Python untuk menyelesaikan perhitungan teknik dirgantara
Aplikasi algoritma numerik dalam pemodelan fisika penerbangan (misalnya analisis gaya dan gerak)
13. Pengembangan Aplikasi untuk Simulasi Teknik Dirgantara:
Desain dan implementasi aplikasi berbasis pemrograman untuk simulasi penerbangan
Penggunaan bahasa pemrograman seperti Python atau C++ untuk mengembangkan aplikasi simulasi pesawat
Integrasi data penerbangan dan algoritma dalam aplikasi simulasi
14. Penerapan Algoritma AI dalam Penerbangan:
Algoritma dasar Machine Learning (misalnya supervised dan unsupervised learning)
Penerapan AI untuk pengenalan pola dalam data penerbangan (data sensor, perilaku pesawat)
Algoritma untuk prediksi dan optimasi dalam perawatan pesawat (predictive maintenance)
Implementasi AI-based control systems untuk pesawat otomatis dan UAV

5 9 TD24052 Praktik Algoritma dan Pemrograman Students will be able to apply algorithms and programming theory practically through writing, testing, and debugging code in real-world projects.
Students are expected to develop efficient programming solutions, work collaboratively in teams to solve engineering problems, and utilize programming tools to increase productivity.
Students are also expected to demonstrate professional ethics in compiling and maintaining code, as well as effective technical communication skills.
Mahasiswa mampu menerapkan algoritma dan teori pemrograman secara praktis melalui penulisan, pengujian, dan debugging kode dalam proyek nyata.
Mahasiswa diharapkan mampu mengembangkan solusi pemrograman yang efisien, bekerja dalam tim untuk memecahkan masalah teknik secara kolaboratif, dan memanfaatkan alat pemrograman untuk meningkatkan produktivitas.
Mahasiswa juga diharapkan menunjukkan etika profesional dalam menyusun dan mengelola kode, serta keterampilan komunikasi teknis yang efektif.
Mata kuliah Praktik Algoritma dan Pemrograman merupakan mata kuliah praktis yang dirancang untuk memberikan pengalaman langsung dalam penerapan konsep-konsep algoritma dan teknik pemrograman melalui berbagai latihan dan proyek. Berikut adalah bahan kajian dan struktur yang bisa digunakan untuk menyusun mata kuliah ini:

1. Pengenalan dan Setup Lingkungan Pengembangan:
Setup Lingkungan Pengembangan:
Instalasi dan konfigurasi Integrated Development Environment (IDE) seperti Visual Studio Code, PyCharm, atau Eclipse.
Pengaturan lingkungan pemrograman dan library (misalnya, Anaconda untuk Python).
Pengenalan Bahasa Pemrograman:
Pemahaman sintaks dasar dari bahasa pemrograman yang dipilih (misalnya Python, C++, atau Java).
Penulisan program “Hello, World!” dan pemahaman struktur program dasar.
2. Implementasi Struktur Kontrol dan Fungsi:
Percabangan dan Perulangan:
Praktik pembuatan program menggunakan struktur kontrol seperti if-else, switch-case, for-loop, dan while-loop.
Latihan pemecahan masalah sederhana menggunakan struktur kontrol (misalnya, kalkulator, program penghitung rata-rata).
Fungsi dan Modularitas:
Penulisan fungsi sederhana, penggunaan parameter, dan return value.
Latihan dengan fungsi-fungsi matematis atau utilitas (misalnya, menghitung faktorial, fibonacci, atau algoritma sorting).
3. Struktur Data dan Algoritma Dasar:
Penggunaan Struktur Data:
Implementasi dan manipulasi struktur data dasar seperti array, list, stack, dan queue.
Latihan praktis dengan struktur data untuk menyelesaikan masalah (misalnya, manajemen antrian, pemrosesan data).
Algoritma Pengurutan dan Pencarian:
Implementasi algoritma pengurutan seperti Bubble Sort dan Quick Sort.
Praktik penggunaan algoritma pencarian (Linear Search dan Binary Search) dalam berbagai kasus.
4. Pemrograman Berbasis Objek (OOP):
Konsep OOP:
Implementasi kelas, objek, atribut, dan metode.
Latihan dengan enkapsulasi, pewarisan, dan polimorfisme.
Proyek OOP:
Pengembangan aplikasi berbasis objek (misalnya, sistem manajemen pesawat atau simulasi penerbangan).
5. Algoritma Rekursif dan Pengelolaan Memori:
Latihan Rekursi:
Implementasi algoritma rekursif untuk perhitungan matematis (misalnya, algoritma rekursif untuk faktorial atau deret Fibonacci).
Pengelolaan Memori:
Praktik dengan manajemen memori dasar (alokasi dan dealokasi) dan penggunaan struktur data yang efisien.
6. Struktur Data Lanjut dan Algoritma Graf:
Struktur Data Lanjut:
Implementasi dan penggunaan Linked List, Stack, Queue, dan Tree dalam kode.
Latihan dengan struktur data lanjutan untuk menyelesaikan masalah yang lebih kompleks.
Algoritma Graf:
Praktik dengan algoritma graf seperti DFS, BFS, dan Dijkstra untuk menemukan jalur terpendek.
Proyek dengan aplikasi graf dalam konteks penerbangan (misalnya, pemetaan rute penerbangan).
7. Pemrograman Paralel dan Multithreading:
Konsep Dasar:
Pengenalan dasar-dasar pemrograman paralel dan multithreading.
Latihan dengan pembuatan thread dan sinkronisasi.
Proyek Multithreading:
Pengembangan aplikasi dengan multithreading untuk simulasi atau pemrosesan data.
8. Algoritma Numerik dan Implementasi dalam Penerbangan:
Algoritma Numerik:
Implementasi metode numerik untuk pemecahan masalah matematis (misalnya, metode Newton-Raphson untuk penyelesaian persamaan non-linier).
Aplikasi Penerbangan:
Latihan dengan pemrograman algoritma numerik dalam simulasi penerbangan atau analisis struktural.
9. Proyek Akhir:
Desain Proyek:
Pengembangan proyek akhir yang mengintegrasikan berbagai konsep algoritma dan pemrograman yang telah dipelajari.
Contoh proyek: Simulasi penerbangan sederhana, sistem pemantauan pesawat berbasis data sensor, aplikasi kontrol autopilot.
Presentasi dan Evaluasi:
Presentasi hasil proyek kepada kelas atau dosen.
Evaluasi proyek berdasarkan kriteria teknis dan penerapan konsep.

5A 10 TD24053 Sistem Otomasi dan Kontrol Students will be able to design and implement automatic control systems using appropriate components and hardware.
Students will be able to apply control theory to analyze and improve control system performance.
Students will be able to program and configure PLCs and understand their practical applications in industrial automation.
Students will be able to use software and computers to support control and automation systems.
Students will be able to develop and present control system projects, demonstrating a strong understanding and application of theory and practice.
Mahasiswa mampu merancang dan mengimplementasikan sistem kontrol otomatis menggunakan komponen dan perangkat keras yang sesuai.
Mahasiswa dapat menerapkan teori kontrol untuk menganalisis dan meningkatkan performa sistem kontrol.
Mahasiswa mampu memprogram dan mengkonfigurasi PLC serta memahami aplikasi praktisnya dalam otomasi industri.
Mahasiswa dapat menggunakan perangkat lunak dan komputer untuk mendukung sistem kontrol dan otomasi.
Mahasiswa mampu menyusun dan mempresentasikan proyek sistem kontrol dengan menunjukkan pemahaman dan aplikasi teori serta praktik yang baik.
Mata kuliah Sistem Otomasi dan Kontrol berfokus pada prinsip-prinsip dasar dan aplikasi sistem otomatisasi serta teknik kontrol dalam konteks teknik dirgantara. Ini mencakup pemrograman kontrol, sistem kontrol umpan balik, dan penggunaan teknologi otomasi untuk meningkatkan efisiensi dan performa sistem. Berikut adalah bahan kajian dan struktur yang bisa digunakan untuk menyusun mata kuliah ini:

1. Pengantar Sistem Otomasi dan Kontrol:
Definisi dan Konsep Dasar:
Pengertian sistem otomasi dan kontrol
Komponen utama dalam sistem otomasi (sensor, aktuator, kontroler)
Klasifikasi sistem kontrol (kontrol terbuka vs. kontrol tertutup)
Sejarah dan Aplikasi:
Sejarah perkembangan sistem otomasi
Aplikasi sistem otomasi dalam industri dirgantara (misalnya, kontrol penerbangan, sistem kontrol pesawat)
2. Komponen Sistem Kontrol:
Sensor:
Jenis sensor dan prinsip kerja (misalnya, sensor suhu, tekanan, kecepatan)
Integrasi sensor dalam sistem otomasi pesawat
Aktuator:
Jenis aktuator (misalnya, motor, solenoid, aktuator elektro-mekanik)
Penggunaan aktuator dalam sistem kontrol penerbangan
Kontroler:
Fungsi dan jenis kontroler (misalnya, kontroler PID, kontroler fuzzy)
Implementasi kontroler dalam aplikasi teknik dirgantara
3. Teori Kontrol Dasar:
Model Sistem:
Pengenalan model sistem dinamik
Persamaan diferensial dan representasi dalam domain waktu dan frekuensi
Sistem Umpan Balik:
Konsep kontrol umpan balik
Stabilitas sistem dan analisis kestabilan (misalnya, kriteria Routh-Hurwitz, diagram Bode)
Pengendalian PID:
Prinsip dasar kontrol PID (Proportional, Integral, Derivative)
Tuning parameter PID untuk sistem penerbangan
Implementasi dan simulasi kontrol PID
4. Sistem Kontrol Digital:
Diskritisasi dan Sampling:
Teknik diskritisasi sinyal analog
Penggunaan sistem sampling dalam kontrol digital
Kontrol Digital dan Implementasi:
Desain dan implementasi kontrol digital menggunakan mikrokontroler atau DSP (Digital Signal Processor)
Aplikasi kontrol digital dalam sistem otomasi pesawat
Algoritma Kontrol Digital:
Penerapan algoritma kontrol digital dalam pengendalian sistem dinamis
Studi kasus dan proyek implementasi
5. Sistem Kontrol Adaptif dan Optimal:
Kontrol Adaptif:
Prinsip dasar kontrol adaptif
Implementasi kontrol adaptif dalam kondisi perubahan dinamis (misalnya, perubahan berat pesawat, variasi lingkungan)
Kontrol Optimal:
Konsep kontrol optimal dan formulasi masalah
Penerapan kontrol optimal dalam optimasi kinerja pesawat dan sistem otomatisasi
6. Teknologi Otomasi Industri:
Automasi Proses dan Manufaktur:
Sistem otomasi untuk proses industri dan manufaktur pesawat
Penggunaan robot industri dan sistem otomasi dalam perakitan pesawat
Sistem SCADA (Supervisory Control and Data Acquisition):
Konsep SCADA dan penerapannya dalam kontrol sistem otomasi
Integrasi SCADA dalam manajemen sistem pesawat dan infrastruktur bandara
7. Sistem Kontrol Berbasis Komputer:
Pengendalian Berbasis PC:
Implementasi kontrol berbasis komputer menggunakan bahasa pemrograman (misalnya, LabVIEW, MATLAB/Simulink)
Desain dan simulasi sistem kontrol berbasis PC
Komunikasi dan Interfacing:
Protokol komunikasi untuk sistem kontrol berbasis komputer (misalnya, RS-232, Ethernet)
Integrasi sistem kontrol dengan perangkat keras (sensor, aktuator)
8. Pengendalian Sistem Pesawat dan Penerbangan:
Kontrol Sistem Penerbangan:
Pengendalian sistem autopilot dan manajemen penerbangan
Teknik kontrol untuk stabilitas dan navigasi pesawat
Simulasi dan Pengujian:
Simulasi sistem kontrol penerbangan menggunakan perangkat lunak seperti MATLAB/Simulink
Pengujian dan validasi sistem kontrol pada simulator penerbangan
9. Automasi dalam Bandara dan Operasi Penerbangan:
Automasi Bandara:
Sistem otomasi untuk manajemen lalu lintas udara dan operasi bandara
Penerapan teknologi otomasi dalam sistem pendaratan dan take-off otomatis
Kontrol Sistem Operasional:
Pengendalian sistem otomatis dalam pengelolaan perawatan dan operasional pesawat
10. Proyek Akhir dan Studi Kasus:
Desain Proyek:
Pengembangan proyek akhir yang mengintegrasikan konsep otomasi dan kontrol
Contoh proyek: Sistem kontrol untuk pesawat otonom, otomasi proses manufaktur pesawat
Presentasi dan Evaluasi:
Presentasi hasil proyek kepada kelas atau dosen
Evaluasi proyek berdasarkan implementasi teknis dan penerapan konsep

5A 10 TD24026 Peraturan Penerbangan II Students are able to understand the following concepts: airworthiness requirements, the role of state aviation regulatory bodies, aircraft certification, documents and maintenance, Issuance of airworthiness certificates (C of A) and registration certificates (C of R). Mahasiswa mampu memahami konsep-konsep berikut: persyaratan kelaikan udara, peran badan pengawas penerbangan negara, sertifikasi pesawat, dokumen dan pemeliharaan, Penerbitan sertifikat kelaikan udara (C of A) dan sertifikat registrasi (C of R).
Mata kuliah Peraturan Penerbangan II adalah lanjutan dari mata kuliah Peraturan Penerbangan I, yang berfokus pada regulasi dan kebijakan penerbangan yang lebih spesifik dan mendalam. Mata kuliah ini mencakup berbagai aspek hukum dan regulasi yang diperlukan untuk operasional pesawat dan pengelolaan penerbangan secara lebih rinci.
Berikut adalah bahan kajian dan aktivitas untuk mata kuliah Peraturan Penerbangan II:
Airworthiness requirements
– Design requirements: performance, structural strength, handling, aerodynamics, reliability, system or component performance and reliability, engine types and tests.
– Construction requirements: material quality, construction methods, approved manufacturing organizations (AMOs), systems of traceability to source of origin, and quality control/assurance.
– Test requirements: structural test programmes, including “safe life”, “fail safe” and “damage tolerant” testing.
– Component testing and systems testing.
– Flight test schedules and engine test schedules.
– Test programmes for special cases (aircraft, systems and components).
– Procedures for the maintenance of continuing airworthiness.
– Airworthiness Directives (AD): indigenous, foreign, issue dissemination, and action.
– Operational requirements: performance scheduling, flight and operations manuals.

The role of the State aviation regulatory body
– Protection of public interests by establishing the need for and feasibility of air service and ensuring the safety of flight operations conducted within the State.
– Regulation of the degree of competition between operators and exercise of control over commercial air operators.
– State authority is normally exercised through the incorporation of civil aviation acts, laws and statutes into the State’s legal system. It is also asserted through the establishment of a State Civil Aviation Authority (CAA) which has the power to apply principles set forth in aviation law, develop civil aviation regulations and orders, and establish requirements for the issue of licences, certificates and other instruments of authority deemed necessary for commercial air transport. The State must also inspect all aspects of commercial air transport operations to ensure continuing compliance with State requirements, recommend corrective action to air operators and revoke air operators’ licences.

Aircraft certification, documents and maintenance
a. Aircraft, propeller and engine Type Certification – Certification rules (CASR Part 23, 25, 27 and 29).
– Type Certification (TC), TC issue, and associated TC Data Sheet.
– Supplemental Type Certification or major modification.
b. Individual aircraft certification
– Approval of design or production organizations

Issue of Certificate of Airworthiness (C of A) and Certificate of Registration (C of R)
– Documents to be carried on-board the aircraft: C of A, C of R, Noise Certificate, Weight and Balance Reports, and Radio Station Licence and Approval
– Understanding of the concept that continuing airworthiness is the process of ensuring that any time in its operating life, the aircraft should comply with airworthiness requirements and should be in a condition for safe operation.
– Special operational approvals (e.g. extended operations by Aeroplanes by Twin-engined (ETOPS), all weather operations, Reduced Separation Minima (RVSM), Required Performance (RNP), and Minimum Performance Specifications (MNPS).

5B 10 TD24055 Desain Pesawat Terbang Students will be able to understand the basic concepts and principles of aircraft design, the ability to design integrated aircraft components and systems, and the application of aerodynamic, structural, and propulsion system techniques in design.
Students will be expected to utilize aircraft design software, optimize designs for performance and efficiency, and work in multidisciplinary teams to develop innovative solutions that consider safety, regulations, and environmental impacts within the aviation industry.
Mahasiswa mampu memahami konsep dasar dan prinsip perancangan pesawat terbang, kemampuan merancang komponen dan sistem pesawat terbang secara terpadu, serta penerapan teknik aerodinamis, struktur, dan sistem propulsi dalam perancangan.
Mahasiswa diharapkan dapat menggunakan perangkat lunak desain pesawat, mengoptimalkan desain untuk kinerja dan efisiensi, dan bekerja dalam tim multidisiplin untuk mengembangkan solusi inovatif yang mempertimbangkan keselamatan, peraturan, dan dampak lingkungan dalam industri penerbangan.
Mata kuliah Desain Pesawat Terbang berfokus pada proses dan prinsip yang terlibat dalam merancang pesawat terbang dari konsep hingga prototipe. Ini mencakup berbagai aspek dari desain aerodinamis, struktur, dan sistem pesawat hingga analisis kinerja dan evaluasi.
Berikut adalah bahan kajian dan aktivitas untuk mata kuliah Desain Pesawat Terbang:

1. Pengenalan Desain Pesawat Terbang:
Proses Desain:
Tahapan dalam desain pesawat terbang, mulai dari konsep hingga produksi
Faktor Desain Utama:
Faktor-faktor utama yang mempengaruhi desain pesawat, seperti misi, performa, dan efisiensi
2. Aerodinamika Desain:
Prinsip Aerodinamika:
Prinsip dasar aerodinamika dan pengaruhnya terhadap desain pesawat
Analisis Aerodinamika:
Teknik analisis aerodinamika seperti perhitungan gaya angkat, drag, dan distribusi tekanan
Desain Sayap dan Struktur:
Desain sayap, bentuk, dan profil sayap untuk memaksimalkan efisiensi aerodinamis
3. Struktur Pesawat Terbang:
Konstruk Struktur:
Material dan teknik konstruksi struktur pesawat, termasuk fuselage, sayap, dan ekor
Analisis Struktur:
Teknik analisis kekuatan struktur, seperti beban statis dan dinamis
Integrasi Sistem:
Integrasi struktur dengan sistem pesawat seperti sistem kontrol dan sistem tenaga
4. Sistem Pesawat Terbang:
Sistem Propulsi:
Desain dan pemilihan sistem propulsi (mesin jet, mesin piston, baling-baling)
Sistem Kontrol:
Desain dan integrasi sistem kontrol penerbangan, seperti kontrol penerbangan, autopilot, dan sistem navigasi
Sistem Kelistrikan dan Hidrolik:
Desain sistem kelistrikan dan hidrolik yang mendukung operasi pesawat
5. Kinerja dan Evaluasi:
Analisis Kinerja:
Analisis performa pesawat termasuk kecepatan, jarak terbang, dan efisiensi bahan bakar
Pengujian dan Validasi:
Metode pengujian dan validasi desain pesawat, termasuk uji terowongan angin dan simulasi penerbangan
Penilaian Kelayakan:
Penilaian kelayakan desain dari segi biaya, waktu, dan sumber daya
6. Proses Pembuatan dan Produksi:
Prototyping:
Proses pembuatan prototipe pesawat terbang dan metode pengujian
Manufaktur dan Perakitan:
Teknik manufaktur dan perakitan pesawat terbang, termasuk pemilihan material dan teknik fabrikasi
7. Studi Kasus dan Proyek:
Studi Kasus:
Analisis studi kasus desain pesawat terbang yang sukses dan tantangan yang dihadapi
Proyek Desain:
Proyek kelompok atau individu untuk merancang pesawat terbang dengan spesifikasi yang ditentukan
Presentasi Proyek:
Penyajian dan diskusi desain pesawat terbang yang telah dibuat, termasuk analisis dan evaluasi desain
8. Etika dan Regulasi:
Pertimbangan Etika:
Pertimbangan etika dalam desain pesawat terbang, termasuk keselamatan dan dampak lingkungan
Regulasi dan Standar:
Memahami regulasi dan standar penerbangan yang relevan dengan desain pesawat terbang

5B 11 TD24056 Pemodelan dan Simulasi Komputasi Students are able to understand the basic concepts of mathematical modeling and computational simulation, the ability to develop models of various aerospace engineering systems, and the skills to use simulation software to predict and analyze system performance. Students are expected to be able to apply computational techniques in solving complex engineering problems, work effectively in teams to develop accurate models and simulations, and demonstrate professional ethics in modeling and analysis that consider the validity and reliability of simulation results. Mahasiswa mampu memahami konsep dasar pemodelan matematika dan simulasi komputasi, kemampuan mengembangkan model berbagai sistem teknik dirgantara, serta keterampilan menggunakan perangkat lunak simulasi untuk memprediksi dan menganalisis kinerja sistem. Mahasiswa diharapkan mampu menerapkan teknik komputasi dalam menyelesaikan permasalahan teknik yang kompleks, bekerja secara efektif dalam tim untuk mengembangkan model dan simulasi yang akurat, serta menunjukkan etika profesional dalam pemodelan dan analisis yang mempertimbangkan validitas dan reliabilitas hasil simulasi.
Mata kuliah Pemodelan dan Simulasi Komputasi berfokus pada teknik dan alat yang digunakan untuk membuat model matematis dan simulasi komputer dari sistem fisik atau fenomena untuk analisis dan perancangan. Ini mencakup pembuatan model, pemrograman simulasi, dan interpretasi hasil simulasi.
Berikut adalah bahan kajian dan aktivitas untuk mata kuliah Pemodelan dan Simulasi Komputasi:
1. Pengenalan Pemodelan dan Simulasi:
Definisi dan Konsep Dasar:
Pengertian pemodelan dan simulasi, serta manfaatnya dalam analisis dan desain
Jenis Model:
Model matematis, fisik, dan statistik
Metode Simulasi:
Metode simulasi diskret, kontinu, dan hibrid
2. Pemodelan Matematis:
Pengembangan Model:
Teknik untuk mengembangkan model matematis dari fenomena fisik, termasuk penggunaan persamaan diferensial dan aljabar
Validasi Model:
Metode untuk memvalidasi model matematis dengan data eksperimen dan simulasi
3. Simulasi Komputasi:
Teknik Simulasi:
Teknik simulasi seperti Monte Carlo, metode elemen hingga (FEM), dan metode volume hingga (FVM)
Pemrograman Simulasi:
Penggunaan bahasa pemrograman seperti Python, MATLAB, atau C++ untuk pemrograman simulasi
Alat Simulasi:
Perangkat lunak simulasi seperti Simulink, ANSYS, atau COMSOL
4. Analisis dan Interpretasi Hasil Simulasi:
Pengolahan Data:
Teknik pengolahan dan analisis data simulasi
Visualisasi Hasil:
Metode untuk memvisualisasikan hasil simulasi, termasuk grafik, diagram, dan model 3D
Interpretasi:
Teknik untuk menginterpretasikan hasil simulasi dan menarik kesimpulan dari data
5. Aplikasi Pemodelan dan Simulasi:
Simulasi Dinamika dan Kontrol:
Penerapan simulasi dalam dinamika sistem dan kontrol otomatis
Simulasi Struktur:
Simulasi struktur mekanik dan analisis tegangan dan deformasi
Simulasi Termal dan Fluida:
Simulasi fenomena termal dan aliran fluida dalam sistem
6. Studi Kasus dan Proyek:
Studi Kasus:
Analisis studi kasus pemodelan dan simulasi dalam berbagai bidang teknik
Proyek Simulasi:
Proyek kelompok atau individu untuk mengembangkan model simulasi dan menganalisis hasilnya
Presentasi Proyek:
Penyajian hasil proyek simulasi dan diskusi tentang metodologi serta hasil analisis
7. Metodologi Penelitian dalam Simulasi:
Pendekatan Penelitian:
Pendekatan metodologis dalam melakukan penelitian berbasis simulasi
Publikasi dan Dokumentasi:
Teknik penulisan dan dokumentasi hasil penelitian simulasi untuk publikasi
8. Etika dan Pertimbangan Praktis:
Pertimbangan Etika:
Pertimbangan etika dalam menggunakan simulasi untuk penelitian dan aplikasi praktis
Keterbatasan Model:
Memahami keterbatasan model dan dampaknya terhadap hasil simulasi
5C 10 TD24057 Peraturan Kendaraan Udara Nirawak Students will be able to understand international and national regulations and standards governing the use and operation of unmanned aerial vehicles (UAVs), apply these regulations to the design, testing, and operation of UAVs, and understand safety, security, and ethical aspects.
Students will be expected to interpret and comply with relevant regulations, work in teams to ensure regulatory compliance in UAV projects, and demonstrate an understanding of the legal implications and professional responsibilities in managing unmanned aerial vehicles.
Mahasiswa mampu memahami peraturan dan standar internasional dan nasional yang mengatur penggunaan dan pengoperasian kendaraan udara tak berawak (UAV), kemampuan menerapkan peraturan dalam perancangan, pengujian dan pengoperasian UAV, serta memahami terkait keselamatan, keamanan dan etika. aspek.
Mahasiswa diharapkan mampu menafsirkan dan mematuhi peraturan terkait, bekerja dalam tim untuk memastikan kepatuhan terhadap peraturan dalam proyek UAV, dan menunjukkan pemahaman tentang dampak hukum dan tanggung jawab profesional dalam pengelolaan kendaraan udara tak berawak.
Mata kuliah Peraturan Kendaraan Udara Nirawak (UAV) berfokus pada peraturan, standar, dan pedoman yang mengatur operasi dan penggunaan kendaraan udara nirawak (drone). Mata kuliah ini penting untuk memastikan bahwa mahasiswa memahami dan mematuhi regulasi yang berlaku, serta dapat menerapkannya dalam praktik.
Berikut adalah bahan kajian dan aktivitas untuk mata kuliah Peraturan Kendaraan Udara Nirawak:
1. Pengenalan Peraturan UAV:
Definisi dan Jenis UAV:
Pengertian UAV dan berbagai jenisnya (multirotor, fixed-wing, hybrid)
Sejarah dan Evolusi:
Sejarah perkembangan peraturan UAV dan evolusi regulasi
2. Regulasi Internasional:
Organisasi Internasional:
Peran organisasi internasional seperti International Civil Aviation Organization (ICAO)
Standar Internasional:
Standar internasional yang mengatur operasi UAV, seperti SARP (Standards and Recommended Practices)
3. Regulasi Nasional:
Regulasi Penerbangan Nasional:
Regulasi penerbangan nasional yang mengatur UAV, seperti peraturan yang dikeluarkan oleh otoritas penerbangan sipil (misalnya, FAA di AS, EASA di Eropa)
Lisensi dan Sertifikasi:
Persyaratan lisensi dan sertifikasi untuk operator UAV dan teknisi
4. Operasi UAV:
Zona Terbang:
Pembatasan dan aturan mengenai zona terbang UAV, termasuk larangan terbang di area terlarang atau terbatas
Jarak Pandang dan Ketinggian:
Aturan mengenai jarak pandang (VLOS) dan batas ketinggian terbang
Penggunaan dan Aplikasi:
Aplikasi UAV dalam berbagai bidang seperti survei, pemetaan, dan inspeksi
5. Keselamatan dan Keamanan:
Prosedur Keselamatan:
Prosedur keselamatan dalam operasi UAV untuk mencegah kecelakaan dan insiden
Keamanan Data:
Perlindungan data dan privasi dalam operasi UAV, termasuk enkripsi data dan manajemen informasi
6. Penegakan Peraturan:
Pengawasan dan Penegakan:
Metode pengawasan dan penegakan peraturan oleh otoritas penerbangan
Sanksi dan Hukuman:
Sanksi dan hukuman yang diterapkan untuk pelanggaran peraturan UAV
7. Teknologi dan Inovasi:
Inovasi Teknologi:
Teknologi baru dalam UAV yang dapat mempengaruhi regulasi
Tren Masa Depan:
Tren dan perkembangan masa depan dalam regulasi UAV
8. Studi Kasus dan Proyek:
Studi Kasus:
Analisis studi kasus pelanggaran peraturan UAV dan bagaimana hal tersebut ditangani
Proyek Kepatuhan:
Proyek kelompok atau individu untuk menyusun rencana operasional UAV yang mematuhi peraturan yang berlaku
Presentasi Proyek:
Penyajian rencana operasional dan diskusi tentang penerapan regulasi dalam proyek UAV
9. Etika dan Tanggung Jawab:
Pertimbangan Etika:
Pertimbangan etika dalam penggunaan UAV, termasuk hak privasi dan dampak sosial
Tanggung Jawab Operator:
Tanggung jawab operator UAV untuk mematuhi peraturan dan menjaga keselamatan serta keamanan
5C 11 TD24058 Komunikasi dan Pengoperasian Radio Students will understand the basic principles of radio communications, radio equipment operating techniques, and the application of radio communications in the context of aviation and aerospace engineering.
Students will be able to operate radio equipment effectively, identify and solve communication problems, and implement appropriate communication procedures to ensure clarity and safety in flight operations.
Students will be able to work in teams to manage radio communications professionally and comply with applicable safety regulations and standards.
Mahasiswa mampu memahami prinsip dasar komunikasi radio, teknik pengoperasian peralatan radio, serta penerapan komunikasi radio dalam konteks teknik penerbangan dan dirgantara.
Mahasiswa mampu mengoperasikan peralatan radio secara efektif, mengidentifikasi dan memecahkan masalah komunikasi, serta menerapkan prosedur komunikasi yang tepat untuk menjamin kejelasan dan keselamatan dalam operasi penerbangan.
Mahasiswa mampu bekerja dalam tim untuk mengelola komunikasi radio secara profesional dan mematuhi peraturan dan standar keselamatan yang berlaku.
Mata kuliah Komunikasi dan Pengoperasian Radio berfokus pada prinsip dan praktik komunikasi radio yang digunakan dalam berbagai aplikasi, termasuk penerbangan, komunikasi darurat, dan operasi radio amatir. Ini mencakup pemahaman tentang teknologi radio, regulasi, dan keterampilan praktis dalam penggunaan peralatan radio.
Berikut adalah bahan kajian dan aktivitas untuk mata kuliah Komunikasi dan Pengoperasian Radio:
1. Pengenalan Komunikasi Radio:
Dasar-Dasar Komunikasi Radio:
Prinsip dasar komunikasi radio, termasuk gelombang radio, frekuensi, dan modulasi
Sejarah dan Perkembangan:
Sejarah perkembangan teknologi komunikasi radio dan aplikasi utamanya
2. Teknologi Radio:
Perangkat Radio:
Jenis perangkat radio, termasuk transceiver, receiver, dan transmitter
Teknologi Modifikasi dan Encoding:
Teknik modulasi (AM, FM, SSB) dan encoding sinyal radio
Antena dan Propagasi Gelombang:
Jenis antena, prinsip propagasi gelombang radio, dan faktor-faktor yang mempengaruhi kualitas sinyal
3. Regulasi dan Standar:
Regulasi Internasional dan Nasional:
Regulasi yang mengatur penggunaan frekuensi radio oleh badan seperti International Telecommunication Union (ITU) dan otoritas lokal
Lisensi dan Sertifikasi:
Persyaratan lisensi dan sertifikasi untuk operator radio, termasuk ujian dan pelatihan yang diperlukan
4. Operasi Radio:
Pengoperasian Perangkat Radio:
Teknik pengoperasian perangkat radio, termasuk konfigurasi, pemrograman, dan pemeliharaan
Komunikasi Radio dalam Penerbangan:
Penggunaan radio dalam komunikasi penerbangan, termasuk frekuensi dan prosedur komunikasi penerbangan
Komunikasi Darurat:
Teknik dan prosedur komunikasi darurat menggunakan radio, termasuk komunikasi dalam situasi bencana
5. Teknik Komunikasi Radio:
Pengaturan dan Penyetelan:
Teknik pengaturan frekuensi, penyetelan sinyal, dan pengujian kualitas transmisi
Interferensi dan Resolusi Masalah:
Mengidentifikasi dan mengatasi masalah interferensi serta teknik untuk memperbaiki kualitas sinyal
6. Praktikum dan Aplikasi:
Praktikum Pengoperasian Radio:
Latihan praktikum menggunakan perangkat radio untuk komunikasi, pengaturan frekuensi, dan troubleshooting
Proyek Komunikasi Radio:
Proyek kelompok atau individu untuk merancang dan melaksanakan sistem komunikasi radio
7. Etika dan Keselamatan:
Etika dalam Penggunaan Radio:
Etika dan tanggung jawab dalam penggunaan radio, termasuk privasi dan hak akses
Keselamatan dan Kepatuhan:
Prosedur keselamatan dalam pengoperasian radio dan kepatuhan terhadap regulasi yang berlaku
6 1 TD24059 Implementasi Projek dan Publikasi Students are able to effectively plan, implement, and manage engineering projects, as well as apply methods and techniques for publishing project results.
Students are expected to develop and complete projects with good time and resource management, present and publish project results in appropriate formats such as technical reports, scientific articles, or conference presentations, and work in teams to achieve project objectives according to professional standards.
Students are able to demonstrate effective communication skills and adhere to scientific publication ethics in communicating project results.
Mahasiswa mampu merencanakan, melaksanakan dan mengelola proyek rekayasa secara efektif, serta menerapkan metode dan teknik publikasi hasil proyek.
Mahasiswa diharapkan mampu mengembangkan dan menyelesaikan proyek dengan manajemen waktu dan sumber daya yang baik, mempresentasikan dan mempublikasikan hasil proyek dalam format yang sesuai seperti laporan teknis, artikel ilmiah, atau presentasi konferensi, dan bekerja dalam tim untuk mencapai tujuan proyek sesuai standar profesional.
Mahasiswa mampu menunjukkan kemampuan komunikasi yang efektif dan mengikuti etika publikasi ilmiah dalam menyampaikan hasil proyek.
Mata kuliah Implementasi Proyek dan Publikasi berfokus pada aspek praktis dan administrasi dari implementasi proyek serta proses publikasi hasil proyek. Ini melibatkan perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi proyek, serta teknik untuk mendokumentasikan dan mempublikasikan hasil proyek secara efektif.
Berikut adalah bahan kajian dan aktivitas untuk mata kuliah Implementasi Proyek dan Publikasi:
1. Pengenalan Implementasi Proyek:
Konsep Dasar Implementasi Proyek:
Definisi, siklus hidup proyek, dan peran implementasi dalam keseluruhan manajemen proyek
Perencanaan Proyek:
Teknik perencanaan proyek, termasuk penetapan tujuan, ruang lingkup, jadwal, dan anggaran
2. Manajemen Proyek:
Perencanaan dan Penjadwalan:
Penggunaan alat manajemen proyek seperti Gantt chart, Work Breakdown Structure (WBS), dan Critical Path Method (CPM)
Pengelolaan Sumber Daya:
Pengelolaan sumber daya manusia, material, dan keuangan dalam proyek
Pengendalian dan Evaluasi:
Teknik untuk mengendalikan proyek, mengevaluasi kemajuan, dan menangani risiko
3. Implementasi Proyek:
Pelaksanaan Proyek:
Langkah-langkah dalam pelaksanaan proyek, termasuk koordinasi tim, pengendalian kualitas, dan pelaporan kemajuan
Manajemen Perubahan:
Teknik manajemen perubahan untuk menangani perubahan dalam ruang lingkup, jadwal, atau anggaran proyek
Penyelesaian Proyek:
Proses penyelesaian proyek, termasuk penyerahan hasil akhir, dokumentasi, dan evaluasi pasca-proyek
4. Publikasi Hasil Proyek:
Dokumentasi Hasil:
Teknik dokumentasi hasil proyek, termasuk laporan akhir, dokumentasi teknis, dan manual pengguna
Publikasi Akademik dan Profesional:
Cara mempublikasikan hasil proyek di jurnal akademik, konferensi, dan platform profesional
Presentasi Hasil Proyek:
Teknik presentasi hasil proyek, termasuk pembuatan presentasi visual yang efektif dan keterampilan berbicara di depan umum
5. Teknik Penulisan Akademik:
Format dan Struktur:
Format umum dan struktur dokumen akademik, termasuk abstrak, pendahuluan, metodologi, hasil, dan diskusi
Gaya Penulisan:
Gaya penulisan akademik, termasuk penggunaan referensi, kutipan, dan bibliografi
6. Etika dan Kepatuhan:
Etika Penelitian:
Pertimbangan etika dalam pelaksanaan proyek dan publikasi, termasuk hak cipta, plagiarisme, dan integritas data
Kepatuhan Regulasi:
Memahami dan mematuhi regulasi terkait publikasi dan pelaporan hasil penelitian
7. Studi Kasus dan Proyek:
Studi Kasus:
Analisis studi kasus implementasi proyek dan publikasi, termasuk tantangan dan solusi
Proyek Implementasi:
Proyek kelompok atau individu untuk merencanakan, melaksanakan, dan mempublikasikan hasil proyek
Evaluasi Proyek:
Evaluasi proyek yang telah diselesaikan, termasuk umpan balik dan pembelajaran dari pengalaman
6 2 WN2410 Bahasa Indonesia Students are able to express their thoughts verbally and in writing using good and correct Indonesian language rules, making Indonesian a vehicle for knowledge and a tool for uniting the nation. Mahasiswa mampu mengungkapkan pikiran secara lisan maupun tulisan dengan kaidah Bahasa Indonesia yang baik dan benar, menjadikan Bahasa Indonesia sebagai penghela ilmu pengetahuan dan menjadi alat pemersatu bangsa.
Mata kuliah Bahasa Indonesia merupakan pendidikan yang menjadikan nahasiswa mampu mengungkapkan pikiran secara lisan maupun tulisan dengan kaidah Bahasa Indonesia yang baik dan benar, menjadikan Bahasa Indonesia sebagai penghela ilmu pengetahuan dan menjadi alat pemersatu bangsa.
Substansi mata kuliah bahasa Indonesia meliputi:
1) Hakikat Bahasa Indonesia sebagai bahasa persatuan dan bahasa negara
2) Mengeksplorasi teks dalam kehidupan akademik (penanaman nilai dan hakikat Bahasa Indonesia sebagai penghela ilmu pengetahuan);
3) Menjelajah dunia pustaka;
4) Mendesain proposal penelitian dan proposal kegiatan;
5) Melaporkan hasil penelitian dan hasil kegiatan; dan
6) Mengaktualisasikan diri dalam artikel ilmiah.
6 3 ST2401 Kepemimpinan Students are able to understand leadership theory and apply it in organizations. Mahasiswa mampu memahami teori kepemimpinan dan menerapkan dalam organisasi.
Mata kuliah Kepemimpinan merupakan mata kuliah yang menjadikan mahasiswa mampu mempelajari teori kepemimpinan dan penerapannya dalam organisasi. Fokus bahasan ditujukan kepada definisi kepemimpinan, perbedaan pemimpin dan pimpinan, prinsip pemimpin, karakter utama dan moral pemimpin, teknik brainwash, teknik kepemimpinan, teori kebutuhan, Teknik mengkritik dan mempengaruhi, cara membangkitkan loyalitas, teknik empowering dan delegasi dan teknik berbicara efektif.
Substansi Mata kuliah meliputi:
1) Definisi Kepemimpinan.
2) Perbedaan Pemimpin dan Manajer
3) Teknik Brainwash
4) Teknik Kepemimpinan
5) Tipe-Tipe Pemimpin
6) Praktik Tipe-Tipe Pemimpin
7) Definisi Kepemimpinan, Perbedaan Manajer dan Leader dan Teknik Kepemimpinan
8) Teori Kebutuhan
9) Teknik Berbicara Efektif
6 4 WN2401 Pendidikan Agama Islam Students are able to become people who believe in and fear God Almighty, have noble morals, and respect differences. Mahasiswa mampu menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, dan menghargai perbedaan.
Mahasiswa mampu memahami konsep-konsep berikut: gerak sistem partikel dan benda tegar menggunakan formulasi matematika tingkat lanjut seperti mekanika Lagrangian/Hamiltonian, Teori Kinetik, persamaan gelombang, superposisi, dan fenomena optik fisis
6 5 WN2403 Pendidikan Agama Kristen Students are able to become people who believe in and fear God Almighty, have noble morals, and respect differences. Mahasiswa mampu menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, dan menghargai perbedaan.
Mata kuliah pendidikan agama merupakan pendidikan untuk membentuk mahasiswa menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, dan menghargai perbedaan.
Substansi mata kuliah Pendidikan Agama Kristen meliputi:
1) Kedudukan dan signifikansi mata kuliah Agama Kristen di perguruan tinggi;
2) Ajaran Kristen tentang Tuhan sebagai Pencipta, Pemelihara, Penyelamat dan Pembaharu Ciptaan-Nya;
3) Ajaran Kristen tentang manusia sebagai makhluk religius, sosial, rasional, etis dan juga berdosa;
4) Etika/moralitas dan karakter Kristiani;
5) Hubungan timbal balik antara iman kristiani dan ilmu pengetahuan dan teknologi;
6) Iman kristiani dan kerukunan hidup umat beragama;
7) Tanggung jawab kristiani dalam kehidupan berbangsa dan bernegara;
8) Tanggung jawab kristiani dalam pemeliharaan lingkungan hidup; dan tanggung jawab moral dalam pergaulan muda-mudi.
6 6 WN2402 Pendidikan Agama Katholik Students are able to become people who believe in and fear God Almighty, have noble morals, and respect differences. Mahasiswa mampu menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, dan menghargai perbedaan.
Mata kuliah pendidikan agama merupakan pendidikan untuk membentuk mahasiswa menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, dan menghargai perbedaan.
Substansi mata kuliah Pendidikan Agama Katholik meliputi:
a) Konsep manusia dalam Agama Katolik;
b) Konsep agama dalam Agama Katolik;
c) Yesus Kristus dan Karya Penyelamatan-Nya; dan
d) Gereja dan iman yang memasyarakat.
6 7 WN2404 Pendidikan Agama Hindu Students are able to become people who believe in and fear God Almighty, have noble morals, and respect differences. Mahasiswa mampu menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, dan menghargai perbedaan.
Mata kuliah pendidikan agama merupakan pendidikan untuk membentuk mahasiswa menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, dan menghargai perbedaan.
Substansi mata kuliah Pendidikan Agama Hindu meliputi:
a) Tujuan dan fungsi mata kuliah Agama Hindu;
b) Peran sejarah perkembangan Agama Hindu dalam memberi pembelajaran positif;
c) Ajaran Brahmavidya (teologi) dalam membangun sraddha dan bhakti (iman dan takwa) mahasiswa;
d) Peran studi Veda dalam membangun pemahaman mahasiswa
e) Tentang eksistensi Veda sebagai kitab suci dan sumber hukum;
f) Konsep manusia Hindu dalam membangun kepribadian mahasiswa yang berjiwa pemimpin, taat hukum, sehat kreatif dan adaptif;
g) Ajaran susila Hindu dalam membangun moralitas mahasiswa Hindu;
h) Peran seni keagamaan dalam membentuk kepribadian yang estetis basis kepribadian humanis mahasiswa;
i) Membangun kerukunan sesuai ajaran Hindu;
j) Membangun kesadaran mahasiswa sebagai mahluk sosial sesuai ajaran Hindu.
6 8 WN2405 Pendidikan Agama Budha Students are able to become people who believe in and fear God Almighty, have noble morals, and respect differences. Mahasiswa mampu menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, dan menghargai perbedaan.
Mata kuliah pendidikan agama merupakan pendidikan untuk membentuk mahasiswa menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, dan menghargai perbedaan.
Substansi mata kuliah Pendidikan Agama Budha meliputi:
a) Kerangka dan isi kitab suci Tipitaka/Tri Pitaka;
b) Makna agama Buddha dan tujuan hidup manusia;
c) Hukum Universal Buddha;
d) Makna Ketuhanan Yang Maha Esa;
e) Moral Buddha ( Sila );
f) Iptek dan Seni sesuai ajaran Buddha;
g) Masyarakat Buddha dan Konstruksi Sikap Kerukunan Umat Beragama;
h) Budaya dan Politik Buddha; Bhavana.
6 9 WN2406 Pendidikan Agama KongHuCu Students are able to become people who believe in and fear God Almighty, have noble morals, and respect differences. Mahasiswa mampu menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, dan menghargai perbedaan.
Mata kuliah pendidikan agama merupakan pendidikan untuk membentuk mahasiswa menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, dan menghargai perbedaan.
Substansi mata kuliah Pendidikan Agama KongHuCu meliputi:
1) Tujuan hidup dan setelah kehidupan manusia;
2) Esensi dan urgensi integrasi keimanan (cheng), kepercayaan (xin), kesatyaan (zhong), dan kesujudan (jing) dalam pembentukan manusia yang berbudi luhur (junzi);
3) Konsep Konghucu tentang keragaman dalam keberagamaan;
4) Kontribusi Konghucu dalam perkembangan sejarah peradaban dunia;
5) Esensi dan urgensi nilai-nilai spiritual Konghucu sebagai salah satu determinan dalam pembangunan bangsa yang berkarakter;
6) Agama sebagai salah satu parameter persatuan dan kesatuan bangsa dalam wadah Negara Kesatuan Republik Indonesia;
7) Sumber ajaran Konghucu dan kontekstualisasinya dalam kehidupan modern.
a) Ajaran Konghucu
b) Keindonesiaan; dalam konteks kemoderenan dan konsep ilmu pengetahuan dan teknologi, politik, sosial, budaya, ekonomi, lingkungan hidup, dan pendidikan dalam perspektif Konghucu;
8) Peran dan fungsi kegiatan mahasiswa Konghucu sebagai pusat pengembangan budaya Konghucu;
6 10 TD24080 Bahasa Asing (Arab/Mandarin/Jepang) Students are able to understand and use a foreign language in technical and professional contexts.
Students can listen, read, and analyze technical texts in a foreign language.
Students are able to speak and present effectively in a foreign language on technical topics.
Students are able to write technical documents, correspondence, and reports in a foreign language with correct grammar.
Students are able to translate technical terms and texts between a foreign language and the local language.
Mahasiswa mampu memahami dan menggunakan bahasa asing dalam konteks teknis dan profesional.
Mahasiswa dapat mendengarkan, membaca, dan menganalisis teks teknis dalam bahasa asing.
Mahasiswa mampu berbicara dan berpresentasi secara efektif dalam bahasa asing tentang topik teknik.
Mahasiswa dapat menulis dokumen teknis, korespondensi, dan laporan dalam bahasa asing dengan tata bahasa yang benar.
Mahasiswa mampu menerjemahkan istilah teknis dan teks antara bahasa asing dan bahasa lokal.
Mata kuliah Bahasa Asing dalam konteks teknik bertujuan untuk meningkatkan keterampilan bahasa mahasiswa dalam bahasa asing yang relevan, seperti bahasa Arab/Mandarin/Jepang, untuk keperluan teknis dan profesional. Berikut adalah bahan kajian dan struktur yang bisa digunakan untuk menyusun mata kuliah ini:
1. Pengenalan Bahasa Asing:
Tujuan dan Ruang Lingkup:
Tujuan belajar bahasa asing dalam konteks teknik
Pentingnya kemampuan bahasa asing dalam komunikasi internasional dan literatur teknik
2. Keterampilan Mendengar dan Membaca:
Mendengarkan:
Teknik mendengarkan aktif dalam konteks teknis
Mendengarkan rekaman kuliah, presentasi, dan diskusi teknik
Membaca:
Membaca artikel teknis, laporan, dan makalah ilmiah
Teknik pemahaman bacaan dan pengambilan informasi dari teks teknis
3. Keterampilan Berbicara:
Berbicara dalam Konteks Teknik:
Teknik presentasi teknis: cara menyampaikan ide dan informasi teknis dengan jelas
Diskusi kelompok dan debat mengenai topik teknik
Interaksi Profesional:
Berbicara dalam rapat, konferensi, dan presentasi teknik
Simulasi wawancara kerja dan komunikasi profesional dalam bahasa asing
4. Keterampilan Menulis:
Menulis Dokumen Teknis:
Teknik menulis laporan teknis, proposal, dan artikel ilmiah
Struktur dan format dokumen teknis dalam bahasa asing
Menulis Email dan Korespondensi:
Teknik penulisan email profesional dan korespondensi bisnis
Etika dan format korespondensi dalam konteks teknik
5. Tata Bahasa dan Kosakata Teknik:
Tata Bahasa:
Struktur tata bahasa dasar yang diperlukan untuk komunikasi teknis
Penggunaan tense, passive voice, dan struktur kalimat dalam konteks teknis
Kosakata Teknik:
Kosakata spesifik bidang teknik (misalnya, rekayasa, aeronautika, manajemen proyek)
Teknik membangun dan memperluas kosakata teknis
6. Keterampilan Analisis dan Penerjemahan:
Analisis Teks Teknik:
Teknik menganalisis dan memahami teks teknis yang kompleks
Penerjemahan istilah teknis dan konteksnya
Penerjemahan dan Interpretasi:
Teknik penerjemahan dokumen teknis dan interpretasi istilah
Latihan penerjemahan teks teknik dari bahasa asing ke bahasa lokal dan sebaliknya
7. Aplikasi dalam Proyek:
Proyek Berbasis Bahasa:
Proyek akhir yang melibatkan penulisan dan presentasi laporan teknik dalam bahasa asing
Penyusunan dan presentasi makalah teknik atau proposal proyek dalam bahasa asing
Studi Kasus Internasional:
Analisis studi kasus internasional dan komunikasi lintas budaya dalam konteks teknik
6 11 WN2409 Pendidikan Pancasila Students are able to understand and internalize Pancasila as the ideology of the Indonesian nation. Mahasiswa mampu memahami dan menghayati Pancasila sebagai ideologi bangsa Indonesia.
Mata kuliah Pendidikan Pancasila merupakan pendidikan untuk memberikan pemahaman dan penghayatan kepada mahasiswa mengenai ideologi bangsa Indonesia.
Substansi mata kuliah Pancasila meliputi:
1) Pengantar Pendidikan Pancasila;
2) Pancasila dalam kajian sejarah bangsa Indonesia;
3) Pancasila sebagai dasar negara;
4) Pancasila sebagai ideologi nasional;
5) Pancasila sebagai sistem filsafat;
6) Pancasila sebagai sistem etika; dan
7) Pancasila sebagai dasar nilai pengembangan ilmu.
6 12 WN2408 Pendidikan Kewarganegaraan Students are able to understand Pancasila, the 1945 Constitution of the Republic of Indonesia, the Unitary State of the Republic of Indonesia and Bhineka Tunggal Ika and their implementation in shaping students into citizens who have a sense of nationalism and love for their homeland. Mahasiswa mampu memahami Pancasila, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia dan Bhineka Tunggal Ika serta implementasinya dalam membentuk mahasiswa menjadi warga negara yang memiliki rasa kebangsaan dan cinta tanah air.
Mata kuliah Kewarganegaraan merupakan pendidikan untuk memberikan pemahaman mengenai Pancasila, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia dan Bhineka Tunggal Ika serta implementasinya dalam membentuk mahasiswa menjadi warga negara yang memiliki rasa kebangsaan dan cinta tanah air.
Substansi mata kuliah kewarganegaraan meliputi:
1) Pengantar pendidikan kewarganegaraan;
2) Identitas nasional;
3) Integrasi nasional;
4) Konstitusi di Indonesia;
5) Kewajiban dan hak negara dan warga negara;
6) Dinamika demokrasi di Indonesia;
7) Penegakan hukum di Indonesia;
8) Wawasan nusantara; dan
9) Ketahanan nasional.
6 13 TD24060 Praktik Kewirausahaan Students will be able to identify business opportunities and develop comprehensive business plans.
Students will understand and apply funding and financial management techniques to run a business.
Students will be able to implement entrepreneurial projects from the planning stage to operations and market validation.
Students will be able to use digital tools and online marketing to promote business products and services.
Students will understand the principles of business ethics and social responsibility in running a business.
Mahasiswa mampu mengidentifikasi peluang usaha dan menyusun rencana bisnis yang komprehensif.
Mahasiswa dapat memahami dan mengaplikasikan teknik pendanaan serta manajemen keuangan dalam menjalankan usaha.
Mahasiswa mampu melaksanakan proyek kewirausahaan dari tahap perencanaan hingga operasional dan validasi pasar.
Mahasiswa dapat menggunakan alat digital dan pemasaran online untuk mempromosikan produk dan layanan usaha.
Mahasiswa memahami prinsip etika bisnis dan tanggung jawab sosial dalam menjalankan usaha.
Mata kuliah Praktik Kewirausahaan berfokus pada pengalaman praktis dalam merancang, memulai, dan menjalankan bisnis atau proyek wirausaha. Tujuan utama dari mata kuliah ini adalah memberikan pemahaman tentang prinsip-prinsip kewirausahaan serta keterampilan praktis untuk mengelola bisnis dari awal hingga tahap pertumbuhan.

Berikut adalah bahan kajian dan aktivitas untuk mata kuliah Praktik Kewirausahaan:

1. Pengenalan Kewirausahaan:
Konsep Dasar Kewirausahaan:
Definisi dan karakteristik kewirausahaan, perbedaan antara wirausaha dan manajer
Peran Wirausaha dalam Ekonomi:
Peran penting wirausaha dalam pertumbuhan ekonomi, inovasi, dan penciptaan lapangan kerja
2. Identifikasi Peluang Usaha:
Penilaian Pasar dan Peluang:
Teknik mengidentifikasi peluang usaha dengan analisis pasar dan tren industri
Validasi Ide Usaha:
Menggunakan pendekatan design thinking untuk menemukan masalah nyata dan solusi inovatif
Studi Kelayakan:
Evaluasi kelayakan ide bisnis dari perspektif teknis, pasar, keuangan, dan hukum
3. Pengembangan Rencana Bisnis:
Menyusun Rencana Bisnis:
Komponen utama dari rencana bisnis: deskripsi usaha, analisis pasar, strategi pemasaran, struktur organisasi, dan proyeksi keuangan
Model Bisnis:
Penggunaan business model canvas untuk menggambarkan aspek penting dari model bisnis yang dirancang
Strategi Pemasaran:
Pengembangan strategi pemasaran untuk menjangkau target pasar dengan efektif
4. Pembiayaan dan Pendanaan:
Sumber Pendanaan:
Berbagai sumber pendanaan usaha: bootstrapping, modal ventura, investor malaikat, dan crowdfunding
Manajemen Keuangan:
Teknik pengelolaan keuangan bisnis, termasuk arus kas, anggaran, dan analisis keuntungan
Penyusunan Proyeksi Keuangan:
Penyusunan laporan keuangan, proyeksi pendapatan, dan analisis laba rugi
5. Pendirian dan Pengoperasian Usaha:
Legalitas dan Hukum Usaha:
Persyaratan hukum untuk memulai bisnis, seperti pendaftaran perusahaan, perizinan, dan hak kekayaan intelektual
Manajemen Operasional:
Pengelolaan operasional sehari-hari bisnis, termasuk manajemen produksi, rantai pasok, dan logistik
Pengelolaan Tim dan Sumber Daya:
Teknik rekrutmen, manajemen tim, dan pengembangan budaya perusahaan
6. Praktik dan Implementasi Proyek Kewirausahaan:
Perencanaan dan Peluncuran Bisnis:
Praktik peluncuran usaha dari perencanaan, pembuatan produk atau jasa, hingga pemasaran dan penjualan
Validasi Produk di Pasar:
Uji coba produk di pasar nyata, pengumpulan umpan balik pelanggan, dan adaptasi produk
Manajemen Pertumbuhan:
Teknik mengelola pertumbuhan bisnis, ekspansi, dan penanganan tantangan operasional serta keuangan
7. Strategi Pemasaran Digital:
Pemasaran Online dan Media Sosial:
Penggunaan alat digital seperti website, SEO, dan media sosial untuk promosi bisnis
Analitik dan Pengukuran:
Penggunaan data analitik untuk mengukur kinerja pemasaran digital dan ROI
Strategi Branding:
Pengembangan merek yang kuat dan konsisten, serta pentingnya reputasi online
8. Studi Kasus dan Pembelajaran dari Praktik Wirausaha:
Studi Kasus Wirausaha Sukses:
Analisis studi kasus dari berbagai wirausaha sukses dan gagal, untuk memahami tantangan dan kunci keberhasilan
Evaluasi Proyek:
Evaluasi proyek kewirausahaan yang telah dijalankan mahasiswa, termasuk umpan balik dari mentor atau pelanggan
9. Etika dan Tanggung Jawab Sosial Wirausaha:
Etika Bisnis:
Prinsip etika dalam berbisnis, termasuk tanggung jawab sosial perusahaan dan keberlanjutan
Kepatuhan Hukum:
Memastikan kepatuhan terhadap hukum dan regulasi terkait operasi bisnis

6A 14 TD24061 Strategi, Teknologi dan Manajemen Inovasi Students will understand the theory and practice of innovation strategies, the application of cutting-edge technology to support innovation, and the management of innovation processes within organizations.
Students are expected to be able to design and implement effective innovation strategies, manage innovation projects from conception to implementation, and utilize technology to increase competitiveness and efficiency.
Students are expected to work in teams to develop innovative solutions, evaluate the impact of innovation on the organization, and demonstrate professional ethics in innovation management and publication.
Mahasiswa mampu memahami teori dan praktik strategi inovasi, penerapan teknologi terkini untuk mendukung inovasi, dan pengelolaan proses inovasi dalam organisasi.
Mahasiswa diharapkan mampu merancang dan menerapkan strategi inovasi yang efektif, mengelola proyek inovasi mulai dari konsepsi hingga implementasi, serta memanfaatkan teknologi untuk meningkatkan daya saing dan efisiensi.
Mahasiswa diharapkan mampu bekerja dalam tim untuk mengembangkan solusi inovatif, mengevaluasi dampak inovasi terhadap organisasi, dan menunjukkan etika profesional dalam manajemen dan publikasi inovasi.
Mata kuliah Strategi, Teknologi, dan Manajemen Inovasi berfokus pada pemahaman tentang bagaimana mengelola inovasi, teknologi, dan strategi perusahaan untuk mendorong pertumbuhan dan daya saing. Mata kuliah ini mengajarkan pendekatan manajerial dalam mengintegrasikan teknologi dan inovasi ke dalam strategi bisnis, serta mengelola perubahan dan perkembangan teknologi.
Berikut adalah bahan kajian dan aktivitas untuk mata kuliah Strategi, Teknologi, dan Manajemen Inovasi:

1. Pengenalan Inovasi dan Teknologi dalam Strategi Bisnis:
Definisi Inovasi dan Teknologi:
Pengertian inovasi, jenis-jenis inovasi (produk, proses, model bisnis) serta peran teknologi dalam inovasi
Keterkaitan antara Strategi, Teknologi, dan Inovasi:
Bagaimana inovasi dan teknologi menjadi bagian integral dari strategi bisnis untuk keunggulan kompetitif
2. Model dan Proses Inovasi:
Model Inovasi:
Model linear vs. non-linear dalam inovasi, termasuk open innovation dan disruptive innovation
Proses Pengembangan Inovasi:
Tahap-tahap dalam inovasi, mulai dari ideasi, validasi, pengembangan, hingga komersialisasi
Pengelolaan Portofolio Inovasi:
Mengelola berbagai proyek inovasi dengan mempertimbangkan risiko, biaya, dan potensi pasar
3. Strategi Teknologi:
Perencanaan Teknologi:
Pengembangan strategi teknologi yang mendukung tujuan jangka panjang perusahaan, termasuk technology roadmapping
Siklus Hidup Teknologi:
Tahapan dalam siklus hidup teknologi (adopsi awal, pertumbuhan, maturitas, penurunan) dan implikasinya bagi strategi bisnis
Pemanfaatan Teknologi untuk Daya Saing:
Cara-cara memanfaatkan teknologi baru (misalnya, AI, blockchain, IoT) untuk keunggulan kompetitif
4. Manajemen Inovasi:
Kepemimpinan Inovasi:
Peran pemimpin dalam menciptakan budaya inovasi, mendukung eksperimen, dan mengelola perubahan
Kolaborasi dalam Inovasi:
Penggunaan kolaborasi antar tim, departemen, atau organisasi untuk memaksimalkan hasil inovasi (open innovation dan kolaborasi eksternal)
Inovasi Berkelanjutan:
Memastikan inovasi sejalan dengan prinsip keberlanjutan, termasuk inovasi hijau dan etika inovasi
5. Pengelolaan Risiko dan Ketidakpastian dalam Inovasi:
Analisis Risiko:
Mengidentifikasi risiko dalam proyek inovasi dan teknologi baru serta strategi mitigasi
Manajemen Ketidakpastian:
Teknik untuk mengelola ketidakpastian dalam pengembangan teknologi, seperti real options dan pendekatan eksperimental
6. Pengembangan Ekosistem Inovasi:
Infrastruktur dan Ekosistem Teknologi:
Membangun dan mengelola ekosistem yang mendukung inovasi, termasuk kolaborasi dengan startup, inkubator, dan universitas
Peran Pemerintah dan Regulasi:
Bagaimana kebijakan pemerintah, regulasi, dan infrastruktur mendukung atau menghambat inovasi
7. Inovasi Digital dan Teknologi Disruptif:
Inovasi Digital:
Teknologi digital yang mendorong inovasi dalam model bisnis, seperti big data, AI, cloud computing, dan transformasi digital
Disrupsi Teknologi:
Mengelola dan merespon disrupsi teknologi, termasuk studi kasus perusahaan yang berhasil/terganggu oleh teknologi baru
8. Studi Kasus dan Praktik Strategi Inovasi:
Studi Kasus Global:
Studi kasus perusahaan global yang sukses dalam inovasi teknologi (misalnya, Tesla, Apple, Google) dan pelajaran yang dapat diambil
Proyek Inovasi Kelompok:
Proyek kolaboratif di mana mahasiswa merancang strategi inovasi untuk perusahaan hipotetis atau nyata
Evaluasi Strategi Inovasi:
Menganalisis dan mengevaluasi strategi inovasi perusahaan-perusahaan besar, termasuk dampaknya terhadap pertumbuhan bisnis
9. Etika dan Tanggung Jawab Sosial dalam Inovasi:
Etika Teknologi:
Pertimbangan etika dalam pengembangan dan penerapan teknologi baru, termasuk implikasi sosial dan lingkungan
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan:
Bagaimana perusahaan dapat memastikan inovasi yang bertanggung jawab terhadap masyarakat dan lingkungan

6A 15 TD24062 Manajemen Projek Students will understand the basic concepts of project management, including the stages of the project life cycle and its role in the engineering industry.
Students will be able to plan projects comprehensively, taking into account schedules, costs, resources, and risks.
Students will be able to manage and monitor project performance and control quality to ensure the achievement of desired results.
Students will be able to work effectively in project teams, resolve conflicts that arise, and conduct comprehensive project evaluations.
Mahasiswa mampu memahami konsep dasar manajemen proyek, termasuk tahapan siklus hidup proyek dan perannya dalam industri teknik.
Mahasiswa mampu merencanakan proyek dengan memperhitungkan jadwal, biaya, sumber daya, dan risiko secara komprehensif.
Mahasiswa mampu mengelola dan memantau kinerja proyek serta mengendalikan kualitas untuk memastikan pencapaian hasil yang diharapkan.
Mahasiswa mampu bekerja dalam tim proyek dengan baik, menyelesaikan konflik yang muncul, serta melakukan evaluasi proyek secara menyeluruh.
Mata kuliah Manajemen Proyek berfokus pada pemahaman tentang bagaimana merencanakan, melaksanakan, memantau, dan mengendalikan proyek dalam konteks teknik. Mata kuliah ini mengajarkan pendekatan manajerial dalam mengelola sumber daya, waktu, biaya, dan risiko proyek untuk mencapai tujuan secara efisien. Selain itu, mahasiswa akan mempelajari teknik-teknik pengelolaan proyek yang mendukung pencapaian target secara tepat waktu, dalam anggaran yang ditetapkan, dan dengan kualitas yang diharapkan.
Berikut adalah bahan kajian dan aktivitas untuk mata kuliah Manajemen Proyek:

Pengenalan Manajemen Proyek:
Definisi dan Konsep Dasar: Pengertian manajemen proyek, tujuan proyek, serta pentingnya proyek dalam industri teknik.
Lingkup Proyek: Penentuan ruang lingkup, waktu, dan biaya sebagai komponen utama yang saling terkait (triple constraints).
Peran Manajer Proyek: Tanggung jawab dan keterampilan yang diperlukan oleh manajer proyek, serta hubungan dengan tim proyek.
Siklus Hidup Proyek:

Tahapan Siklus Hidup Proyek: Inisiasi, perencanaan, pelaksanaan, pemantauan dan pengendalian, serta penutupan proyek.
Dokumentasi Proyek: Pembuatan dokumen perencanaan, pelaporan status proyek, dan laporan akhir.
Perencanaan Proyek:

Perancangan Work Breakdown Structure (WBS): Metode untuk membagi proyek menjadi tugas-tugas yang lebih kecil dan terukur.
Penyusunan Jadwal Proyek: Penggunaan alat seperti diagram Gantt, PERT, dan CPM untuk merencanakan dan mengelola jadwal.
Perencanaan Sumber Daya dan Biaya: Alokasi sumber daya manusia dan material serta penyusunan anggaran proyek.
Manajemen Risiko Proyek:

Identifikasi dan Penilaian Risiko: Teknik untuk mengidentifikasi, menilai, dan memitigasi risiko yang dapat mempengaruhi proyek.
Strategi Mitigasi Risiko: Perencanaan tindakan mitigasi risiko dan pengembangan rencana kontingensi.
Pengelolaan Sumber Daya dan Tim Proyek:

Manajemen Sumber Daya: Pengelolaan dan alokasi sumber daya yang optimal dalam proyek teknik.
Manajemen Tim Proyek: Teknik pengelolaan tim, termasuk pengambilan keputusan dan negosiasi.
Penyelesaian Konflik: Identifikasi dan penyelesaian konflik yang mungkin muncul dalam tim proyek.
Pengendalian dan Pemantauan Proyek:

Pemantauan Kinerja Proyek: Penggunaan Key Performance Indicators (KPI) untuk mengukur kinerja proyek.
Pengendalian Kualitas: Teknik untuk memastikan kualitas hasil proyek sesuai dengan spesifikasi yang ditetapkan.
Evaluasi Berkala: Pembuatan laporan kinerja dan evaluasi periodik untuk mengendalikan kemajuan proyek.
Penyelesaian dan Penutupan Proyek:

Aktivitas Penutupan: Menyelesaikan semua tugas proyek, menyerahkan hasil proyek, dan melakukan evaluasi akhir.
Dokumentasi dan Laporan Akhir: Penyusunan dokumentasi akhir proyek dan pelaporan hasil proyek.
Studi Kasus dan Simulasi Proyek:

Studi Kasus Proyek: Analisis keberhasilan dan kegagalan proyek teknik nyata sebagai bahan pembelajaran.
Simulasi Manajemen Proyek: Penggunaan perangkat lunak untuk mensimulasikan manajemen proyek dari awal hingga akhir.

6A 16 TD24063 Riset Operasi Students will be able to understand the basic concepts and methods of operations research and their application in decision-making.
Students will be able to formulate and solve optimization problems using linear, nonlinear, and dynamic programming methods.
Students will be able to analyze queuing and inventory systems to improve organizational operational efficiency.
Students will be able to use simulation and game theory to solve problems involving uncertainty and conflicts of interest.
Students will be able to apply operations research in real-world case studies to improve organizational competitiveness.
Mahasiswa mampu memahami konsep dan metode dasar dalam riset operasi serta penerapannya dalam pengambilan keputusan.
Mahasiswa dapat merumuskan dan menyelesaikan masalah optimasi menggunakan metode pemrograman linear, non-linear, dan dinamis.
Mahasiswa mampu menganalisis sistem antrian dan persediaan untuk meningkatkan efisiensi operasional organisasi.
Mahasiswa mampu menggunakan simulasi dan teori permainan untuk memecahkan masalah dengan ketidakpastian dan konflik kepentingan.
Mahasiswa dapat menerapkan riset operasi dalam studi kasus nyata untuk meningkatkan daya saing organisasi.
Mata kuliah Riset Operasi mengajari mahasiswa untuk memahanmi dan menerapkan metode analisis kuantitatif untuk membantu pengambilan keputusan di dalam organisasi. Melalui model matematika, simulasi, dan teknik optimasi, mahasiswa akan mempelajari cara memecahkan masalah yang kompleks dalam berbagai bidang, seperti logistik, produksi, distribusi, dan manajemen sumber daya.
Berikut adalah bahan kajian dan aktivitas untuk mata kuliah Riset Operasi:

Pengenalan Riset Operasi:
Definisi dan Ruang Lingkup: Pengenalan tentang riset operasi, sejarah, dan penerapan dalam industri.
Proses Pengambilan Keputusan: Langkah-langkah dalam riset operasi untuk membantu pengambilan keputusan yang optimal.
Model Riset Operasi: Pengenalan tentang model-model dasar seperti model deterministik dan model stokastik.
Pemrograman Linear:

Formulasi Masalah: Teknik merumuskan masalah dalam bentuk pemrograman linear.
Metode Simpleks: Teknik penyelesaian masalah optimasi menggunakan metode simpleks.
Dualitas dan Analisis Sensitivitas: Pemahaman tentang konsep dualitas dan bagaimana menganalisis sensitivitas hasil solusi.
Pemrograman Non-Linear:

Konsep Dasar Pemrograman Non-Linear: Perbedaan antara pemrograman linear dan non-linear, serta aplikasi pemrograman non-linear dalam masalah riil.
Metode Karush-Kuhn-Tucker (KKT): Penyelesaian masalah non-linear dengan teknik KKT dan aplikasinya.
Teori Antrian:

Model Antrian: Pengenalan konsep antrian dan pengelolaan antrian untuk optimasi layanan.
Teori Antrian M/M/1: Model antrian sederhana dengan satu server dan bagaimana menghitung parameter antrian seperti waktu tunggu dan panjang antrian.
Aplikasi Teori Antrian: Penggunaan teori antrian dalam berbagai konteks seperti sistem pelayanan publik dan distribusi barang.
Teori Persediaan (Inventory):

Model EOQ (Economic Order Quantity): Model untuk menentukan kuantitas pesanan yang optimal.
Model Persediaan Stokastik: Manajemen persediaan dengan ketidakpastian permintaan dan waktu pengiriman.
Aplikasi Manajemen Persediaan: Penggunaan model persediaan untuk pengelolaan gudang dan distribusi barang.
Pemrograman Dinamis:

Konsep Pemrograman Dinamis: Pengantar pada pemrograman dinamis dan prinsip optimalitas Bellman.
Penyelesaian Masalah: Teknik untuk memecahkan masalah pengambilan keputusan secara berurutan melalui pendekatan rekursif.
Aplikasi Pemrograman Dinamis: Aplikasi dalam perencanaan produksi, rute distribusi, dan manajemen proyek.
Teori Permainan:

Konsep Dasar Teori Permainan: Pengenalan tentang interaksi strategis dan model pengambilan keputusan dalam situasi konflik atau kerja sama.
Permainan Zero-Sum dan Non-Zero-Sum: Pembedaan antara permainan yang saling meniadakan keuntungan dan permainan yang memungkinkan kerja sama.
Aplikasi Teori Permainan: Penggunaan teori permainan dalam negosiasi, perencanaan taktis, dan strategi bisnis.
Simulasi Monte Carlo:

Konsep Simulasi Monte Carlo: Pengenalan tentang metode simulasi Monte Carlo untuk pemodelan masalah yang melibatkan ketidakpastian.
Aplikasi Simulasi: Penggunaan simulasi Monte Carlo dalam peramalan, manajemen risiko, dan perencanaan strategis.
Analisis Hasil Simulasi: Cara menganalisis dan menginterpretasikan hasil simulasi untuk pengambilan keputusan.
Proyek Riset Operasi:

Proyek Kelompok: Pengembangan dan penerapan model riset operasi untuk menyelesaikan masalah nyata dalam organisasi.
Studi Kasus: Analisis dan presentasi studi kasus dari industri yang menerapkan riset operasi untuk mengoptimalkan operasional.

6A 17 TD24064 Sistem Transportasi Udara Students will be able to understand the principles and components of air transportation systems, analyze and design systems for operational efficiency, and apply the latest regulations and technologies to the aviation industry.
Students will be able to identify and evaluate various aspects of air transportation systems, including air traffic management, airport infrastructure, and flight operations.
Students will be able to work in teams to design effective system solutions, communicate with stakeholders, and demonstrate an understanding of safety, efficiency, and environmental impacts in air transportation systems.
Mahasiswa mampu memahami prinsip dan komponen sistem transportasi udara, kemampuan menganalisis dan merancang sistem untuk efisiensi operasional, serta penerapan regulasi dan teknologi terkini dalam industri penerbangan.
Mahasiswa diharapkan mampu mengidentifikasi dan mengevaluasi berbagai aspek sistem transportasi udara, termasuk manajemen lalu lintas udara, infrastruktur bandara, dan operasional penerbangan.
Mahasiswa diharapkan mampu bekerja dalam tim untuk merancang solusi sistem yang efektif, berkomunikasi dengan pemangku kepentingan, dan menunjukkan pemahaman tentang keselamatan, efisiensi, dan dampak lingkungan dalam sistem transportasi udara.
Mata kuliah Sistem Transportasi Udara berfokus pada pemahaman mendalam tentang bagaimana sistem transportasi udara beroperasi, mencakup aspek teknis, regulasi, ekonomi, dan manajemen. Mata kuliah ini memberikan wawasan tentang pengelolaan bandara, navigasi udara, dan operasional maskapai penerbangan. Selain itu, mahasiswa akan belajar bagaimana merancang dan mengoptimalkan sistem transportasi udara agar aman, efisien, dan berkelanjutan.
Berikut adalah bahan kajian dan aktivitas untuk mata kuliah Sistem Transportasi Udara:

Pengenalan Sistem Transportasi Udara:
Sejarah dan Perkembangan Transportasi Udara: Gambaran sejarah penerbangan, perkembangan teknologi, dan industri penerbangan modern.
Struktur dan Komponen Sistem Transportasi Udara: Pengenalan tentang elemen-elemen penting dalam sistem transportasi udara, seperti bandara, maskapai, pesawat, dan manajemen ruang udara.
Regulasi dan Kebijakan Penerbangan:

Organisasi dan Otoritas Penerbangan: Peran organisasi internasional (ICAO, IATA) dan nasional dalam regulasi dan keselamatan penerbangan.
Kebijakan Keselamatan dan Keamanan Penerbangan: Standar keselamatan penerbangan, manajemen risiko, dan protokol keamanan dalam industri penerbangan.
Hak Pengangkutan Udara (Freedoms of the Air): Perjanjian hak terbang internasional dan implikasinya bagi maskapai penerbangan global.
Operasi Bandara:

Desain dan Infrastruktur Bandara: Elemen-elemen utama dalam desain bandara, termasuk runway, terminal, dan sistem navigasi udara.
Manajemen Lalu Lintas Udara (Air Traffic Management): Pengelolaan lalu lintas udara di bandara dan wilayah udara, termasuk kontrol penerbangan dan sistem radar.
Operasi Kargo dan Penumpang: Pengelolaan layanan penumpang dan kargo di bandara untuk memastikan kelancaran operasi penerbangan.
Manajemen Maskapai Penerbangan:

Manajemen Operasi Maskapai: Pengenalan struktur organisasi maskapai, manajemen armada, dan strategi operasional.
Model Bisnis Maskapai: Pembedaan antara model bisnis maskapai full service dan low-cost carrier, serta analisis daya saing di industri penerbangan.
Perencanaan Jadwal Penerbangan: Proses perencanaan jadwal penerbangan, optimasi rute, dan manajemen slot bandara.
Teknologi dan Sistem Navigasi Udara:

Teknologi Avionik: Pengenalan teknologi avionik yang mendukung operasi penerbangan, seperti sistem autopilot, radar, dan GPS.
Sistem Navigasi Global: Penggunaan sistem navigasi satelit (GNSS) dan sistem pengelolaan penerbangan modern.
Air Traffic Control (ATC): Fungsi ATC dalam memastikan keselamatan dan efisiensi penerbangan, serta teknologi yang mendukung komunikasi dan navigasi udara.
Ekonomi Transportasi Udara:

Ekonomi Maskapai Penerbangan: Faktor-faktor yang mempengaruhi biaya operasi maskapai, seperti harga bahan bakar, biaya tenaga kerja, dan biaya bandara.
Pendapatan Maskapai dan Penetapan Harga: Analisis strategi penetapan harga tiket pesawat, manajemen pendapatan, dan segmentasi pasar.
Dampak Ekonomi Penerbangan: Pengaruh transportasi udara terhadap ekonomi global dan regional, termasuk kontribusi bandara terhadap ekonomi lokal.
Perencanaan dan Pengembangan Sistem Transportasi Udara:

Perencanaan Transportasi Udara: Teknik perencanaan transportasi udara, termasuk perencanaan rute dan penjadwalan maskapai.
Pengembangan Infrastruktur Bandara: Aspek teknis dan manajemen dalam pengembangan bandara, serta manajemen proyek untuk pengembangan fasilitas penerbangan.
Inovasi dan Teknologi Masa Depan: Tren teknologi baru dalam penerbangan, seperti pesawat terbang otonom, bahan bakar ramah lingkungan, dan konsep Urban Air Mobility (UAM).
Manajemen Krisis dan Keberlanjutan:

Manajemen Krisis di Industri Penerbangan: Respon terhadap krisis dalam transportasi udara, termasuk manajemen bencana alam, gangguan operasional, dan terorisme.
Keberlanjutan dalam Transportasi Udara: Upaya untuk mengurangi dampak lingkungan dari penerbangan, seperti penerapan bahan bakar alternatif, pengurangan emisi karbon, dan inovasi teknologi ramah lingkungan.
Studi Kasus Keberlanjutan: Studi kasus tentang upaya bandara dan maskapai untuk mengintegrasikan keberlanjutan ke dalam operasi penerbangan.

6B 18 TD24065 Pemrograman Kendaraan Udara Students will be able to understand the basic principles and programming techniques used in air vehicle software development, write and test code for air vehicle control and navigation systems, and apply programming techniques to system integration and optimization.
Students are expected to develop effective software applications for air vehicle operations, solve technical problems through programming, and work in teams to design and implement safe and efficient programming solutions.
Students are expected to demonstrate strong communication skills and professional ethics in software development and documentation.
Mahasiswa mampu memahami prinsip dasar dan teknik pemrograman yang digunakan dalam pengembangan perangkat lunak kendaraan udara, kemampuan menulis dan menguji kode sistem kendali dan navigasi kendaraan udara, serta penerapan teknik pemrograman dalam integrasi dan optimalisasi sistem.
Mahaiswa diharapkan mampu mengembangkan aplikasi perangkat lunak yang efektif untuk pengoperasian kendaraan udara, memecahkan masalah teknis melalui pemrograman, dan bekerja dalam tim untuk merancang dan mengimplementasikan solusi pemrograman yang aman dan efisien.
Mahasiswa diharapkan menunjukkan keterampilan komunikasi yang baik dan etika profesional dalam pengembangan perangkat lunak dan dokumentasi.
Mata kuliah Pemrograman Kendaraan Udara berfokus pada konsep dan teknik pemrograman yang diterapkan pada kendaraan udara, baik berawak maupun nirawak. Mahasiswa akan belajar tentang sistem kontrol, integrasi sensor, algoritma navigasi, dan komunikasi pada kendaraan udara. Mata kuliah ini juga mencakup pemrograman untuk sistem autopilot, pengembangan perangkat lunak kontrol penerbangan, dan simulasi penerbangan.
Berikut adalah bahan kajian dan aktivitas untuk mata kuliah Pemrograman Kendaraan Udara:

Pengenalan Pemrograman Kendaraan Udara:
Dasar-dasar Pemrograman untuk Sistem Kendaraan Udara: Bahasa pemrograman yang umum digunakan dalam pengembangan sistem penerbangan (C, C++, Python).
Arsitektur Sistem Kendaraan Udara: Struktur dan komponen perangkat keras dan perangkat lunak yang digunakan dalam kendaraan udara, seperti autopilot, sensor, dan aktuator.
Sistem Operasi dan Embedded Systems: Pengenalan sistem operasi real-time (RTOS) yang digunakan dalam sistem kendali kendaraan udara.
Sistem Kontrol Penerbangan:

Konsep Dasar Sistem Kendali Otomatis: Prinsip-prinsip kontrol otomatis yang diterapkan pada sistem kendaraan udara, seperti PID control.
Pemrograman Sistem Autopilot: Desain dan implementasi algoritma autopilot untuk menjaga stabilitas dan navigasi pesawat.
Penggunaan Flight Control Systems (FCS): Cara kerja dan pemrograman flight control systems untuk kendaraan udara modern, baik berawak maupun nirawak.
Navigasi dan Sensor pada Kendaraan Udara:

Integrasi Sensor: Teknik pemrograman untuk mengintegrasikan sensor (IMU, GPS, magnetometer) ke dalam sistem kendali penerbangan.
Algoritma Navigasi: Pemrograman algoritma navigasi, termasuk navigasi inersial, GPS-based navigation, dan sensor fusion.
Sistem Avoidance dan Obstacle Detection: Pemrograman sistem penghindaran rintangan dan deteksi menggunakan sensor jarak dan kamera.
Simulasi dan Pengujian Sistem Kendaraan Udara:

Penggunaan Simulator Penerbangan: Simulasi kendaraan udara menggunakan perangkat lunak seperti PX4, ArduPilot, atau X-Plane.
Pengujian Sistem dan Debugging: Teknik untuk menguji dan memvalidasi perangkat lunak penerbangan di lingkungan simulasi sebelum implementasi di dunia nyata.
Flight Simulation Frameworks: Penggunaan framework simulasi untuk menguji algoritma navigasi dan kontrol secara virtual.
Komunikasi Kendaraan Udara:

Komunikasi Antara Kendaraan dan Ground Control: Protokol komunikasi antara pesawat dan ground control station, seperti MAVLink.
Pengembangan Ground Control Software: Pemrograman sistem kontrol darat untuk mengelola dan memonitor penerbangan kendaraan udara.
Data Link dan Transmisi Data: Pemrograman untuk sistem komunikasi data udara-ke-darat, termasuk pengiriman data sensor secara real-time.
Pemrograman untuk Kendaraan Nirawak (UAV):

Autonomous Flight Programming: Pengembangan perangkat lunak untuk penerbangan otonom, mulai dari take-off hingga landing.
Mission Planning: Pemrograman untuk perencanaan misi dan rute penerbangan kendaraan nirawak.
Real-time Flight Adjustments: Teknik pemrograman untuk melakukan penyesuaian penerbangan secara real-time berdasarkan data sensor.
Sistem Pengambilan Keputusan pada Kendaraan Udara:

Artificial Intelligence (AI) dalam Kendaraan Udara: Implementasi AI untuk pengambilan keputusan otonom dalam situasi penerbangan kompleks.
Machine Learning untuk Kendaraan Udara: Penggunaan machine learning untuk memprediksi kondisi penerbangan dan memutuskan tindakan yang tepat.
Algoritma Pemrosesan Data Udara: Pemrograman untuk analisis data penerbangan yang dihasilkan dari sensor dan sistem kendaraan udara.
Keamanan dan Enkripsi Data pada Kendaraan Udara:

Keamanan Cyber pada Sistem Kendaraan Udara: Teknik pemrograman untuk mengamankan sistem kendaraan udara dari ancaman cyber.
Enkripsi Data Penerbangan: Implementasi enkripsi untuk melindungi komunikasi dan data penerbangan dari gangguan pihak luar.
Keandalan Sistem dan Fault-tolerance: Pemrograman untuk meningkatkan keandalan sistem dan mencegah kegagalan kritis selama penerbangan.
Studi Kasus dan Proyek:

Studi Kasus Pemrograman Autopilot UAV: Contoh-contoh kasus nyata tentang pengembangan perangkat lunak autopilot untuk kendaraan udara nirawak.
Proyek Pengembangan Sistem Kontrol Penerbangan: Mahasiswa bekerja dalam tim untuk merancang dan memprogram sistem kontrol penerbangan untuk simulasi atau UAV nyata.
Evaluasi Sistem dan Optimasi: Teknik untuk mengevaluasi kinerja sistem kendali penerbangan dan mengoptimalkan algoritma kontrol dan navigasi.

6B 19 TD24066 Performa Terbang dan Uji Terbang Students understand the basic principles of aerodynamics and aircraft flight performance parameters.
Students are able to calculate aircraft flight performance under various operational conditions.
Students are able to plan and execute flight tests using appropriate instruments and equipment.
Students are able to analyze and interpret flight test data to improve design and operational procedures.
Students understand safety protocols and risk management during flight testing, as well as the application of test data to improve aircraft performance.
Mahasiswa memahami prinsip-prinsip dasar aerodinamika dan parameter performa terbang pesawat.
Mahasiswa mampu melakukan perhitungan kinerja terbang pesawat dalam berbagai kondisi operasional.
Mahasiswa dapat merencanakan dan melaksanakan uji terbang dengan menggunakan instrumen dan peralatan yang tepat.
Mahasiswa mampu menganalisis dan menginterpretasikan data uji terbang untuk perbaikan desain dan prosedur operasi.
Mahasiswa memahami protokol keselamatan dan manajemen risiko selama uji terbang, serta penerapan data uji untuk peningkatan performa pesawat.
Mata kuliah Performa Terbang dan Uji Terbang berfokus pada evaluasi performa penerbangan pesawat dan metodologi uji terbang. Mahasiswa akan mempelajari prinsip-prinsip dasar aerodinamika, kinerja penerbangan, serta teknik dan prosedur untuk melakukan uji terbang yang efektif. Mata kuliah ini juga mencakup analisis data uji terbang dan interpretasi hasil untuk memastikan bahwa pesawat memenuhi standar keselamatan dan performa yang ditetapkan.
Berikut adalah bahan kajian dan aktivitas untuk mata kuliah Performa Terbang dan Uji Terbang:

Dasar-Dasar Performa Terbang:
Prinsip Aerodinamika: Konsep dasar aerodinamika yang mempengaruhi performa terbang pesawat, seperti gaya angkat, gaya drag, dan stabilitas aerodinamis.
Parameter Kinerja Pesawat: Faktor-faktor yang mempengaruhi performa terbang, termasuk kecepatan penerbangan, jangkauan, dan efisiensi bahan bakar.
Kurva Performa Penerbangan: Analisis kurva performa pesawat yang menunjukkan hubungan antara kecepatan, ketinggian, dan beban.
Performa Terbang Pesawat:

Perhitungan Kinerja Terbang: Teknik perhitungan kinerja pesawat untuk berbagai fase penerbangan, termasuk takeoff, climb, cruise, descent, dan landing.
Pengaruh Kondisi Lingkungan: Bagaimana kondisi lingkungan seperti suhu, tekanan udara, dan kecepatan angin mempengaruhi performa terbang.
Pengaruh Berat Pesawat: Dampak dari perubahan berat pesawat pada kinerja terbang, termasuk perhitungan beban maksimum dan distribusi berat.
Metodologi Uji Terbang:

Perencanaan Uji Terbang: Perencanaan dan persiapan untuk uji terbang, termasuk penyusunan rencana uji dan persetujuan prosedur keselamatan.
Instrumen dan Peralatan Uji Terbang: Penggunaan instrumen dan peralatan untuk mengukur performa terbang, seperti pitot-static system, anemometer, dan accelerometer.
Pelaksanaan Uji Terbang: Teknik dan prosedur pelaksanaan uji terbang untuk mengumpulkan data performa pesawat, termasuk uji performa dalam berbagai kondisi dan konfigurasi.
Analisis Data Uji Terbang:

Pengumpulan dan Pengolahan Data: Teknik untuk mengumpulkan, mengolah, dan menganalisis data performa terbang yang diperoleh dari uji terbang.
Interpretasi Hasil Uji: Cara menginterpretasikan hasil uji terbang dan membandingkannya dengan spesifikasi desain dan standar performa.
Penerapan Data Uji: Bagaimana data uji terbang digunakan untuk perbaikan desain pesawat dan penyesuaian prosedur operasi.
Keamanan dan Keselamatan dalam Uji Terbang:

Protokol Keselamatan Uji Terbang: Prosedur keselamatan yang harus diikuti selama uji terbang untuk meminimalkan risiko dan memastikan keselamatan.
Manajemen Risiko: Identifikasi dan manajemen risiko yang terkait dengan uji terbang, termasuk penanganan situasi darurat dan kegagalan sistem.
Evaluasi Kinerja Keselamatan: Evaluasi kinerja keselamatan pesawat berdasarkan hasil uji terbang dan rekomendasi untuk peningkatan.
Pengujian Performa dalam Kondisi Khusus:

Uji Terbang pada Ketinggian Tinggi: Teknik uji terbang untuk pesawat yang dirancang untuk operasi pada ketinggian tinggi dan dampaknya terhadap performa.
Uji Terbang pada Lingkungan Ekstrem: Pengujian performa pesawat dalam kondisi ekstrem seperti suhu sangat rendah atau tinggi dan kelembapan tinggi.
Uji Terbang untuk Pesawat Khusus: Prosedur uji terbang untuk pesawat dengan desain khusus atau aplikasi tertentu, seperti pesawat tempur atau pesawat terbang nirawak.
Studi Kasus dan Proyek Uji Terbang:

Studi Kasus Uji Terbang Pesawat Komersial: Analisis studi kasus tentang uji terbang pesawat komersial dan dampaknya terhadap desain dan operasi pesawat.
Proyek Uji Terbang: Proyek praktis di mana mahasiswa merencanakan dan melaksanakan uji terbang untuk pesawat hipotetis atau prototipe, termasuk analisis hasil dan presentasi temuan.
Evaluasi Performa Pesawat dalam Studi Kasus Nyata: Evaluasi performa pesawat dalam konteks studi kasus nyata dan pembelajaran dari pengalaman uji terbang sebelumnya.
Peraturan dan Standar Uji Terbang:

Standar Internasional dan Nasional: Pengenalan standar dan regulasi internasional serta nasional yang mengatur uji terbang dan performa pesawat.
Dokumentasi dan Pelaporan Uji Terbang: Kebutuhan dokumentasi dan pelaporan hasil uji terbang sesuai dengan standar industri dan persyaratan regulasi.

6B 20 TD24067 Sistem Pengendalian Pesawat Terbang Students will be able to understand the basic principles and components of aircraft control systems, design and analyze aircraft control systems, and apply control techniques to improve flight performance and safety.
Students are expected to develop and implement effective control strategies by utilizing artificial intelligence (AI) technology for control system optimization, such as machine learning algorithms and adaptive control systems.
Students are expected to integrate AI-based control systems with aircraft subsystems, conduct evaluations and adjustments to ensure optimal system performance, and work in teams to design and test control systems.
Students are also expected to communicate effectively with stakeholders and demonstrate professional ethics in the design and implementation of aircraft control systems.
Mahasiswa mampu memahami prinsip dasar dan komponen sistem kendali pesawat, kemampuan merancang dan menganalisis sistem kendali pesawat, serta penerapan teknik kendali untuk meningkatkan kinerja dan keselamatan penerbangan.
Mahasiswa diharapkan mampu mengembangkan dan menerapkan strategi pengendalian yang efektif dengan memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan (AI) untuk optimalisasi sistem kendali, seperti algoritma pembelajaran mesin dan sistem kendali adaptif.
Mahasiswa diharapkan mampu mengintegrasikan sistem kendali berbasis AI dengan subsistem pesawat terbang, melakukan evaluasi dan penyesuaian untuk memastikan kinerja sistem optimal, serta bekerja dalam tim untuk merancang dan menguji sistem kendali.
Mahasiswa juga diharapkan mampu berkomunikasi secara efektif dengan pemangku kepentingan dan menunjukkan etika profesional dalam perancangan dan implementasi sistem kendali pesawat.
Mata kuliah Sistem Pengendalian Pesawat Terbang berfokus pada prinsip dan teknik pengendalian pesawat terbang, termasuk penerapan teknologi terbaru seperti kecerdasan buatan (AI) untuk meningkatkan kinerja sistem kendali. Mahasiswa akan mempelajari tentang desain dan implementasi sistem kontrol penerbangan, serta bagaimana AI dapat digunakan untuk meningkatkan keandalan dan efisiensi sistem pengendalian.
Berikut adalah bahan kajian dan aktivitas untuk mata kuliah Sistem Pengendalian Pesawat Terbang:

Dasar-Dasar Sistem Pengendalian Pesawat Terbang:
Prinsip Sistem Kontrol Penerbangan: Konsep dasar sistem kontrol penerbangan, termasuk sistem pengendalian manual dan otomatis.
Komponen Sistem Pengendalian: Identifikasi dan fungsi komponen sistem pengendalian, seperti autopilot, aktuator, dan sensor.
Model Dinamika Pesawat: Model matematis yang menggambarkan dinamika penerbangan dan bagaimana sistem kontrol dapat mempengaruhi performa pesawat.
Sistem Autopilot dan Kontrol Otomatis:

Desain Sistem Autopilot: Desain dan implementasi sistem autopilot, termasuk algoritma kontrol seperti PID (Proportional-Integral-Derivative) dan kontrol adaptif.
Kontrol Penerbangan Berbasis Sensor: Integrasi sensor seperti IMU (Inertial Measurement Unit) dan GPS untuk kontrol otomatis.
Simulasi Sistem Autopilot: Penggunaan simulasi untuk menguji dan memvalidasi sistem autopilot dalam berbagai kondisi penerbangan.
Penerapan Kecerdasan Buatan (AI) dalam Sistem Pengendalian:

AI dalam Kontrol Penerbangan: Penggunaan AI untuk meningkatkan sistem kontrol penerbangan, termasuk machine learning dan algoritma berbasis AI untuk optimasi kontrol.
Pengembangan Sistem Pembantu Pilot: Implementasi AI untuk sistem pembantu pilot, seperti sistem peringatan dan pengambilan keputusan otomatis.
Adaptasi dan Pembelajaran Mesin: Teknik pembelajaran mesin untuk adaptasi sistem pengendalian berdasarkan data penerbangan dan umpan balik real-time.
Algoritma dan Teknik AI untuk Pengendalian Penerbangan:

Algoritma Kontrol Berbasis AI: Pengembangan dan penerapan algoritma kontrol berbasis AI, seperti reinforcement learning untuk kontrol penerbangan.
Penggunaan Neural Networks: Implementasi neural networks untuk memodelkan dan mengontrol dinamika penerbangan.
Pengujian dan Validasi AI dalam Sistem Pengendalian: Teknik untuk menguji dan memvalidasi sistem pengendalian berbasis AI, termasuk simulasi dan eksperimen praktis.
Pengolahan dan Analisis Data Penerbangan dengan AI:

Data Penerbangan dan AI: Teknik pengolahan data penerbangan untuk analisis dan pengembangan sistem pengendalian berbasis AI.
Anomaly Detection dan Fault Tolerance: Penggunaan AI untuk mendeteksi anomali dan meningkatkan toleransi terhadap kesalahan dalam sistem pengendalian.
Prediksi dan Optimasi Kinerja: Teknik AI untuk memprediksi dan mengoptimalkan kinerja sistem pengendalian berdasarkan data historis dan real-time.
Pengembangan dan Implementasi Sistem Kontrol Cerdas:

Desain Sistem Kontrol Cerdas: Desain sistem kontrol yang mengintegrasikan teknologi AI untuk meningkatkan efisiensi dan keandalan.
Implementasi dalam Pesawat Terbang Nyata: Implementasi dan integrasi sistem pengendalian cerdas dalam pesawat terbang, termasuk pengujian di lapangan.
Evaluasi Kinerja Sistem Kontrol: Evaluasi kinerja sistem kontrol cerdas dan analisis dampaknya terhadap keselamatan dan efisiensi penerbangan.
Studi Kasus dan Proyek Pengembangan:

Studi Kasus Sistem Kontrol Berbasis AI: Analisis studi kasus implementasi AI dalam sistem kontrol penerbangan di industri penerbangan.
Proyek Pengembangan Sistem Pengendalian: Proyek praktis di mana mahasiswa merancang dan mengimplementasikan sistem pengendalian berbasis AI untuk pesawat terbang hipotetis atau prototipe.
Evaluasi dan Presentasi Proyek: Evaluasi dan presentasi hasil proyek pengembangan sistem pengendalian cerdas, termasuk analisis dan rekomendasi.
Regulasi dan Standar untuk Sistem Pengendalian Penerbangan:

Regulasi dan Standar Internasional: Pengenalan regulasi dan standar internasional yang mengatur sistem pengendalian penerbangan dan penerapan AI.
Dokumentasi dan Sertifikasi: Kebutuhan dokumentasi dan sertifikasi untuk sistem pengendalian berbasis AI sesuai dengan standar industri.

6B 21 TD24068 Astrodinamika Students understand the basic principles of astrodynamics, including Kepler’s and Newton’s laws and the concept of orbits.
Students can calculate and analyze orbital elements and perform orbital maneuvers.
Students are able to design and plan space missions using orbit planning and transfer techniques.
Students can analyze the impact of gravitational perturbations and other factors on orbital dynamics.
Students understand the application of modern technology and AI in astrodynamics and satellite performance evaluation.
Mahasiswa memahami prinsip dasar astrodinamika, termasuk hukum Kepler dan Newton serta konsep orbit.
Mahasiswa dapat menghitung dan menganalisis elemen orbit serta melakukan manuver orbit.
Mahasiswa mampu merancang dan merencanakan misi luar angkasa dengan teknik perencanaan orbit dan transfer.
Mahasiswa dapat menganalisis dampak gangguan gravitasi dan faktor lain terhadap dinamika orbit.
Mahasiswa memahami penerapan teknologi modern dan AI dalam astrodinamika serta evaluasi kinerja satelit.
Mata kuliah Astrodinamika berfokus pada analisis dan perancangan orbit serta dinamika benda-benda langit. Mahasiswa akan mempelajari prinsip-prinsip dasar astrodinamika, termasuk hukum gerakan planet, dinamika orbit, dan teknik perencanaan misi luar angkasa. Mata kuliah ini juga mencakup penerapan teknik matematika dan fisika untuk memecahkan masalah terkait pergerakan satelit dan kendaraan luar angkasa.
Berikut adalah bahan kajian dan aktivitas untuk mata kuliah Astrodinamika:

Dasar-Dasar Astrodinamika:
Hukum Kepler dan Hukum Newton: Pengenalan hukum Kepler tentang gerakan planet dan hukum Newton tentang gravitasi serta aplikasinya dalam astrodinamika.
Konsep Dasar Orbit: Definisi dan karakteristik orbit, termasuk bentuk orbit (lingkaran, elips, parabola, dan hiperbola) dan elemen orbit.
Persamaan Gerakan Orbital: Persamaan dasar yang menggambarkan gerakan benda dalam orbit, termasuk persamaan gerakan planet dan satelit.
Perhitungan Orbit:

Elemen Orbit dan Parameter Orbital: Pengertian dan perhitungan elemen orbit seperti eksentrisitas, inklinasi, dan periode orbit.
Manuver Orbit dan Transisi Orbit: Teknik manuver untuk perubahan orbit, termasuk transfer Hohmann dan manuver pertukaran orbit.
Dinamika Orbit dalam Sistem Biner: Analisis orbit dalam sistem biner dan dampaknya terhadap pergerakan benda langit.
Perencanaan Misi Luar Angkasa:

Desain Misi dan Orbit Transfer: Desain misi luar angkasa, termasuk perencanaan transfer antar orbit dan antara planet.
Optimasi Rute Misi: Teknik optimasi untuk perencanaan rute misi, termasuk metode transfer impuls dan perencanaan lintasan minimum energi.
Pertimbangan Gravitasi dan Gangguan: Pengaruh gangguan gravitasi dari benda langit lain dan cara mengatasi efek tersebut dalam perencanaan misi.
Dinamika Benda Langit dan Efek Gravitasi:

Efek Gravitasi dari Benda Langit: Analisis efek gravitasi dari benda langit besar dan kecil, serta interaksi gravitasi dalam sistem multibodi.
Perturbasi Orbit: Dampak gangguan seperti tarik menarik bulan dan planet terhadap orbit satelit.
Teknik Pengukuran dan Pemodelan: Metode pengukuran dan pemodelan orbit, termasuk teknik observasi dan penggunaan data untuk analisis orbit.
Simulasi dan Analisis Orbit:

Simulasi Dinamika Orbit: Penggunaan perangkat lunak simulasi untuk menganalisis dinamika orbit dan perilaku benda langit.
Analisis Stabilitas Orbit: Teknik untuk menganalisis stabilitas orbit dan prediksi jangka panjang.
Studi Kasus dan Analisis Misi: Studi kasus misi luar angkasa nyata untuk memahami penerapan teori astrodinamika.
Teknik Astrodinamika Modern:

Penggunaan Teknologi GPS dan Sensor: Aplikasi teknologi GPS dan sensor modern untuk pengukuran dan pelacakan orbit.
Integrasi AI dalam Astrodinamika: Penerapan AI dan machine learning dalam analisis dan perencanaan orbit, termasuk optimasi lintasan dan deteksi anomali.
Simulasi Dinamika Sistem Satelit: Simulasi dinamika sistem satelit dan konstelasi satelit untuk komunikasi dan observasi.
Pengembangan dan Aplikasi Teknologi Satelit:

Desain Satelit dan Sistem Kontrol Orbit: Desain satelit dan sistem kontrol untuk menjaga posisi dan orientasi satelit.
Aplikasi Teknologi Satelit: Penerapan teknologi satelit dalam komunikasi, cuaca, dan pemantauan bumi.
Evaluasi Kinerja Satelit: Evaluasi kinerja satelit berdasarkan analisis orbit dan data operasi.
Regulasi dan Standar dalam Astrodinamika:

Regulasi Internasional dan Nasional: Pengenalan regulasi internasional dan nasional terkait peluncuran dan operasi satelit.
Dokumentasi dan Pelaporan Misi: Kebutuhan dokumentasi dan pelaporan untuk misi luar angkasa dan peluncuran satelit.

6C 22 TD24069 Kinerja UAV dan Uji Penerbangan Students understand the basic concepts and performance parameters of UAVs, as well as measurement techniques.
Students can evaluate UAV flight performance and conduct stability and control tests.
Students can plan and execute UAV flight tests and analyze test data.
Students understand the techniques and equipment used in flight testing and the application of modern technology.
Students can analyze UAV case studies, develop UAV projects, and comply with applicable safety regulations and documentation.
Mahasiswa memahami konsep dasar dan parameter kinerja UAV serta teknik pengukuran.
Mahasiswa dapat mengevaluasi performa terbang UAV dan melakukan pengujian stabilitas serta kontrol.
Mahasiswa mampu merencanakan dan melaksanakan uji penerbangan UAV, serta menganalisis data hasil uji.
Mahasiswa memahami teknik dan peralatan yang digunakan dalam uji penerbangan serta penerapan teknologi modern.
Mahasiswa dapat menganalisis studi kasus UAV, mengembangkan proyek UAV, dan mematuhi regulasi keselamatan serta dokumentasi yang berlaku.
Mata kuliah Kinerja UAV dan Uji Penerbangan berfokus pada analisis kinerja kendaraan udara nirawak (UAV) dan prosedur pengujian penerbangan. Mahasiswa akan mempelajari prinsip dasar penilaian kinerja UAV, metode pengujian, dan teknik evaluasi untuk memastikan kinerja optimal dan keselamatan operasi UAV.
Berikut adalah bahan kajian dan aktivitas untuk mata kuliah Kinerja UAV dan Uji Penerbangan:

Dasar-Dasar Kinerja UAV:
Konsep Kinerja UAV: Definisi dan parameter kinerja UAV seperti kecepatan, daya angkat, dan efisiensi bahan bakar.
Karakteristik Aerodinamis UAV: Analisis aerodinamika UAV termasuk gaya angkat, gaya gesek, dan distribusi tekanan pada sayap dan badan pesawat.
Pengukuran Kinerja UAV: Teknik dan alat untuk mengukur kinerja UAV, termasuk sensor dan perangkat pengukuran.
Metode Evaluasi Kinerja UAV:

Analisis Performa Terbang: Evaluasi performa terbang UAV dalam berbagai kondisi seperti beban maksimum, kecepatan, dan altitude.
Pengujian Stabilitas dan Kontrol: Pengujian untuk mengevaluasi stabilitas dan kontrol UAV, termasuk uji manuver dan respons sistem kontrol.
Optimasi Kinerja: Teknik untuk mengoptimalkan kinerja UAV, termasuk perancangan aerodinamis dan manajemen daya.
Prosedur Uji Penerbangan UAV:

Perencanaan Uji Penerbangan: Rencana dan persiapan untuk uji penerbangan UAV, termasuk perencanaan misi dan penentuan parameter pengujian.
Prosedur Uji dan Pengukuran: Teknik pengujian penerbangan termasuk pengukuran kinerja dalam penerbangan, pengujian sistem kontrol, dan analisis data penerbangan.
Evaluasi dan Analisis Data: Teknik analisis data dari uji penerbangan untuk mengevaluasi kinerja UAV dan mengidentifikasi area perbaikan.
Teknik dan Peralatan Uji Penerbangan:

Peralatan Uji UAV: Peralatan dan teknologi yang digunakan dalam uji penerbangan UAV, seperti perangkat perekam data dan sensor terintegrasi.
Simulasi Penerbangan: Penggunaan simulasi penerbangan untuk menguji dan memvalidasi kinerja UAV dalam lingkungan virtual.
Uji Terowongan Angin: Penggunaan terowongan angin untuk menguji aerodinamika UAV dan memvalidasi desain sebelum uji penerbangan.
Studi Kasus dan Proyek Kinerja UAV:

Studi Kasus UAV Komersial dan Militer: Analisis kinerja UAV dalam aplikasi komersial dan militer, termasuk studi kasus perusahaan yang sukses.
Proyek Pengembangan UAV: Proyek praktis di mana mahasiswa merancang, menguji, dan menganalisis UAV dengan fokus pada kinerja dan efisiensi.
Evaluasi dan Presentasi Proyek: Evaluasi dan presentasi hasil proyek pengembangan UAV, termasuk analisis kinerja dan rekomendasi perbaikan.
Keselamatan dan Kepatuhan Regulasi:

Keselamatan Penerbangan UAV: Prinsip dan praktik keselamatan dalam uji penerbangan UAV, termasuk mitigasi risiko dan protokol keselamatan.
Regulasi dan Standar: Regulasi dan standar internasional dan nasional yang mengatur uji penerbangan UAV dan operasi.
Dokumentasi Uji Penerbangan: Kebutuhan dokumentasi untuk uji penerbangan UAV, termasuk laporan uji dan sertifikasi.
Penerapan Teknologi Modern dalam Uji Penerbangan:

Teknologi Sensor dan Data: Penerapan teknologi sensor modern untuk meningkatkan pengukuran dan analisis kinerja UAV.
Penggunaan AI dalam Uji Penerbangan: Penerapan AI untuk analisis data penerbangan dan optimasi kinerja UAV, termasuk teknik pembelajaran mesin.
Inovasi dan Tren Terkini dalam Kinerja UAV:

Inovasi dalam Desain UAV: Teknologi terbaru dalam desain UAV untuk meningkatkan kinerja dan efisiensi.
Tren dalam Uji Penerbangan UAV: Tren dan perkembangan terkini dalam metode dan teknologi uji penerbangan UAV.

6C 23 TD24070 Pemeliharaan dan Inspeksi UAV Students understand the basic principles and techniques of UAV maintenance, including preventive and corrective maintenance.
Students can perform visual and physical inspections of UAVs, as well as test electronic and electrical systems.
Students can apply AI technology to UAV maintenance and inspection for damage detection, predictive maintenance, and data management.
Students understand the regulations and standards governing UAV maintenance, as well as compliance and certification procedures.
Students can develop and evaluate UAV maintenance systems and apply technological innovations to maintenance practices.
Mahasiswa memahami prinsip dasar dan teknik pemeliharaan UAV, termasuk pemeliharaan preventif dan korektif.
Mahasiswa dapat melakukan inspeksi UAV secara visual dan fisik serta pengujian sistem elektronik dan kelistrikan.
Mahasiswa mampu menerapkan teknologi AI dalam pemeliharaan dan inspeksi UAV untuk deteksi kerusakan, pemeliharaan prediktif, dan manajemen data.
Mahasiswa memahami regulasi dan standar yang mengatur pemeliharaan UAV serta prosedur kepatuhan dan sertifikasi.
Mahasiswa dapat mengembangkan dan mengevaluasi sistem pemeliharaan UAV serta menerapkan inovasi teknologi dalam praktek pemeliharaan.
Mata kuliah Pemeliharaan dan Inspeksi UAV berfokus pada teknik dan metode pemeliharaan serta inspeksi kendaraan udara nirawak (UAV) untuk memastikan operasional yang optimal dan keselamatan. Mahasiswa akan mempelajari proses pemeliharaan preventif dan korektif, teknik inspeksi, serta penerapan teknologi AI untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas pemeliharaan dan inspeksi.
Berikut adalah bahan kajian dan aktivitas untuk mata kuliah Pemeliharaan dan Inspeksi UAV:

Dasar-Dasar Pemeliharaan UAV:
Pengertian Pemeliharaan UAV: Tujuan dan pentingnya pemeliharaan UAV, termasuk pemeliharaan preventif, korektif, dan prediktif.
Jadwal dan Prosedur Pemeliharaan: Penjadwalan pemeliharaan rutin dan prosedur pemeliharaan yang harus diikuti untuk menjaga kinerja UAV.
Dokumentasi dan Pelaporan Pemeliharaan: Teknik dokumentasi dan pelaporan pemeliharaan untuk memastikan catatan yang akurat dan lengkap.
Teknik Inspeksi UAV:

Metode Inspeksi Visual dan Fisik: Teknik inspeksi visual dan fisik komponen UAV, termasuk pemeriksaan struktur, sistem kontrol, dan elemen aerodinamis.
Inspeksi Sistem Elektronik dan Kelistrikan: Teknik untuk memeriksa sistem elektronik dan kelistrikan UAV, termasuk sensor, aktuator, dan sistem komunikasi.
Pengujian dan Kalibrasi Komponen: Metode untuk pengujian dan kalibrasi komponen UAV untuk memastikan akurasi dan fungsionalitas.
Pemeliharaan Berdasarkan Data dan Analisis:

Analisis Data Pemeliharaan: Penggunaan data pemeliharaan untuk mengidentifikasi tren dan pola masalah, serta merencanakan tindakan pemeliharaan.
Pemeliharaan Berdasarkan Kondisi: Teknik pemeliharaan yang didasarkan pada kondisi aktual UAV daripada jadwal tetap, termasuk penggunaan sensor untuk pemantauan kondisi.
Manajemen Spare Part dan Peralatan: Pengelolaan inventaris spare part dan peralatan yang diperlukan untuk pemeliharaan UAV.
Penerapan AI dalam Pemeliharaan dan Inspeksi UAV:

AI untuk Deteksi Kerusakan dan Anomali: Penerapan teknologi AI untuk mendeteksi kerusakan dan anomali dalam sistem UAV, termasuk analisis gambar dan data sensor.
Pemeliharaan Prediktif dengan AI: Penggunaan machine learning dan algoritma AI untuk memprediksi kebutuhan pemeliharaan dan mengoptimalkan jadwal pemeliharaan.
Sistem AI untuk Manajemen dan Dokumentasi: Penggunaan sistem AI untuk otomatisasi manajemen pemeliharaan dan dokumentasi, termasuk pelaporan otomatis dan analisis data.
Prosedur dan Teknik Pemeliharaan Praktis:

Pemeliharaan Harian dan Berkala: Prosedur pemeliharaan harian dan berkala, termasuk pemeriksaan pra-penerbangan dan pasca-penerbangan.
Tindakan Korektif dan Perbaikan: Teknik untuk melakukan tindakan korektif dan perbaikan jika terjadi kerusakan atau malfungsi UAV.
Studi Kasus Pemeliharaan UAV: Analisis studi kasus pemeliharaan UAV dari industri dan militer untuk memahami tantangan dan solusi praktis.
Regulasi dan Standar Pemeliharaan UAV:

Standar Internasional dan Nasional: Regulasi dan standar yang mengatur pemeliharaan dan inspeksi UAV, termasuk panduan dari organisasi penerbangan.
Kepatuhan dan Sertifikasi: Proses untuk memastikan kepatuhan terhadap regulasi dan memperoleh sertifikasi untuk pemeliharaan UAV.
Teknologi dan Inovasi dalam Pemeliharaan UAV:

Inovasi dalam Teknologi Pemeliharaan: Teknologi terbaru dan inovasi dalam pemeliharaan UAV, termasuk penggunaan drone inspeksi dan teknologi baru.
Tren dan Masa Depan Pemeliharaan UAV: Tren terkini dan masa depan dalam pemeliharaan UAV, termasuk integrasi teknologi canggih dan pengembangan solusi baru.
Studi Kasus dan Proyek Pemeliharaan UAV:

Proyek Pengembangan Sistem Pemeliharaan: Proyek praktis di mana mahasiswa merancang dan mengimplementasikan sistem pemeliharaan untuk UAV.
Evaluasi dan Presentasi Proyek: Evaluasi hasil proyek pemeliharaan UAV dan presentasi solusi serta rekomendasi perbaikan.

6C 24 TD24071 Manajemen Risiko Students understand the basic principles and processes of risk management, as well as related terminology.
Students are able to identify and assess risks using qualitative and quantitative analysis techniques.
Students can design and implement risk mitigation and control strategies to reduce the impact of risks.
Students understand how to monitor and evaluate risks and use technology and tools in risk management.
Students can analyze case studies, develop risk management projects, and apply relevant regulations and standards.
Mahasiswa memahami prinsip dasar dan proses manajemen risiko serta terminologi yang terkait.
Mahasiswa mampu mengidentifikasi dan menilai risiko dengan menggunakan teknik analisis kualitatif dan kuantitatif.
Mahasiswa dapat merancang dan menerapkan strategi mitigasi dan pengendalian risiko untuk mengurangi dampak risiko.
Mahasiswa memahami cara memantau dan mengevaluasi risiko serta menggunakan teknologi dan alat dalam manajemen risiko.
Mahasiswa dapat menganalisis studi kasus, mengembangkan proyek manajemen risiko, dan menerapkan regulasi serta standar terkait.
Mata kuliah Manajemen Risiko berfokus pada teknik dan metode untuk mengidentifikasi, menilai, dan mengelola risiko dalam berbagai konteks organisasi, proyek, dan operasi. Mahasiswa akan mempelajari prinsip-prinsip manajemen risiko, alat dan teknik untuk analisis risiko, serta strategi untuk mitigasi dan pengendalian risiko.
Berikut adalah bahan kajian dan aktivitas untuk mata kuliah Manajemen Risiko:

Dasar-Dasar Manajemen Risiko:
Pengertian dan Prinsip Manajemen Risiko: Definisi risiko, pentingnya manajemen risiko, dan prinsip-prinsip dasar dalam manajemen risiko.
Proses Manajemen Risiko: Tahapan proses manajemen risiko termasuk identifikasi, penilaian, mitigasi, dan pemantauan risiko.
Terminologi Risiko: Terminologi penting dalam manajemen risiko seperti risiko, ancaman, peluang, dampak, dan probabilitas.
Identifikasi Risiko:

Metode Identifikasi Risiko: Teknik untuk mengidentifikasi risiko seperti brainstorming, Delphi method, dan analisis SWOT.
Sumber Risiko: Sumber risiko dalam organisasi atau proyek, termasuk risiko strategis, operasional, finansial, dan eksternal.
Dokumentasi Risiko: Teknik untuk mendokumentasikan risiko yang teridentifikasi dalam daftar risiko atau register risiko.
Penilaian Risiko:

Analisis Kualitatif Risiko: Teknik analisis kualitatif untuk menilai risiko berdasarkan probabilitas dan dampak serta prioritas risiko.
Analisis Kuantitatif Risiko: Teknik analisis kuantitatif untuk mengukur risiko dengan angka, termasuk probabilitas statistik dan analisis skenario.
Penilaian Risiko Terintegrasi: Integrasi penilaian risiko dalam konteks proyek atau strategi organisasi.
Mitigasi dan Pengendalian Risiko:

Strategi Mitigasi Risiko: Teknik untuk mengurangi atau menghindari risiko, termasuk penghindaran, pengurangan, transfer, dan penerimaan risiko.
Rencana Kontingensi: Pengembangan rencana kontingensi untuk mengatasi risiko yang terjadi, termasuk prosedur darurat dan rencana pemulihan.
Pengendalian Risiko: Implementasi dan pengawasan kontrol risiko, termasuk kebijakan, prosedur, dan teknik kontrol internal.
Pemantauan dan Evaluasi Risiko:

Pemantauan Risiko: Teknik untuk memantau risiko dan efektivitas kontrol, termasuk pengukuran kinerja dan audit risiko.
Evaluasi dan Pelaporan Risiko: Teknik untuk mengevaluasi hasil manajemen risiko dan pelaporan kepada manajemen atau pemangku kepentingan.
Penyesuaian Rencana Risiko: Penyesuaian rencana risiko berdasarkan hasil pemantauan dan evaluasi.
Teknologi dan Alat Manajemen Risiko:

Perangkat Lunak Manajemen Risiko: Penggunaan perangkat lunak untuk mendukung manajemen risiko, termasuk alat untuk analisis dan pelaporan risiko.
Teknologi Baru dalam Manajemen Risiko: Inovasi teknologi dalam manajemen risiko, termasuk AI dan big data untuk analisis risiko.
Studi Kasus dan Proyek Manajemen Risiko:

Studi Kasus Manajemen Risiko: Analisis studi kasus dari berbagai industri untuk memahami aplikasi nyata dari manajemen risiko.
Proyek Pengelolaan Risiko: Proyek praktis di mana mahasiswa merancang dan mengimplementasikan strategi manajemen risiko untuk organisasi atau proyek hipotetis.
Evaluasi dan Presentasi Proyek: Evaluasi hasil proyek manajemen risiko dan presentasi strategi serta rekomendasi mitigasi.
Regulasi dan Standar Manajemen Risiko:

Standar Internasional dan Nasional: Regulasi dan standar yang mengatur praktik manajemen risiko, seperti ISO 31000 dan COSO ERM Framework.
Kepatuhan dan Implementasi: Implementasi regulasi dan standar dalam organisasi untuk memastikan kepatuhan dan efektivitas manajemen risiko.
Etika dalam Manajemen Risiko:

Pertimbangan Etika Risiko: Pertimbangan etika dalam pengelolaan risiko, termasuk tanggung jawab sosial dan keputusan etis dalam mitigasi risiko.
Transparansi dan Akuntabilitas: Praktik transparansi dan akuntabilitas dalam pelaporan dan pengelolaan risiko.

6C 25 TD24072 Dasar-dasar Manuver dan Kontrol Students understand the basic principles of maneuvering and control in air vehicles, as well as the fundamental concepts of forces and moments.
Students are able to apply manual and automatic control techniques and control methods for the stability and navigation of air vehicles.
Students can analyze maneuver performance, consider environmental factors, and optimize maneuvering techniques.
Students understand the application of AI in maneuver control and the use of sensor data to improve control decisions.
Students can analyze case studies, simulate maneuvers, and apply regulations and standards related to air vehicle control.
Mahasiswa memahami prinsip dasar manuver dan kontrol pada kendaraan udara serta konsep dasar gaya dan momen.
Mahasiswa mampu menerapkan teknik kontrol manual dan otomatis serta metode kontrol untuk stabilitas dan navigasi kendaraan udara.
Mahasiswa dapat melakukan analisis kinerja manuver, mempertimbangkan faktor lingkungan, dan mengoptimalkan teknik manuver.
Mahasiswa memahami penerapan AI dalam kontrol manuver dan penggunaan data sensor untuk meningkatkan keputusan kontrol.
Mahasiswa dapat menganalisis studi kasus, melakukan simulasi manuver, dan menerapkan regulasi serta standar terkait kontrol kendaraan udara.
Mata kuliah Dasar-dasar Manuver dan Kontrol berfokus pada prinsip dasar manuver dan teknik kontrol pada kendaraan udara, baik yang berawak maupun tidak berawak. Mahasiswa akan mempelajari teori dan praktik terkait dengan gerakan, stabilitas, dan kontrol kendaraan udara, serta teknik untuk mengoptimalkan kinerja manuver dan pengendalian.
Berikut adalah bahan kajian dan aktivitas untuk mata kuliah Dasar-dasar Manuver dan Kontrol:

Pengenalan Manuver dan Kontrol:
Definisi Manuver dan Kontrol: Pengertian manuver dan kontrol dalam konteks kendaraan udara, termasuk istilah dan konsep dasar.
Jenis-Jenis Manuver: Jenis-jenis manuver yang umum dilakukan pada kendaraan udara, termasuk manuver dasar seperti belokan, perubahan ketinggian, dan gerakan kompleks.
Tujuan dan Pentingnya Kontrol: Tujuan kontrol dalam memastikan kestabilan dan kinerja kendaraan udara serta pentingnya kontrol dalam misi penerbangan.
Prinsip Dasar Manuver:

Hukum Gerak Newton: Prinsip dasar hukum gerak Newton dan penerapannya dalam manuver kendaraan udara.
Gaya dan Momen dalam Manuver: Gaya aerodinamis, gaya gravitasi, dan momen yang mempengaruhi manuver serta cara perhitungannya.
Stabilitas dan Keseimbangan: Konsep stabilitas dan keseimbangan dalam manuver, termasuk stabilitas longitudinal, lateral, dan directional.
Kontrol Kendaraan Udara:

Sistem Kontrol Utama: Komponen sistem kontrol utama pada kendaraan udara, termasuk kontrol pesawat (ailerons, elevators, rudder) dan kontrol UAV (propeller, flap).
Metode Kontrol: Metode kontrol manual dan otomatis, termasuk teknik kontrol PID (Proportional-Integral-Derivative) dan kontrol berbasis AI.
Kontrol Stabilitas dan Navigasi: Teknik untuk menjaga stabilitas dan navigasi kendaraan udara selama manuver, termasuk pengendalian arah dan ketinggian.
Teknik Manuver Kendaraan Udara:

Manuver Dasar: Teknik manuver dasar seperti belokan, perubahan ketinggian, dan pengendalian kecepatan.
Manuver Kompleks: Teknik manuver kompleks termasuk loop, barrel roll, dan stall recovery.
Simulasi Manuver: Penggunaan simulasi untuk memahami dan mempraktikkan teknik manuver dalam lingkungan yang terkendali.
Analisis Kinerja Manuver:

Kinerja Manuver dan Parameter Terbang: Analisis kinerja manuver berdasarkan parameter terbang seperti kecepatan, sudut serang, dan beban gravitasi.
Pengaruh Lingkungan: Pengaruh faktor lingkungan seperti angin, cuaca, dan turbulensi terhadap kinerja manuver dan kontrol.
Optimasi Manuver: Teknik untuk mengoptimalkan kinerja manuver dalam berbagai kondisi penerbangan.
Aplikasi AI dalam Kontrol Manuver:

Kontrol Otomatis dengan AI: Penggunaan AI dan machine learning dalam kontrol otomatis untuk meningkatkan akurasi dan respons kontrol.
Adaptasi AI dalam Manuver: Adaptasi algoritma AI untuk menyesuaikan kontrol dengan kondisi penerbangan yang berubah dan situasi darurat.
Pengolahan Data untuk Kontrol: Penggunaan data sensor dan analisis AI untuk meningkatkan keputusan kontrol dan manuver.
Studi Kasus dan Simulasi Manuver:

Studi Kasus Manuver Kendaraan Udara: Analisis studi kasus manuver kendaraan udara dari industri dan militer untuk memahami aplikasi nyata.
Simulasi dan Latihan Praktis: Latihan praktis dan simulasi manuver untuk meningkatkan keterampilan dalam pengendalian kendaraan udara.
Evaluasi Kinerja Manuver: Evaluasi hasil simulasi dan latihan manuver untuk mengidentifikasi area perbaikan dan pengembangan.
Regulasi dan Standar Kontrol:

Standar Internasional dan Nasional: Regulasi dan standar terkait kontrol dan manuver kendaraan udara, seperti FAA dan EASA.
Kepatuhan dan Implementasi: Implementasi regulasi dan standar dalam praktik kontrol dan manuver kendaraan udara.
Etika dan Keselamatan dalam Kontrol:

Pertimbangan Etika dalam Kontrol: Pertimbangan etika dalam pengendalian kendaraan udara, termasuk tanggung jawab dalam situasi darurat dan pengambilan keputusan.
Keselamatan Penerbangan: Prinsip keselamatan penerbangan dalam manuver dan kontrol untuk mencegah kecelakaan dan insiden.

7A 1 TD24073 Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) Students understand the basic concepts, policies, and regulations related to Independent Learning and Independent Campus (MBKM).
Students are able to design and implement MBKM components in the curriculum and academic activities.
Students are able to evaluate the effectiveness of the MBKM program and identify areas for improvement.
Students understand and apply off-campus learning experiences such as internships, collaborative projects, and student exchanges.
Students are able to follow regulations and standards related to MBKM and apply ethics and social responsibility in program implementation.
Mahasiswa memahami konsep dasar, kebijakan, dan regulasi terkait Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM).
Mahasiswa mampu merancang dan mengimplementasikan komponen MBKM dalam kurikulum dan kegiatan akademik.
Mahasiswa dapat mengevaluasi efektivitas program MBKM dan mengidentifikasi area perbaikan.
Mahasiswa memahami dan menerapkan pengalaman belajar luar kampus seperti magang, proyek kolaboratif, dan pertukaran mahasiswa.
Mahasiswa mampu mengikuti regulasi dan standar terkait MBKM serta menerapkan etika dan tanggung jawab sosial dalam pelaksanaan program.
Mata kuliah Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) bertujuan untuk memberikan pemahaman tentang kebijakan Merdeka Belajar Kampus Merdeka yang diterapkan di perguruan tinggi Indonesia. Mata kuliah ini mengajarkan prinsip-prinsip, kebijakan, dan implementasi MBKM dalam meningkatkan kualitas pendidikan tinggi serta memberikan mahasiswa pengalaman belajar yang lebih luas dan relevan dengan kebutuhan dunia kerja.
Berikut adalah bahan kajian dan aktivitas untuk mata kuliah Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM):
Kegiatan Belajar Luar Kampus:

Magang dan Praktik Kerja: Pengalaman magang dan praktik kerja sebagai bagian dari MBKM, termasuk manfaat dan tantangan yang dihadapi mahasiswa.

Proyek Kolaboratif: Proyek kolaboratif dengan industri atau masyarakat untuk menerapkan pengetahuan dan keterampilan mahasiswa dalam konteks nyata.

Pertukaran Mahasiswa dan Mobilitas Internasional: Kesempatan untuk pertukaran mahasiswa dan program mobilitas internasional sebagai bagian dari pengalaman MBKM.

7A 2 TD24022 Baling-baling Students are able to understand the following concepts: propeller theory, propeller configuration and types, propeller construction, assembly and installation, pitch change mechanism, operating principles and construction of the governor, and damage and repair criteria. Mahasiswa mampu memahami konsep-konsep berikut: teori baling-baling, konfigurasi dan jenis baling-baling, konstruksi baling-baling, perakitan dan pemasangannya, mekanisme perubahan nada, prinsip pengoperasian dan konstruksi gubernur, serta kriteria kerusakan dan perbaikan.
Mata kuliah Baling-baling berfokus pada desain, analisis, dan penerapan baling-baling atau rotor dalam sistem propulsi pesawat, seperti pesawat terbang dan helikopter. Baling-baling berfungsi untuk menghasilkan gaya dorong atau gaya angkat melalui aliran udara, dan desain serta performanya sangat penting untuk efisiensi dan kestabilan pesawat.
Berikut adalah bahan kajian dan aktivitas untuk mata kuliah Baling-baling:
Blade element theory
– Effects on propeller thrust by high/low blade angle and reverse angle, angle of attack, pitch, and rotational speed.
– Understanding of propeller slip.
– Forces affecting rotating propeller blade: aerodynamic force, centrifugal force, torque and thrust.
– Effects in changes in the direction of relative airflow on blade angle of attack
– Propeller types: fixed pitch, ground adjustable, controllable pitch, and constant speeding.

Propeller configuration and type
Propeller types: fixed pitch, ground adjustable, controllable pitch, and constant speeding.

Propeller construction, assembly and installation
– Construction methods and specific materials used in composite, metal and wooden propeller.
– Typical mounting requirements for tapered and splined propeller installations. – Understanding of the following terms:
• blade station
• blade face
• blade shank
• black back
• hub assembly

Pitch change mechanism
– Operation and function of the following pitch change mechanism : mechanical, hydraulic, aerodynamic, aerodynamic and hydraulic combination, and electrical.
– Function and operation of propeller feathering and synchronizer systems.

Governors : Principles of operation and construction
– Operation of typical governors
– Effects of variation in spring pressure and engine RPM on governor operation.
– Single and double acting governors.
– Operation and function of speeded springs, pitch change stops, pilot valves, and fly weights.
– Understanding of the following condition on speed :
• Under speed.
• Over speed
• Alpha
• Beta
• Feathering
• Unfeathering
• Reverse pitch

Damage and repair criteria
Assesment of propeller blade damage.
– Errosion, corrosion, impact damage and delamination.
– Treatment/repair schemes for metal, wooden and composite blades.

7A 3 TD24023 Praktik Baling-baling Students are able to apply the following concepts: propeller theory, propeller configuration and types, propeller construction, assembly and installation, pitch change mechanism, operating principles and construction of governors, and damage and repair criteria. Mahasiswa mampu menerapkan konsep-konsep berikut: teori baling-baling, konfigurasi dan jenis baling-baling, konstruksi baling-baling, perakitan dan pemasangan, mekanisme perubahan nada, prinsip pengoperasian dan konstruksi gubernur, serta kriteria kerusakan dan perbaikan.
Mata kuliah Praktik Baling-baling memberikan pengalaman langsung dalam desain, pengujian, dan evaluasi baling-baling atau rotor. Praktik ini melibatkan eksperimen, penggunaan peralatan pengujian, serta simulasi untuk menganalisis performa baling-baling.
Berikut adalah bahan kajian dan aktivitas untuk mata kuliah Praktik Baling-baling:
Propeller theory
Blade element theory.
– Effects on propeller thrust by high/low blade angle and reverse angle, angle of attack, pitch, and rotational speed.
– Understanding of propeller slip.
– Forces affecting rotating propeller blade: aerodynamic force, centrifugal force, torque and thrust.
– Effects in changes in the direction of relative airflow on blade angle of attack
– Propeller types: fixed pitch, ground adjustable, controllable pitch, and constant speeding.

Propeller configuration and type
Propeller types: fixed pitch, ground adjustable, controllable pitch, and constant speeding.

Propeller construction, assembly and installation
– Construction methods and specific materials used in composite, metal and wooden propeller.
– Typical mounting requirements for tapered and splined propeller installations. – Understanding of the following terms:
• blade station
• blade face
• blade shank
• black back
• hub assembly

Pitch change mechanism
– Operation and function of the following pitch change mechanism : mechanical, hydraulic, aerodynamic, aerodynamic and hydraulic combination, and electrical.
– Function and operation of propeller feathering and synchronizer systems.

Governors : Principles of operation and construction
– Operation of typical governors
– Effects of variation in spring pressure and engine RPM on governor operation.
– Single and double acting governors.
– Operation and function of speeded springs, pitch change stops, pilot valves, and fly weights.
– Understanding of the following condition on speed :
• Under speed.
• Over speed
• Alpha
• Beta
• Feathering
• Unfeathering
• Reverse pitch

Damage and repair criteria
Assesment of propeller blade damage.
– Errosion, corrosion, impact damage and delamination.
– Treatment/repair schemes for metal, wooden and composite blades.

7A 4 TD24029 Sistem Hidrolik dan Pneumatik Pesawat Terbang Students will be able to understand the basic principles and components of hydraulic and pneumatic systems used in aircraft.
Students will be able to analyze and design hydraulic and pneumatic systems for aircraft applications.
Students will be able to perform maintenance, troubleshooting, and repair of hydraulic and pneumatic systems.
Students will be able to use simulation software to analyze the performance of hydraulic and pneumatic systems.
Students will be able to prepare comprehensive reports and presentations on hydraulic and pneumatic system experiments and projects.
Mahasiswa mampu memahami prinsip dasar dan komponen sistem hidrolik dan pneumatik yang digunakan dalam pesawat terbang.
Mahasiswa dapat menganalisis dan merancang sistem hidrolik dan pneumatik untuk aplikasi dalam pesawat terbang.
Mahasiswa mampu melakukan pemeliharaan, troubleshooting, dan perbaikan sistem hidrolik dan pneumatik.
Mahasiswa dapat menggunakan perangkat lunak simulasi untuk menganalisis kinerja sistem hidrolik dan pneumatik.
Mahasiswa dapat menyusun laporan dan presentasi yang komprehensif tentang eksperimen dan proyek sistem hidrolik dan pneumatik.
Mata kuliah Sistem Hidrolik dan Pneumatik Pesawat Terbang fokus pada prinsip dasar dan aplikasi sistem hidrolik dan pneumatik dalam pesawat terbang. Sistem ini penting untuk berbagai fungsi pesawat, termasuk kontrol penerbangan, sistem rem, dan sistem lainnya yang memerlukan kekuatan dan kontrol presisi.
Berikut adalah bahan kajian dan aktivitas untuk mata kuliah Sistem Hidrolik dan Pneumatik Pesawat Terbang:
Hydraulic system
– Principles of hydraulics: its relation to Pascal’s Law, understanding of the relationship between pressure, force and area relating to differential areas, pressures and mechanical advantage.
– Hydraulic fluids: types, identification, military specifications, colour, properties, user precautions, and applications.
– Hydraulic seals: types, seal/fluid correct compatibility, identification, applications, tools, storage life, and maintenance practices.
– Fittings and flexible pipes: identification of pipes, inspection and maintenance of pipes, and hydraulic accumulators.
– Pumps: manual and power operated; reservoirs; filters; regulating valves; hydraulic fuses; priority systems.
– Pressure/contents/temperature indication.
– Interface with electrical and emergency systems.
– Typical hydraulic systems in aircraft.

Pneumatic and air systems
– High-pressure air systems and components
– Bleed air pneumatic systems
– Safety precautions when working with high-pressure gas system.
– Pneumatic control system features, components and function.
– Inspection and maintenance of air/pneumatic systems.
– Ducting, mass flow, pressure control/indication, leak detection, valves, alternate supply, auxiliary Power Unit (APU), and ground cart supply.
– Indication and system protection devices.

7A 5 TD24030 Praktik Sistem Hidrolik dan Pneumatik Pesawat Terbang Students will be able to construct and test simple hydraulic and pneumatic circuits using laboratory equipment.
Students will be able to analyze and measure the performance of hydraulic and pneumatic systems, including pressure, flow, and component response.
Students will be able to perform routine maintenance and troubleshoot hydraulic and pneumatic systems to ensure optimal performance.
Students will be able to design, construct, and test hydraulic or pneumatic system projects for specific aircraft applications.
Students will be able to compile comprehensive documentation of the results of their practical work and projects and present their findings clearly.
Mahasiswa mampu membangun dan menguji rangkaian hidrolik dan pneumatik sederhana menggunakan peralatan laboratorium.
Mahasiswa dapat menganalisis dan mengukur kinerja sistem hidrolik dan pneumatik, termasuk tekanan, aliran, dan respons komponen.
Mahasiswa mampu melakukan pemeliharaan rutin dan troubleshooting pada sistem hidrolik dan pneumatik untuk memastikan kinerja yang optimal.
Mahasiswa dapat merancang, membangun, dan menguji proyek sistem hidrolik atau pneumatik untuk aplikasi spesifik dalam pesawat terbang.
Mahasiswa dapat menyusun dokumentasi lengkap tentang hasil praktik dan proyek, serta mempresentasikan temuan dengan jelas.
Mata kuliah Praktik Sistem Hidrolik dan Pneumatik Pesawat Terbang dirancang untuk memberikan pengalaman langsung dalam merancang, menguji, dan memelihara sistem hidrolik dan pneumatik yang digunakan dalam pesawat terbang. Praktik ini penting untuk memahami aplikasi nyata dari teori yang dipelajari dalam mata kuliah sistem hidrolik dan pneumatik.
Berikut adalah bahan kajian dan aktivitas untuk mata kuliah Praktik Sistem Hidrolik dan Pneumatik Pesawat Terbang:
Hydraulic system
– Principles of hydraulics: its relation to Pascal’s Law, understanding of the relationship between pressure, force and area relating to differential areas, pressures and mechanical advantage.
– Hydraulic fluids: types, identification, military specifications, colour, properties, user precautions, and applications.
– Hydraulic seals: types, seal/fluid correct compatibility, identification, applications, tools, storage life, and maintenance practices.
– Fittings and flexible pipes: identification of pipes, inspection and maintenance of pipes, and hydraulic accumulators.
– Pumps: manual and power operated; reservoirs; filters; regulating valves; hydraulic fuses; priority systems.
– Pressure/contents/temperature indication.
– Interface with electrical and emergency systems.
– Typical hydraulic systems in aircraft.

Pneumatic and air systems
– High-pressure air systems and components
– Bleed air pneumatic systems
– Safety precautions when working with high-pressure gas system.
– Pneumatic control system features, components and function.
– Inspection and maintenance of air/pneumatic systems.
– Ducting, mass flow, pressure control/indication, leak detection, valves, alternate supply, auxiliary Power Unit (APU), and ground cart supply.
– Indication and system protection devices.

7A 6 TD24033 Bahasa Inggris untuk Komunikasi Students are able to apply the following concepts: introduction, exercises with drawing tools, simple orthographic projections, simple isometric projections, geometric construction, sketching exercises, orthographic projections, workshop requirements and processes, assembly drawings, auxiliary projections, axonometric projections, and oblique projections. Mahasiswa mampu menerapkan konsep-konsep berikut: pendahuluan, latihan dengan alat gambar, proyeksi ortografi sederhana, proyeksi isometrik sederhana, Konstruksi geometri, latihan membuat sketsa, proyeksi ortografi, syarat dan proses bengkel, gambar rakitan, proyeksi bantu, proyeksi aksonometri, dan miring proyeksi.
Mata kuliah Bahasa Inggris untuk Komunikasi bertujuan untuk meningkatkan kemampuan mahasiswa dalam berkomunikasi secara efektif dalam bahasa Inggris, terutama dalam konteks profesional dan teknik. Fokusnya adalah pada pengembangan keterampilan berbicara, menulis, mendengarkan, dan membaca yang relevan dengan situasi kerja di bidang teknik dan dirgantara.
Berikut adalah bahan kajian dan aktivitas untuk mata kuliah Bahasa Inggris untuk Komunikasi:
English for Comunication
– Media for Vocabulary Enhancement
– Vocabulary in Grammar
– Present Tense
– Introducing Yourself
– Interviewing Foreigner
– Content Making
– Negosiation
7A 7 TD24034 Perencanaan dan Pengendalian Produksi Students will be able to understand and apply capacity planning, scheduling, and inventory control techniques in production.
Students will be able to apply quality control and process control techniques to ensure production efficiency and quality.
Students will be able to use production planning methods and tools, including planning software and management information systems.
Students will be able to analyze case studies and apply production planning and control solutions to real-world projects.
Students will be able to evaluate production system performance and apply continuous improvement approaches to increase production efficiency and effectiveness.
Mahasiswa mampu memahami dan menerapkan teknik perencanaan kapasitas, penjadwalan, dan pengendalian inventaris dalam produksi.
Mahasiswa dapat menerapkan teknik pengendalian kualitas dan pengendalian proses untuk memastikan efisiensi dan kualitas produksi.
Mahasiswa mampu menggunakan metode dan alat perencanaan produksi, termasuk perangkat lunak perencanaan dan sistem informasi manajemen.
Mahasiswa dapat menganalisis studi kasus dan menerapkan solusi perencanaan dan pengendalian produksi dalam proyek nyata.
Mahasiswa dapat mengevaluasi kinerja sistem produksi dan menerapkan pendekatan peningkatan berkelanjutan untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas produksi.
Mata kuliah Perencanaan dan Pengendalian Produksi berfokus pada metode dan teknik untuk merencanakan dan mengendalikan proses produksi dalam berbagai industri, termasuk industri dirgantara. Ini melibatkan pengelolaan sumber daya, jadwal produksi, dan kontrol kualitas untuk memastikan efisiensi dan efektivitas dalam produksi.
Berikut adalah bahan kajian dan aktivitas untuk mata kuliah Perencanaan dan Pengendalian Produksi:
Organization and management of the operator
– Understanding of the air operator’s responsibilities for maintenance and the relationship between the operator’s Maintenance Control Manual and the maintenance organization’s Procedures Manual.
– General structure of an airline; functions and organization of various departments; organization of the maintenance department and AMOs; and detailed functions of departments such as Technical, Engin- eering, Production Engineering, Quality Control/ Assurance and Inspection.
– Documentation of maintenance: use of aircraft manuals, manufacturer’s bulletins and ADs, preparation and approval of maintenance schedules, job/task cards, worksheets, aircraft/engine logbooks and operator’s technical logbooks.
– Operation of inspection and/or quality departments.
– Stores organization and procedures.
– Planned maintenance work: inspection periods and component lifing, check cycles, rotation of components, and overhaul requirements.
– Maintenance requirements: use of aircraft manuals, maintenance schedules, overhaul periods/lives, “on condition” maintenance programmes and “condition monitoring” programmes.
– Responsibilities of licensed aircraft maintenance personnel working in an.
– Hangar layout and equipment, and maintenance docks.
– Workshop safety, fire prevention and first aid.
– Responsibilities of departmental managers.
– Management methods: methods study, time and motion study, statistical methods.

Operator economics related to maintenance
– Maintenance costs: percentage of operating costs, capital equipment costs, labour, consumable stores, stores inventory, effect of elapsed time on airline costs, man-hours required to complete typical work, and maintenance time overrun penalties.
– Relative costs of overhaul by manufacturer or airline.
– Component/powerplant leasing.
– Planning: analysis of different cyclic systems (progress- ive and equalized checks, etc.), long-term planning for mixed fleet, balancing work loading, effects of seasonal peaks on work loading, etc.
– Preparation of worksheets and job cards, task time analysis, and task sequencing for optimum down time.
– Development engineering: liaison with manufacturers; study of new aircraft types; performance analysis; modifications policy; defect analysis; engineering contributions to improved utilization; reliability programmes; engine trend monitoring and reliability centred maintenance studies.
– Labour policy: skills required, training and recruitment, grading and qualifications; salary structures; agree- ments with trade unions etc.
– State regulations, incentives and discipline, and welfare.
– Quality control/assurance: inspection procedures, documents, records, and sampling techniques; psychological aspects of inspection, and duplicate inspections according to international, national and airline standards.
– Safety: national requirements for industrial safety, insurance requirements, hazards from hazardous fluids and gases (such as fuel, hydraulic fluid, vapours), mechanical dangers, and protective measures in work areas.

7A 8 TD24037 Sistem Instrumen Pesawat Terbang Students will be able to understand and explain the functions and operating principles of the main instruments in an aircraft cockpit.
Students will be able to apply measurement and calibration techniques to various aircraft sensor and instrument systems.
Students will be able to install, calibrate, and maintain instrument and display systems in an aircraft.
Students will be able to design and integrate instrument systems with avionics and automated control systems.
Students will be able to evaluate instrument performance and apply approaches to continuous improvement and technological innovation.
Mahasiswa mampu memahami dan menjelaskan fungsi serta prinsip kerja instrumen utama dalam kokpit pesawat terbang.
Mahasiswa dapat menerapkan teknik pengukuran dan kalibrasi untuk berbagai sistem sensor dan instrumen pesawat.
Mahasiswa mampu menginstal, mengkalibrasi, dan memelihara sistem instrumen dan display dalam pesawat terbang.
Mahasiswa dapat mendesain dan mengintegrasikan sistem instrumen dengan sistem avionik dan kontrol otomatis.
Mahasiswa dapat mengevaluasi kinerja instrumen dan menerapkan pendekatan untuk peningkatan berkelanjutan dan inovasi teknologi.
Mata kuliah Sistem Instrumen Pesawat Terbang berfokus pada berbagai sistem instrumen yang digunakan dalam pesawat terbang untuk mengukur, menampilkan, dan mengontrol parameter penerbangan dan performa pesawat. Ini melibatkan pemahaman mendalam tentang instrumen kokpit, sistem sensor, dan teknik kalibrasi serta pemeliharaan.
Berikut adalah bahan kajian dan aktivitas untuk mata kuliah Sistem Instrumen Pesawat Terbang:
Aircraft instrument systems
– Pitot static system : function, layout, testing, airspeed indicators, pressure altimeters, and vertical speed indicators.
– Gyroscopic components : principles, turn and slip indicators, directional gyros, artificial horizons, and turn coordinators.
– Precautions when handling gyroscopic instruments.
– Engine instruments, manifold pressure gauge, oil pressure gauge, electrical and mechanical tachometers.
– Electrical resistance thermometers, thermocouples, radiometer and torque meters.
– Flow measuring instruments : pressure/volume, fuel and mass airflow, sensing type, fuel quantity indicator capacitive and float types.
– Compasses : principles and funtion of magnetic compasses, standby and remote reading.
– Effect of faults in components of the aircraft/engine instrument system.
7A 9 TD24038 Praktik Sistem Instrumen Pesawat Terbang Students will be able to install and calibrate key aircraft instruments, including altimeters, airspeed indicators, and attitude indicators.
Students will be able to install and test aircraft sensors, including pitot-static systems and temperature and pressure sensors.
Students will be able to manage digital display systems, including instrument panels and EFIS, and perform related troubleshooting.
Students will be able to integrate instruments with other avionics systems and conduct comprehensive system testing.
Students will be able to resolve instrument system issues through effective troubleshooting techniques and comprehensively document their lab results.
Mahasiswa mampu menginstal dan mengkalibrasi instrumen utama dalam pesawat terbang, termasuk altimeter, airspeed indicator, dan attitude indicator.
Mahasiswa dapat melakukan instalasi dan pengujian sensor pesawat, termasuk pitot-static system dan sensor suhu serta tekanan.
Mahasiswa mampu mengelola sistem display digital, termasuk panel instrumen dan EFIS, serta melakukan troubleshooting terkait.
Mahasiswa dapat mengintegrasikan instrumen dengan sistem avionik lainnya dan melakukan pengujian sistem secara menyeluruh.
Mahasiswa dapat menyelesaikan masalah sistem instrumen melalui teknik troubleshooting yang efektif dan mendokumentasikan hasil praktikum secara komprehensif.
Mata kuliah Praktik Sistem Instrumen Pesawat Terbang dirancang untuk memberikan pengalaman langsung dalam menangani sistem instrumen pesawat terbang, mulai dari instalasi, kalibrasi, hingga troubleshooting. Praktikum ini membantu mahasiswa menerapkan teori yang dipelajari ke dalam situasi nyata dan praktis.
Berikut adalah bahan kajian dan aktivitas untuk mata kuliah Praktik Sistem Instrumen Pesawat Terbang:
Aircraft instrument systems
– Pitot static system : function, layout, testing, airspeed indicators, pressure altimeters, and vertical speed indicators.
– Gyroscopic components : principles, turn and slip indicators, directional gyros, artificial horizons, and turn coordinators.
– Precautions when handling gyroscopic instruments.
– Engine instruments, manifold pressure gauge, oil pressure gauge, electrical and mechanical tachometers.
– Electrical resistance thermometers, thermocouples, radiometer and torque meters.
– Flow measuring instruments : pressure/volume, fuel and mass airflow, sensing type, fuel quantity indicator capacitive and float types.
– Compasses : principles and funtion of magnetic compasses, standby and remote reading.
– Effect of faults in components of the aircraft/engine instrument system.
7B 1 TD24074 Aircraft Type Rating Adapt Menyesuaikan Menyesuaikan
7C 1 TD24075 MK 147-02 A2, C1, C2 Adapt Menyesuaikan Menyesuaikan
7D 1 TD24076 MK Kompetensi Pilot Adapt Menyesuaikan Menyesuaikan
7E 1 TD24077 MK PPC/Kompetensi Industri Adapt Menyesuaikan Menyesuaikan
8 1 TD24078 Etika Rekayasa Students will be able to understand and apply ethical principles to engineering practice and professionalism.
Students will be able to analyze and resolve ethical dilemmas that arise in engineering contexts.
Students will be able to apply professional codes of ethics and ethical standards to engineering decision-making.
Students will understand the relationship between ethics, law, and regulations in engineering practice.
Students will be able to address ethical challenges in international contexts and diverse cultures.
Mahasiswa mampu memahami dan menerapkan prinsip etika dalam praktik rekayasa dan profesionalisme.
Mahasiswa dapat menganalisis dan menyelesaikan dilema etis yang muncul dalam konteks teknik.
Mahasiswa mampu menerapkan kode etik profesi dan standar etika dalam pengambilan keputusan rekayasa.
Mahasiswa dapat memahami hubungan antara etika, hukum, dan peraturan dalam praktik rekayasa.
Mahasiswa mampu mengatasi tantangan etika dalam konteks internasional dan budaya yang berbeda.
Mata kuliah Etika Rekayasa berfokus pada prinsip dan isu etika yang relevan dengan praktik rekayasa dan profesionalisme di bidang teknik. Berikut adalah bahan kajian dan struktur yang bisa digunakan untuk menyusun mata kuliah ini:

1. Pengenalan Etika Rekayasa:
Tujuan dan Pentingnya:
Tujuan mata kuliah dan pentingnya etika dalam praktik rekayasa
Peran etika dalam membentuk perilaku profesional dan pengambilan keputusan di bidang teknik
2. Prinsip Dasar Etika:
Definisi Etika:
Pengertian etika dan filosofi etika
Perbedaan antara etika, hukum, dan norma sosial
Teori Etika:
Etika Deontologi (Kewajiban): Prinsip kewajiban dan aturan moral
Etika Utilitarianisme: Konsekuensi tindakan dan manfaat bagi banyak orang
Etika Virtue (Karakter): Karakter moral dan kebajikan dalam pengambilan keputusan
3. Etika Profesional dan Kode Etik:
Kode Etik Profesi:
Studi kode etik profesi teknik (misalnya, IEEE, ASME, ASEE)
Kode etik dan standar profesional dari organisasi teknik
Peran dan Tanggung Jawab:
Tanggung jawab profesional terhadap masyarakat, klien, dan rekan kerja
Peran rekayasa dalam keselamatan, kesehatan, dan kesejahteraan publik
4. Isu Etika dalam Rekayasa:
Keselamatan dan Kesehatan:
Pertimbangan etis terkait keselamatan dan kesehatan dalam desain dan produksi
Kasus-kasus pelanggaran keselamatan dan tanggung jawab profesional
Privasi dan Keamanan Data:
Isu privasi dalam pengumpulan dan penggunaan data
Tanggung jawab etis dalam keamanan data dan informasi
Keberlanjutan dan Lingkungan:
Etika keberlanjutan dan dampak lingkungan dari teknologi
Tanggung jawab rekayasa dalam pengelolaan sumber daya dan perlindungan lingkungan
5. Pengambilan Keputusan Etis:
Proses Pengambilan Keputusan:
Metode pengambilan keputusan etis dalam situasi kompleks
Teknik analisis kasus dan model pengambilan keputusan
Studi Kasus:
Analisis studi kasus etika dalam rekayasa
Diskusi dan solusi untuk dilema etis nyata
6. Etika dan Hukum:
Peraturan dan Hukum:
Hubungan antara etika dan hukum dalam praktik rekayasa
Kasus-kasus hukum yang berhubungan dengan pelanggaran etika
Compliance dan Penegakan:
Peran compliance dalam memastikan standar etika
Mekanisme penegakan etika dan pelaporan pelanggaran
7. Etika dalam Konteks Internasional:
Perbedaan Budaya:
Pertimbangan etis dalam konteks budaya dan internasional
Tantangan etika dalam proyek global dan kerjasama internasional
Standar Internasional:
Perbedaan standar etika di berbagai negara
Studi perbandingan etika profesional internasional

8 2 TD24079 Tugas Akhir Students are able to design, implement, and complete engineering research or development projects relevant to their field of study, as well as apply the knowledge and skills they have learned. Students are expected to be able to identify and formulate engineering problems or challenges, develop appropriate methodologies to solve them, and analyze and interpret the results systematically and critically. In addition, students are expected to be able to prepare comprehensive and professional final reports, present research or project results clearly to stakeholders, and demonstrate professional ethics and integrity in the implementation and documentation of final assignments. Mahasiswa mampu merancang, melaksanakan dan menyelesaikan proyek penelitian atau pengembangan teknik yang relevan dengan bidang studinya, serta menerapkan pengetahuan dan keterampilan yang telah dipelajari. Mahasiswa diharapkan mampu mengidentifikasi dan merumuskan masalah atau tantangan teknik, mengembangkan metodologi yang tepat untuk menyelesaikannya, serta menganalisis dan menafsirkan hasil secara sistematis dan kritis. Selain itu, mahasiswa diharapkan mampu menyusun laporan akhir yang komprehensif dan profesional, menyajikan hasil penelitian atau proyek secara jelas kepada pemangku kepentingan, serta menunjukkan etika dan integritas profesional dalam pelaksanaan dan dokumentasi tugas akhir.
Mata kuliah Tugas Akhir merupakan bagian penting dari kurikulum di program sarjana, di mana mahasiswa menerapkan pengetahuan yang telah diperoleh selama studi mereka dalam proyek penelitian atau desain yang lebih mendalam. Berikut adalah bahan kajian dan struktur yang dapat digunakan untuk menyusun mata kuliah ini:

1. Pengenalan Tugas Akhir:
Tujuan dan Ruang Lingkup:
Tujuan dari tugas akhir dan pentingnya dalam penyelesaian program studi
Ekspektasi dan hasil yang diharapkan dari tugas akhir
2. Pemilihan Topik:
Identifikasi Masalah dan Topik:
Teknik dalam mengidentifikasi dan merumuskan masalah penelitian atau desain
Pemilihan topik yang relevan dengan konsentrasi atau minat studi mahasiswa
Penyusunan Proposal:
Struktur proposal tugas akhir: latar belakang, tujuan, metodologi, dan rencana kerja
Teknik penulisan proposal dan pembuatan jadwal proyek
3. Metodologi Penelitian dan Desain:
Metodologi Penelitian:
Teknik pengumpulan data: eksperimen, survei, studi literatur
Metode analisis data dan interpretasi hasil
Metodologi Desain:
Teknik desain: perancangan sistem, prototipe, dan evaluasi desain
Penggunaan perangkat lunak dan alat bantu dalam desain
4. Pelaksanaan dan Pengumpulan Data:
Implementasi Proyek:
Langkah-langkah pelaksanaan proyek atau penelitian sesuai dengan rencana
Pengelolaan sumber daya dan waktu dalam proyek
Pengumpulan Data:
Teknik pengumpulan data yang tepat dan etis
Dokumentasi dan penyimpanan data dengan baik
5. Analisis dan Penyajian Hasil:
Analisis Data:
Teknik analisis data yang relevan dengan jenis penelitian atau desain
Interpretasi hasil dan implikasinya
Penyajian Hasil:
Teknik penyajian hasil penelitian atau desain: grafik, tabel, dan laporan
Penulisan laporan akhir yang jelas dan terstruktur
6. Pembahasan dan Kesimpulan:
Pembahasan:
Diskusi hasil dan temuan dalam konteks literatur dan studi terkait
Keterbatasan penelitian atau desain dan implikasi untuk penelitian lebih lanjut
Kesimpulan:
Kesimpulan utama dari proyek atau penelitian
Rekomendasi dan saran untuk aplikasi praktis atau penelitian di masa depan
7. Presentasi dan Ujian:
Persiapan Presentasi:
Teknik menyusun presentasi yang efektif dan informatif
Latihan dan persiapan untuk presentasi akhir
Ujian Tugas Akhir:
Proses pertahanan tugas akhir di depan dosen penguji
Teknik menjawab pertanyaan dan memberikan argumen yang kuat
8. Evaluasi dan Penilaian:
Penilaian Proyek:
Kriteria penilaian untuk tugas akhir: kualitas penelitian atau desain, inovasi, dan presentasi
Evaluasi oleh dosen pembimbing dan penguji
Umpan Balik:
Penerimaan umpan balik dari penguji dan dosen pembimbing
Revisi dan perbaikan berdasarkan umpan balik